Hindari Bermain Aman, Ini 4 Hal yang Harus Dihindari dalam Mengembangkan Bisnis – Salah satu tantangan paling sulit untuk memulai, menumbuhkan dan mempertahankan sebuah bisnis adalah dimana Anda sebagai CEO seringkali masuk terlalu dalam sehingga terkadang gambaran besar dari bisnis yang sedang dijalani menjadi terlupakan.

Baca Juga: Menjajal Bisnis Franchise? Berikut 7 Strategi dan 10 Peluang Bisnis Franchise yang Wajib Anda Coba

Mudah sekali untuk memfokuskan diri dalam memenuhi angka penjualan bulan ini, yang seringkali membuat Anda kehilangan fokus untuk mencapai tujuan jangka panjang Anda.

Biasanya Anda akan menghiraukan tujuan jangka panjang karena waktu Anda digunakan untuk mencapai tujuan jangka pendek.

Baca Juga: Melalui KoinWorks, Kepada Siapa Saja Sebenarnya Investasi Anda Disalurkan?

Hal ini tentunya tidaklah salah, hanya saja terasa kurang bijak terlebih jika Anda menginginkan bisnis yang terus bertumbuh setiap tahunnya.

Apabila Anda menginginkan bisnis secara terus-menerus maka hindari 4 cara bermain aman berikut yang biasanya dilakukan oleh para pemilik bisnis:

4 Hal yang Harus Dihindari dalam Mengembangkan Bisnis

1. Memukul Rata Semua Tujuan

Mari kita mulai dengan cara yang paling dasar untuk mengetahui apakah Anda bermain terlalu aman atau tidak. Jika Anda mencapai semua tujuan secara konsisten setiap bulannya, maka Anda kemungkinan sedang bermain aman dalam bisnis.

Baca Juga: 4 Cara Mudah Bisnis Online Anda dapat Menguasai Teknik Pemasaran yang Tepat

Pikirkanlah seperti ini, apakah Anda lebih suka mencapai 100 persen sasaran yang memiliki tingkat pencapaian yang mudah, atau apakah Anda lebih suka mencapai 50-60 persen dari tujuan yang benar-benar besar untuk Anda?

Apakah tujuan yang dibuat sungguh mendorong Anda mengeluarkan seluruh kemampuan  dan potensi diri Anda?

Baca Juga: Budianto Simbolon, Dari Perusahaan Ternama Hingga Perusahaan Milik Sendiri

Jangan pernah ragu untuk menetapkan tujuan yang terlalu besar karena semua hal sangat mungkin untuk dicapai.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan:

Mulailah dengan menyesuaikan sasaran mingguan atau bulanan Anda. Pindahkan garis finish sedikit lebih jauh setiap bulannya.

Lihat seberapa jauh Anda bisa memiliki peningkatan hanya dalam satu bulan. Pastikan untuk terus mendorong sampai titik gagal untuk melihat potensi sejati dari Anda saat ini. Kemudian mulailah melatih diri Anda untuk mendorong melampaui itu.

2. Tidak Mempekerjakan Pegawai

Anda tentunya sudah sering mendengar semua klise yang mengatakan bahwa aset Anda yang paling berharga adalah waktu. Kebanyakan pengusaha berpikir bahwa selama mereka bisa melakukan segala hal sendiri, maka ia akan melakukannya.

Baca Juga: Biar ‘Lapak’ Anda Ramai Pembeli, Ikuti 7 Tips Ini Agar Bisnis Anda Diserbu Konsumen

Anda juga mungkin sering berpikir bahwa tidak ada yang bisa melakukan sesuatu secepat dan seefisien mungkin – dan itu mungkin benar.

Akibatnya Anda adalah CEO perusahaan Anda – dan juga COO, CFO dan CTO. Ditambah lagi, Anda bahkan turut menjadi asisten eksekutif bagi diri sendiri.

Hal ini mungkin sangat efisien dan juga akan menghemat biaya dalam proses operasional bisnis, namun pernahkah terpikir berapa banyak waktu yang telah terbuang untuk melakukan hal tersebut?

Baca Juga: 7 Cara Memasarkan Bisnis Anda Tanpa Perlu Modal Besar

Cobalah untuk menggunakan waktu dengan lebih bijaksana. Dibandingkan Anda harus melakukan semuanya sendiri, tentu akan lebih baik jika Anda dapat mendelegasikannya dan kemudian Anda dapat berfokus untuk mengerjakan hal yang lebih besar guna tujuan jangka panjang.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan:

Pekerjakan seseorang untuk mengambil tugas yang tidak penting dari daftar pekerjaan Anda saat ini.

Sewaktu Anda mendelegasikan lebih banyak, proses delegasi akan berlangsung lebih efektif dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 7 Tips Promosi Jitu Khas Anak Muda, Supaya Bisnis Online Anda Menjadi Terkenal!

Visi Anda juga akan menjadi semakin jelas sehingga Anda dapat melihat area mana yang paling banyak menghasilkan pertumbuhan bagi perusahaan Anda dan mana yang tidak.

Jika tidak berhubungan langsung dengan satu atau dua fungsi inti yang Anda lakukan sebagai pendiri saatnya untuk melepaskannya.

3. Tidak Menjadi Pemimpin Pemikiran

Di dunia digital sekarang ini, media sosial, blogging online, dan publikasi media online menjadi sumber aset utama bagi sebuah bisnis.

Baca Juga: Ingin Bisnis Semakin Menguntungkan? Lakukan 5 Tips Ini Agar Penjualan Bisnis Online Meningkat

Daripada hanya mengandalkan ilmu dan kepintaran Anda sendiri, cobalah untuk melihat ide-ide lain yang ada di dunia digital.

Anda akan melihat gambaran ide-ide yang lebih luas baik dari para pendahulu, maupun kompetitor langsung dari bisnis Anda.

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini Maka Konsumen Akan Selalu Melakukan Pembelian Dengan Anda!

Intinya adalah, jangan hanya mengandalkan pemikiran sendiri, tapi cobalah terus berinovasi mengikuti perkembangan saat ini.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan:

Cobalah untuk terbuka terhadap dunia luar, dan berpikir secara out of the box. Ide yang ada dan telah digunakan tidaklah harus Anda contoh secara seksama.

Anda mungkin dapat memberikan inovasi dan menambahkan ide yang lebih baik untuk melengkapi ide yang sudah ada dan digunakan.

4. Cepat Merasa Berpuas Diri

Terus menantang diri sendiri adalah bagian integral dari pengembangan diri sebagai pengusaha. Jika Anda terlalu nyaman dan terlalu bebas stres, itu sebenarnya bisa menjadi hal yang buruk.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Melakukan Teknik Upselling & Downselling Untuk Meningkatkan Keuntungan

Tidak hanya itu berarti Anda tidak memiliki pertumbuhan, tapi juga bisa menyebabkan penurunan jika Anda terlalu berpuas diri dan mengalihkan fokus diri.

Hal ini biasa terjadi pada pengusaha yang telah mencapai titik keberhasilan tertentu, dan sekarang mereka takut untuk mengambil risiko apa yang telah mereka capai.

Beberapa menjadi puas dan lupa berapa banyak hiruk pikuk yang dibutuhkan untuk terus meraih lebih banyak untuk diri mereka sendiri.

Baca Juga: 7 Tips Promosi Jitu Khas Anak Muda, Supaya Bisnis Online Anda Menjadi Terkenal!

Ini adalah pencapaian besar bahwa Anda telah mencapai tingkat keberhasilan tersebut, tapi jangan pernah melupakan potensi yang masih bisa diraih.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan:

Ambillah satu tujuan terbesar dan paling ambisius yang telah Anda tetapkan untuk bisnis Anda dan letakkan rencana langkah demi langkah yang akan Anda ambil untuk mencapainya.

Baca Juga: Bisnis Semakin Laris, Begini 4 Cara Membuat Konsumen Terus Mengingat Bisnis Anda

Ketahuilah apa yang akan Anda biaya dalam hal penanaman modal, waktu, orang dan sumber daya. Buat komitmen pada rencana saat ini dengan menginvestasikan modal yang diperlukan untuk memulai prosesnya.

Apabila Anda merasa kesulitan dengan modal, cobalah untuk mengajukan pinjaman.

Saat ini, Anda dapat mengajukan pinjaman melalui platform P2P Lending  KoinWorks yang telah terdaftar di OJK.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

KoinWorks dapat memberikan Anda pinjaman modal usaha secara mudah kapan saja dan dimana saja hingga Rp 500 juta, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulan.

Jangan pernah batasi kemajuan bisnis Anda dengan alasan keterbatasan modal.

Yuk tetap fokus akan tujuan jangka panjang dalam mengembangkan bisnis Anda! Jangan biarkan modal usaha menghambat kemajuan bisnis Anda. Ajukan saja di KoinWorks.


Ajukan Pinjaman


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (APR - %)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks



There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?