Strategi Marketing Mouth to Mouth di Era Digital

·
4 menit
sukses mouth to mouth marketing di era digital

Mouth to mouth marketing atau marketing dari mulut ke mulut merupakan salah satu strategi marketing yang unik tapi sangat powerfull. Untuk tahu apa itu mouth to mouth dan bagaimana cara melakukannya, berikut ini adalah ulasannya.

Pentingnya Mouth to Mouth Marketing

Berdasarkan informasi yang beredar dari penelitian yang telah dilakukan, 62% konsumen melakukan pencarian untuk review dan informasi sebelum membeli sebuah produk. Selanjutnya dipercaya 90% rekomendasi sebuah brand dilakukan antar teman.

Contohnya ketika kamu membeli sebuah produk yang berkualitas, kamu akan merekomendasikan pada teman kamu mengenai brand ini saat mereka mencari produk tersebut bukan?

Strategi Marketing Mouth to Mouth Secara Online

Untuk bisa mendapatkan rekomendasi dari mulut ke mulut seperti ini, berikut adalah bentuk marketing dari mulut ke mulut yang harus kamu ketahui.

  • User generated content

User generated content atau UGC merupakan salah satu strategi marketing mulut ke mulut yang wajib kamu ketahui.

Konten merupakan salah satu cara seseorang berkomunikasi dengan orang lainnya. Ketika orang membuat konten dan dilihat oleh orang lain, cara ini sudah termasuk dalam strategi dari mulut ke mulut.

Nah untuk meningkatkan ketertarikan seseorang guna merekomendasikan produk kamu, kamu bisa mendorong konsumen kamu untuk membuat UGC ini, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan.

Contohnya kamu akan memberikan promosi atau memberikan hadiah menarik pada konsumen yang berhasil mendapatkan like terbanyak dengan membuat konten menggunakan produk atau layanan kamu.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada milenial, produk atau layanan yang direkomendasikan melalui konten sosial media dianggap sebagai produk yang berkualitas dan layak dipertimbangkan.

Oleh karena itu, strategi ini disebut sebagai salah satu strategi yang paling baik sebagai indikator kualitas sebuah layanan atau jasa.

Sedangkan setiap media yang digunakan juga akan berpengaruh pada penjualan. Salah satu media yang paling baik adalah dalam bentuk video, karena diperkirakan akan meningkatkan efektivitas pemasaran hingga 20%.

  • Review atau testimonial dari konsumen

Cara kedua yang dipercaya sebagai strategi ampuh mulut ke mulut adalah dengan diberikannya review atau testimoni dari konsumen kamu. Sebanyak 79% percaya bahwa testimoni dan review online sebagai rekomendasi personal.

Hal ini disebabkan karena review dan testimonial yang didapatkan secara online dapat membantu meyakinkan audience mengenai kualitas dari sebuah produk.

Review dan testimoni membuat konsumen merasa lebih nyaman dan percaya dengan value yang dijanjikan oleh sebuah brand.

Testimonial atau review ini bisa berasal dari banyak sumber. Usahakan ambil dari sumber yang terpercaya.

Salah satu contohnya adalah ketika kamu memiliki produk skin care, kamu bisa mengambil review produk kamu dari salah satu situs forum terkait yang paling dipercaya untuk produk-produk wanita seandainya review produk kamu ada didalamnya.

  • Memberikan rating produk di website 

Website merupakan salah satu aspek penting dari sebuah bisnis. Website yang dibangun dengan kualitas tinggi akan membantu mendapatkan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari konsumennya.

Saat kamu akan membuat website, pastikan kamu mengetahui bahwa kamu harus memasukkan rating untuk produk di website kamu.

Tujuannya adalah untuk memberikan informasi bagi para audience mengenai kualitas produk sesuai dengan penilaian para konsumen di masa lalu.

Rating produk merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi audience yang berkunjung dan berniat melakukan pembelian produk.

Lebih dari 60% pengunjung website lebih banyak membeli produk yang sudah mendapatkan rating dibandingkan dengan produk tanpa rating.

Dalam sebuah penelitian ditemukan juga bahwa pemberian rating dan review pada sebuah produk di web dapat meningkatkan penjualan hingga 18%.

Selain itu dalam studi juga disebutkan bahwa pengaruh review konsumen memang 12 x lebih kuat jika dibandingkan dengan deskripsi produk.

Hal ini sangat umum. Bahkan kamu pasti juga sering mengalami hal ini dimana kamu lebih langsung melompat ke bagian komentar dibandingkan membaca deskripsi produk saat akan membeli sebuah barang atau layanan bukan?

  • Berikan insentif

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan pemasaran dari mulut ke mulut adalah dengan memberikan insentif.

Berikan alasan mengapa konsumen harus membagikan pengalaman menarik mereka berbelanja produk di website kamu.

Entah itu perusahaan kecil ataupun perusahaan besar, seorang audience lebih nyaman untuk memberikan rekomendasi ketika mereka mendapatkan sesuatu sebagai imbalan.

Kamu tidak harus memberikan hadiah gratis atau berupa uang kepada konsumen kamu tapi kamu bisa mengakalinya dengan memberikan diskon atau hadiah dalam pembelian ketika konsumen kamu berhasil membawa konsumen baru. Cukup adil bukan?

  • Buat program referral secara resmi

Program referral sesungguhnya cukup mirip dengan program bonus atau insentif di atas. Akan tetapi program referral dianggap sebagai program resmi ketika kita bicara mengenai pemasaran dari mulut ke mulut.

Program referral merupakan sebuah program yang digunakan untuk menarik konsumen menjadi marketing freelance dari brand kamu.

Sebuah program referral yang baik dapat memberikan banyak keuntungan bagi kamu guna membagikan informasi mengenai brand dengan lebih cepat serta memudahkan penilaian terhadap efektivitas pengiklanan yang tim kamu lakukan.

Hal lain yang membuat program referral ini makin menarik adalah karena program ini sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Kamu akan mendapatkan keuntungan berupa pengenalan produk dan penjualan, sedangkan bagi pelaku referral kamu akan mendapatkan keuntungan berupa uang sesuai dengan yang telah dijanjikan sebelumnya.

  • Menggunakan influencer

Sesuai dengan namanya, influencer adalah orang-orang yang memiliki power untuk meng-influence atau mempengaruhi banyak orang lainnya.

Influencer biasanya memiliki jumlah pengikut yang besar dan memiliki pangsa pasar sesuai dengan ketertarikan mereka.

Oleh karena itu ketika kamu akan mencari influencer untuk bekerja sama, pastikan kamu memilih influencer yang memiliki niche yang dekat dengan bisnis kamu.

Pengaruh influencer dalam pembelian atau penjualan produk juga sudah dipelajari dalam studi tersebut.

Diketahui bahwa 40% dari pembeli baru sebuah produk diyakinkan untuk melakukan transaksi setelah melihat iklan atau rekomendasi yang telah dilakukan oleh para influencer. Iklan ini bisa berasal dari Instagram, Twitter maupun dari youtube.

Selain itu dalam studi yang lain juga disebutkan bahwa sebanyak 49% orang mendasari pembelian konsumen adalah review produk yang mereka dapatkan dari sosial media yang telah disebutkan sebelumnya.

Bagi brand keberadaan influencer merupakan salah satu aspek penting. Hal ini dibuktikan dengan 73% brand telah mengalokasikan dana marketing mereka sebagian untuk influencer marketing.

  • Membagikan pengalaman unik dari konsumen

Terakhir, salah satu strategi yang berhubungan dengan memberikan pengalaman unik dan menarik yang pernah dialami oleh konsumen kamu.

Jika kamu mendapatkan komentar berupa pengalaman yang menarik dari konsumen kamu, jangan pernah melupakannya.

Bagikan kepada konsumen kamu di media sosial agar mereka tahu bahwa konsumen kamu merasa puas dengan pelayanan atau produk yang kamu miliki.

Hal ini akan membuat kamu merasa penasaran dengan produk kamu dan akhirnya melakukan pembelian.

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih