7 Langkah Untuk Membangun Brand Bisnis dari Awal

·
4 menit
Brand

7 Langkah Untuk Membangun Brand Bisnis dari Awal – Membangun sebuah brand dari awal bukanlah perkara mudah.

Ada banyak pertanyaan yang mau tidak mau harus kamu jawab, mulai dari seperti apa  tampilannya hingga apakah brand tersebut mampu mewakili nilai-nilai bisnis kamu ke audiens yang ditarget.

Kamu harus bisa menghubungkan pemisah yang ada antara produk yang dijual dengan orang yang menjadi target penjualan.

Brand yang baik akan selalu dikenal dan memiliki pengaruh yang timeless bagi pelanggan, dan berpotensi untuk menciptakan basis pelanggan yang loyal.


Untuk membangun sebuah brand, ada banyak sekali sebenarnya langkah yang harus kamu terapkan. Untuk mempercepat proses dan agar kamu tahu kira-kira seperti apa, ikuti 7 langkah untuk membangun brand bisnis berikut yang akan memandu kamu dari awal.

1. Tentukan Target Audiens

Langkah pertama yang sangat signifikan untuk dilakukan adalah dengan melakukan riset terhadap target audiens dan kompetitor.

Apabila kamu membangun sebuah brand, kepada siapa produk brand tersebut ditujukan? Susunlah berdasarkan target pasar dan data demografisnya.

Baca Juga: 5 Tips Untuk Menghasilkan Ide Bisnis yang Lebih Kreatif

Bila kamu masi ragu tentang ini, kamu bisa menganalisa target kompetitormu.

Cari tahu siapa saja kompetitor potensial yang menjual produk yang mirip dengan yang akan kamu jual. Dari situ kamu juga bisa mempelajari siapa audiens yang mereka targetkan.

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

  • Manfaatkan Google dengan menggunakan kata kunci pencarian yang berhubungan dengan produk yang dijual atau kategori produk dan analisa setiap kompetitor yang muncul di hasil pencarian tersebut.
  • Cari informasi sebanyak-banyaknya lewat forum maupun website di luar sana.
  • Berbicaralah dengan orang-orang yang termasuk kriteria target audiens kamu dan tanyakan mereka mengenai brand apa yang menjadi preferensi mereka.
  • Intip akun media sosial yang relevan dengan brand yang ingin kamu bangun dan cari tahu demografis orang-orang yang mengikutinya.

2. Tentukan Fokus dan Karakteristik Brand

Menentukan fokus brand merupakan sesuatu yang sangat penting karena akan sangat berpengaruh terhadap semua elemen yang ada selama kamu membangun brand tersebut.

Jadi, kepada siapa kamu akan memberikan value brand yang kamu miliki? Kebutuhan dalam bidang apa yang akan dipenuhi oleh brand kamu? Seperti apa cara kamu mengantarkan value tersebut?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu wajib kamu jawab terlebih dahulu supaya mendapatkan arah yang jelas terkait fokus brand yang kamu miliki.

Baca Juga: 5 Buku Bisnis Terbaik untuk Pengusaha yang Wajib Dibaca Selama Liburan

Setelah itu, perlahan fokus tersebut pun akan membantu kamu menciptakan karakteristik brand kamu. Salah satu cara untuk menentukan karakteristik sebuah brand adalah dengan memperlakukannya seperti manusia.

Seperti apa penampilannya? Karakter seperti apa yang membuat target audiens kamu tertarik dengannya?

Hal-hal tersebut akan menentukan brand voice di media sosial atau jaringan internet lain yang kamu punya nantinya, sekaligus menentukan seperti apa penampilannya dari segi digital creative, baik itu desain maupun tulisan.

3. Tentukan Nama Brand

Pengaruh pemilihan nama sebuah bisnis bisa jadi sangat kecil atau besar tergantung pada jenis bisnis yang kamu mulai. Sebuah brand lebih dari sekedar nama. Karakteristik, tindakan, dan reputasi dari sebuah brand yang akan membuatnya dikenal dan membuatnya memiliki arti di pasaran.

Namun, sebagai pemilik bisnis, nama brand merupakan salah satu komitmen penting yang harus kamu tetapkan di awal pendiriannya. Nama brand akan berpengaruh pada pembuatan logo, penentuan nama domain website, marketing, hingga pendaftaran merk dagang.

Baca Juga: 5 Kesalahan Bisnis yang Harus Dihindari Para Pebisnis

Buatlah sebuah merk yang sulit ditiru oleh pihak lain, dan yang paling penting, buatlah nama brand yang unik dan mudah diingat. Pilih nama brand yang memiliki arti luas apabila kamu berencana untuk mengekspansi bisnis kamu dengan produk jenis lain.

Gunakan tool berikut sebagai bantuan:


4. Tentukan Slogan Brand

Slogan yang catchy dan mampu mewakili visi dan misi brand kamu merupakan sesuatu yang penting namun tetap saja sulit untuk diciptakan.

Slogan yang singkat dan deskriptif yang mampu mewakili brand kamu akan mudah untuk dikenali, dan kamu pun bisa menempatkannya sebagai headline di website bisnis, di kartu nama, bahkan di media sosial.

Baca Juga: 5 Langkah Membuat Bisnis Online Menjadi Lebih Digital di Era Teknologi

Penting untuk diingat bahwa slogan bisa saja diubah seiring perkembangan brand dan setiap kali kamu menemukan strategi baru untuk kepentingan marketing, seperti Pepsi yang sudah mengganti slogannya tidak kurang dari 30 kali dalam beberapa dekade terakhir.


5. Tentukan Penampilan/Gaya Brand

Baik warna dan font yang terkandung dalam brand kamu merupakan sesuatu yang sangat penting untuk ditetapkan.

Setelah menentukan nama dan slogan brand kamu, saatnya kamu menentukan penampilannya secara visual. Warna apa yang menjadi warna utamanya? Font apa yang akan digunakan?

Kamu bisa mencari inspirasi warna dengan menggunakan tool seperti Stylify.me dan menentukan font yang digunakan dengan mencari inspirasi melalui Font Pair.


6. Desain Logo Brand

Entah kamu membuatnya sendiri atau menggunakan jasa desainer, sebuah logo akan menjadi wajah sebuah brand sehingga harus mampu mewakili nilai, visi dan misi brand kamu secara visual.

Baca Juga: Cara Menggunakan Cross-Selling Dan Upselling Untuk Memaksimalkan Penjualan Online

Orang akan mengenal brand kamu melalui logo, jadi perlu diingat bahwa logo brand harus mudah diingat, unik, dan terukur.

Kamu juga bisa menggunakan pendekatan yang lebih sederhana ketika mendesain logo, seperti konsep minimalis yang ditawarkan Google lewat logonya, atau bahkan Facebook dan Twitter.


7. Kembangkan Terus Bisnismu

Membangun sebuah brand tidak berhenti saat kamu membuat logo dan slogan. Brand harus selalu ada dan tetap konsisten manakala pelanggan kamu berinteraksi dengannya.

Kamu akan terus membentuk dan mengevolusi brand kamu setiap kali kamu mendapatkan pelanggan baru dan mempelajari siapa mereka serta bagaimana caranya berinteraksi dengan mereka untuk meningkatkan engagement.

Baca Juga: Mulai Bisnis Sendiri: Dari Garasi Menjadi Gudang Produksi

Perlu disadari bahwa kamu harus tetap mengapresiasi kenyataan bahwa kamu tidak akan pernah memiliki 100% kendali terkait bagaimana orang-orang mempersepsikan brand kamu.

Oleh karena itu, jagalah reputasi kamu di pasaran, terutama di hadapan pelanggan setia, sehingga kamu mampu menciptakan basis pelanggan yang loyal terhadap bisnismu.

Dengan begitu, kamu sudah tahu langkah-langkah apa saja yang perlu kamu jalani untuk membangun brand bisnis dari awal.

Ada Kalanya Brand Membutuhkan Modal Tambahan untuk Terus Tumbuh

Mulai dari pembuatan website bila kamu belum memilikinya, menerapkan strategi marketing baru, memperluas inventori dengan penambahan variasi produk, kebutuhan produksi dan operasional, hingga ekspansi bisnis, semuanya akan membutuhkan modal tambahan.

Baca Juga: 3 Keadaan Dimana Pinjaman Bisnis Bisa Sangat Membantu Pebisnis Online

Tidak bijak bila kamu menggunakan budget kebutuhan operasional untuk kebutuhan produksi. Begitu pun sebaliknya.

Agar arus kas bisnis kamu tidak terganggu, seiring berjalannya waktu dan seiring perkembangan bisnis kamu yang lebih maju, sudah saatnya kamu mendapatkan modal tambahan baru.

KoinWorks sudah lama hadir ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan akses terhadap kebutuhan finansial yang mudah dan terjangkau.

Pinjaman modal usaha hingga Rp 2 Miliar akan sangat mudah untuk kamu dapatkan melalui KoinBisnis .

Proses yang mudah dan bunga yang rendah yaitu mulai dari 0,75% membuat KoinBisnis menjadi produk andalan bagi mereka yang ingin mengembangkan usahanya.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

Karena membangun brand bisnis tidak hanya sampai ia berjalan melainkan harus terus maju dan penjualan terus meningkat, maka jangan ragu untuk memberikannya ‘energy booster’ dengan pinjaman modal usaha yang terjangkau dari KoinWorks.

Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih