Home » Blog » Bisnis & UKM » Ingin Memulai Bisnis Bubur Ayam? Ingat 4 Hal Ini

Ingin Memulai Bisnis Bubur Ayam? Ingat 4 Hal Ini

·
4 menit
tips memulai usaha bubur ayam

Memulai bisnis bubur ayam memang susah-susah gampang, apalagi di tengah persaingan yang sangat ketat. Tetapi tidak perlu khawatir, karena kamu tetap bisa mencoba untuk memulainya karena bisnis bubur ayam merupakan salah satu bisnis yang memiliki peluang usaha yang bagus.

4  Hal Penting yang harus Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Bubur Ayam

Sebelum kamu memulai bisnis bubur ayam, beberapa hal penting ini penting untuk diketahui dan disiapkan lebih dulu, diantaranya yaitu:


Lokasi Jualan

Ketika kamu sudah memutuskan untuk mulai menekuni bisnis bubur ayam, maka sangat penting untuk mempunyai sebuah pengetahuan yang baik mengenai lokasi yang akan dijadikan untuk tempat berjualan nantinya.

Lokasi jualan merupakan salah satu hal yang sangat penting, karena akan menjadi salah satu penentu dari keberlangsungan bisnis nantinya.

Ingat, ketika kamu tidak cermat dalam menentukan lokasi jualan, bukan tidak mungkin bisnis yang akan dimulai nantinya bakal sepi pembeli, dan akhirnya membawa ke dalam jurang kegagalan.

Itulah mengapa walaupun terkesan tidak terlalu penting, namun bukan berarti bisa diabaikan begitu saja. Lalu lokasi jualan seperti apa yang harus dipilih? Tentu saja, lokasi yang strategis.

Mengapa harus lokasi strategis? Dan bagaimana lokasi strategis itu? Lokasi strategis merupakan lokasi yang punya potensi besar dalam menjalankan bisnis bubur ayam kamu. Biasanya, bisa di sekitaran kampus, dekat sekolah, depan gedung perkantoran dan lai sebagainya.

Apabila memungkinkan, kamu bisa mencoba untuk memilih lokasi jualan di tepi jalan raya yang banyak dilalui oleh kendaraan. Hal tersebut sudah menjadi hal umum, karena biasanya jalan raya punya potensi besar untuk membantu bisnis kamu meraih banyak keuntungan.

Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa tempat yang dimulai untuk memulai bisnis bubur ayam memiliki akses yang mudah untuk dijangkau, dan tampak dari luar.

Apabila sudah ketemu dengan lokasi yang tepat, maka inilah saatnya kamu untuk mulai memerhatikan bagaimana kebiasaan dari orang-orang yang ada di sekitar tempat itu dalam membeli makanan, apakah bubur ayam menjadi salah satu jenis makanan yang disantap mereka, baik itu ketika pagi atau siang hari.

Ingat, tidak banyak orang yang mengonsumsi bubur ayam di malam hari. Itulah mengapa kamu juga perlu untuk membuka jam buka usaha bubur ayam.

Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan survei dan melakukan analisis pada hasil survei kamu, untuk mengetahui apakah tempat yang dipilih dalam memulai bisnis bubur ayam itu memang ramai pada jam-jam tertentu, atau sepanjang hari.


Mencari tahu celah pesaing

Sebelum memulai bisnis bubur ayam, hendaklah lebih dulu kamu cari tahu apa yang menjadi celah dari pesaing. Biasanya, dalam satu kawasan, akan terdapat beberapa penjual bubur ayam yang selalu siap untuk didatangi pembeli.

Kamu perlu memerhatikan dengan teliti dan detail soal penjualan bubur ayam tersebut, demi mengetahui apa yang menjadi celah dari mereka, untuk kemudian dijadikan kelebihan dari usaha kamu sehingga akan ada banyak pelanggan yang datang.

Tetapi, kamu harus ingat bahwa yang dimaksud celah disini bukanlah sesuatu yang sifatnya negatif. Semisal begini, kamu menyediakan menu bubur ayam yang tidak banyak dijual oleh kebanyakan orang, sehingga bisnis bubur ayam yang dimiliki memiliki peluang besar untuk bisa menarik banyak pengunjung.

Mengapa demikian? karena biasanya, sebagian pelanggan selalu lebih tertarik untuk mencicipi menu-menu baru, dan jarang ditemui di banyak tempat. Selain itu, ada satu hal yang harus diingat, bahwa kamu tidak boleh menjadikan pesaingmu sebagai kompetitor ketika memulai bisnis bubur ayam.

Sebab, sebuah kompetisi hanya akan memberikan banyak kerugian. Sebab, nantinya kamu akan jadi lebih sibuk untuk mencari cara tentang bagaimana cara terbaik untuk mengalahkan penjual bubur ayam. Bukankah akan menjadi jauh lebih baik, jika menjalankan bisnis dengan cara yang tepat, tanpa perlu menjatuhkan pesaing?


Membuat menu yang bervariasi

Sebelum memulai bisnis bubur ayam, ada baiknya untuk kamu mencoba merancang sebuah menu yang bervariasi dan kreatif. Sebab, setiap menu bubur ayam itu cenderung itu-itu saja, dan akan jauh lebih baik. Namun bukan berarti, kamu tidak boleh menjalankan bisnis bubur ayam dengan menu-menu umum.

Tetap boleh, potensi untuk meraih keuntungannya pun akan tetap ada. Tetapi, akan jauh lebih baik apabila kamu lebih berani untuk tampil beda. Apa maksudnya? Kamu bisa menyediakan menu-menu baru yang unik, tetapi konsepnya tetap menggunakan sajian utama yakni bubur ayam.

Terdapat banyak variasi menu unik yang bisa coba untuk dijual, di mana menu-menu ini sangat jarang dijual oleh kebanyakan penjual bubur ayam atau orang yang menjalankan bisnis bubur ayam. Mengapa mereka enggan untuk melakukannya? Sebab, akan ada banyak bahan-bahan tidak biasa dan lebih banyak waktu dalam proses pembuatannya.

Inilah yang bisa kamu coba untuk manfaatkan, karena biasanya beberapa variasi menu yang bisa dicoba, mulai dari bubur ayam kuah kuning, bubur ayam kuah manis, hingga bubur ayam kuah soto. Jika kamu menyukai kuliner internasional, bisa coba untuk memadukan bubur ayam dengan kuah ayam atau bulgogi. Tetapi, tetap bubur ayam harus menjadi menu utamanya.

Memang tidak dapat dipungkiri jika menu-menu itu sangat jarang terdengar di telinga, bahkan tidak biasa. Namun jangan salah, karena sudah ada orang yang bisnis bubur ayam sudah mencoba menerapkannya. Ketika kamu tepat dalam melakukan peracikan bumbu dan pada saat memadukan setiap bahannya, maka peluang untuk usaha kamu laris manis sangat-sangat besar.


Masalah Harga

Ada baiknya sebelum memulai bisnis bubur ayam, kamu harus memikirkan lebih dulu perihal harganya. Ingat, konsumen zaman sekarang sangat suka sesuatu yang terjangkau dengan rasa yang pas. Ketika kamu sudah mendapatkan nilai tambah karena adanya sebuah variasi menu, maka jangan lupa untuk memikirkan harganya.

Apalagi seperti yang sudah pernah disebutkan sebelumnya, kalau bubur ayam menjadi bidang usaha yang banyak dilakoni orang, maka diperlukan sebuah strategi khusus supaya bisa memperoleh sebuah keuntungan besar.  Itulah, mengapa dianjurkan untuk memasang harga terjangkau untuk bisa menarik hati para konsumen.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu sekalipun menjual bubur ayam dengan harga yang terjangkau, rasa tetap tidak boleh luput dalam perhatian. Sebab, rasa merupakan nyawa dari makanan, sehingga ketika rasanya tidak lezat, konsumen pun berpeluang besar untuk tidak kembali lagi.

Tetapi, apabila kamu memang tidak bisa memberikan harga yang lebih terjangkau dari saingan bisnis bubur ayam, maka cobalah untuk memasukkan unsur tambahan yang akan menjadi daya tarik untuk usaha kamu. Daya tarik itu nantinya akan menjadi nilai tambah pada menu yang dijual, sehingga pelanggan tidak akan merasa kecewa walaupun harus mengeluarkan uang sedikit lebih banyak dari umumnya, hanya untuk menyantap bubur ayam di tempat kamu.

Jadi, jangan lupa untuk memerhatikan perihal keempat hal itu sebelum memulai bisnis bubur ayam, karena keempat hal itu sifatnya sangat penting dan tidak boleh diabaikan begitu saja, apabila ingin membangun bisnis yang sukses.

 

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat