Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Cara Jitu Mengelola Keuangan dalam Bisnis Sepatu Agar Semakin Untung

Cara Jitu Mengelola Keuangan dalam Bisnis Sepatu Agar Semakin Untung

·
4 menit
Mengelola keuangan dalam bisnis sepatu perlu dilakukan untuk menghindari kerugian

Dalam berbisnis, keuntungan usaha tidak boleh bercampur dengan jenis pemasukan lainnya.

Untuk itu, kamu perlu tahu cara mengelola keuangan bisnis sepatu dengan benar dan cermat agar keberlangsungan bisnis tidak cacat.

Apa sih sebenarnya yang perlu pelaku usaha lakukan dalam hal manajemen keuangan?

Tugas dari pengelola keuangan umumnya meliputi perencanaan, pengarahan, pengaturan, sampai pengawasan seluruh aktivitas finansial yang ada dalam suatu bisnis.


Cara Mengelola Keuangan Bisnis Sepatu

Berurusan dengan uang sangat perlu ketelitian serta kemampuan manajemen yang andal dan akurat.

Sebenarnya tidak hanya dalam bisnis, semua orang perlu belajar dan mendalami kemampuan ini karena uang adalah ujung tombak untuk hampir dari seluruh aspek kehidupan.

Bedanya, jika dalam bisnis memang perlu perlakuan lebih khusus karena masalah finansial disana cenderung lebih kompleks dan penggunaannya jauh lebih luas.

Lalu bagaimana cara mengelola keuangan bisnis sepatu dengan baik?

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Mengenali Berbagai Macam Aspek Keuangan

Cara pertama dalam pengelolaan keuangan suatu usaha adalah kenali macam-macam aspek keuangan yang setidaknya akan kamu gunakan.

Sebagai contoh, kamu perlu tahu cara membuat dan membaca pembukuan keuangan.

Perputaran uang dalam bisnis sepatu kamu perlu pencatatan secara rutin agar asal usul uang serta penggunaannya dapat kamu identifikasi dengan rapi dan jelas.

2. Tetapkan Anggaran Belanja yang Diperlukan

Menyusun anggaran merupakan salah satu cara mengelola keuangan bisnis sepatu yang sangat penting untuk menjaga kesehatan finansial usaha sepatu milikmu.

Melalui penyusunan anggaran, pengeluaran badan usaha akan dapat kamu tekan seminimalnya tapi dengan hasil yang seoptimalnya.

Kamu dapat menetapkan estimasi tertentu ketika akan melakukan pengeluaran seperti aktivitas pengadaan barang atau kegiatan belanja keperluan bisnis sepatu lainnya.

Tetapkan anggaran secara rutin supaya jika terjadi perbedaan angka dalam rentang waktu tertentu, dapat kamu ketahui dan rencanakan lagi penetapan anggaran yang baru.

Hal ini karena setiap pengeluaran dapat mengalami perubahan setiap waktunya.

3. Susun Pembukuan Keuangan

Tidak melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran dalam suatu usaha adalah sebuah kesalahan dalam hal mengelola keuangan bisnis sepatu.

Sekecil apapun pengeluaran dan pemasukan untuk bisnis sepatu, sangat perlu kamu catat dalam pembukuan untuk menjaga kestabilan perputaran uang. 

Pembukuan keuangan juga penting untuk meninjau untung ruginya usaha sepatu milikmu.

Dengan bantuan pembukuan, kamu dapat menghitung dan memisahkan laba bersih suatu bisnis agar tidak tercampur dengan jenis pendapatan lainnya.

Melalui pembukuan pula lah kamu bisa mengecek keuangan bisnis jika sewaktu-waktu terjadi masalah, sehingga kamu akan segera menemukan kemana sebenarnya uang tersebut dipergunakan.

Tak lupa, kamu juga perlu membuat pembukuan invoice setelah melakukan pengeluaran.

Tetapkan batasan waktu dalam membayar tagihan agar tidak lupa atau menyulitkan kedepannya.

4. Memisahkan Rekening Pribadi dengan Rekening Bisnis

Cara mengelola keuangan bisnis sepatu kamu selanjutnya adalah dengan memisahkan aset pribadi dengan aset bisnis.

Memisahkan rekening pribadi dengan rekening bisnis akan memudahkan penggunaan uang untuk tujuan dan keperluan masing-masing.

Menggunakan rekening untuk kepentingan pribadi adalah supaya pelaku bisnis tidak memakai dana usaha untuk membeli keperluan pribadinya.

Membuat rekening baru untuk kepentingan bisnis bertujuan untuk mempermudah pemantauan perkembangan bisnis sepatu milikmu.

5. Membuat Pertimbangan dalam Pengeluaran

Kamu sangat perlu untuk mempertimbangkan pengeluaran secara matang tanpa menghambat kinerja internal badan usaha dan tanpa mengorbankan kepuasan pembeli.

Contoh bentuk pertimbangan dalam pengeluaran dana usaha adalah seperti membeli peralatan pembuatan sepatu atau sarana penunjang lain dengan kualitas terjamin dan usia barang yang tahan lama. 

Kedepannya, kamu tidak perlu lagi bolak balik beli barang baru untuk mengganti barang lama yang telah usang.

Perlakuan ini bisa dibilang sama dengan berinvestasi pada inventaris penunjang bisnis sepatu kamu.

Contoh lainnya adalah kamu dapat melakukan pemotongan anggaran dalam rangka pembelian barang yang fungsi dan keefektifannya relatif sama. 

Demi kepentingan bisnis, tidak mengapa jika kamu ingin membeli keperluan dengan harga yang lebih murah asalkan fungsi, kualitas, dan keefektifan penggunaannya cenderung sama saja.

6. Tentukan Presentase Distribusi Laba Usaha

Ketika kamu sudah memegang laba bersih dari bisnis sepatu kamu, tindakan selanjutnya adalah dengan menetapkan persentase bagi hasil untuk diri sendiri dan untuk bisnis. 

Untuk angka pastinya, kembali lagi pada kebijakan masing-masing pelaku bisnis inginnya seperti apa.

Hal ini karena setiap kebutuhan suatu bisnis ataupun perorangan tidak bisa dianggap sama rata.

Sesuaikan saja dengan keperluan masing-masing kamu.

Misalnya, kamu ingin menetapkan 20 persen laba usaha kepentingan pribadi.

Sementara sisanya dapat kamu anggarkan untuk memenuhi keperluan pokok bisnis sepatu atau bisa kamu sisihkan untuk rencana pengembangan bisnis kedepannya.

Pastikan agar laba hasil usaha tidak terlalu banyak masuk ke kantong pribadi kamu.

Penetapan presentase ini juga berguna untuk tetap menjaga kelangsungan dan eksistensi bisnis sepatu kamu apapun kondisinya.

7.  Meminjam Uang dari Lembaga Terpercaya

Untuk keperluan ekspansi bisnis sepatu, terkadang perlu kucuran dana tambahan untuk mengembangkan usaha tersebut.

Apabila keuangan bisnis kamu belum mampu membiayai keperluan pengembangan tersebut, salah satu jalannya adalah dengan melakukan pinjaman usaha dari lembaga terpercaya.

Carilah lembaga peminjam dana usaha yang tidak memberatkan satu pihak, seperti penetapan bunga yang besar, periode pengembalian pinjaman yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan bentuk aturan tidak menguntungkan lainnya.

Pinjamlah uang secukupnya agar kamu tidak terbebani dengan tanggung jawab pengembalian pinjaman kedepannya.

Pinjamlah uang saat benar-benar membutuhkan dan kembalikan pinjaman sesuai dengan kesepakatan yang sehat.

KoinWorks menyediakan pinjaman bisnis yang mudah diakses, tanpa banyak persyaratan, dan yang pasti, berbunga rendah!

KoinWorks berkomitmen membantu UMKM-UMKM di Indonesia untuk bisa terus berkembang.

Kamu bisa mengajukan pinjaman usaha di KoinBisnis dari KoinWorks dengan mengikuti cara ini.


Mengelola Keuangan Bisnis Sepatu dengan Manajemen Cash Flow

Menjalankan bisnis sama dengan mengendalikan perputaran uang.

Pengendalian uang dalam suatu bisnis tidak melulu sebatas pendapat dan perkembangan bisnis saja.

Hal lain yang penting juga untuk kamu perhatikan adalah manajemen pengeluaran.

Pada dasarnya, cash flow menjadi indikator untuk mengukur efektivitas strategi bisnis dan penggunaan modal dari suatu bisnis usaha.

Manajemen cash flow atau arus kas yang tepat dapat mendorong pertumbuhan profit secara cepat dan berkelanjutan. 

Manajemen arus kas perlu kamu lakukan untuk menjaga kas yang masuk lebih besar daripada kas atau biaya yang keluar.

Bagaimana cara mengelola keuangan bisnis sepatu agar cash flow tetap positif?

Berikut ini beberapa tips mengatur cash flow secara efektif.

  • Memisahkan rekening untuk kas masuk dan kas keluar
  • Pastikan untuk menjaga perputaran kas dan usahakan untuk mengurangi kas keluar dan memperbanyak kas masuk
  • Bayar tagihan tepat waktu
  • Tunda investasi sampai waktunya tepat. Jangan mudah tergiur untuk berinvestasi tanpa mempertimbangkan kondisi kas usaha sepatu kamu agar tidak menghambat arus kas dan mengganggu bisnis sepatumu kedepannya
  • Meningkatkan penjualan
  • Membuat laporan cash flow secara rutin dan berkala

Mengelola keuangan dan mengatur cash flow agar selalu berada pada posisi positif sangat penting keberadaannya dan perlu manajemen yang tepat dan cermat.

Terkadang, banyak pelaku usaha sepatu tergiur dengan ekspansi bisnis daripada membangun pondasi keuangan yang solid.

Mengelola keuangan bisnis sepatu bukan semata mencatat dan mengejar pendapatan besar.

Perlu juga adanya pengendalian pengeluaran agar kondisi keuangan bisnis sepatu kamu sehat dan mendatangkan banyak keuntungan.

Friska
Ketika banyak orang membutuhkan panduan dalam menyelesaikan masalah keuangan yang mereka hadapi, mereka sering mengalami kesulitan dalam mencari sumber/ saran terbaik. Karena itulah tulisan melalui artikel adalah hal yang menjadi passion bagiku karena akan membantu banyak orang yang mengalami kesulitan-kesulitan tersebut.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat