Tips Mengelola Keuangan Rumah Tangga – Perekonomian yang baik dan stabil itu dimulai dari keluarga atau rumah tangga. Pendidikan ekonomi bukan hanya diperoleh di sekolah saja namun harus dimulai sejak dini atau dimulai dari rumah.

Banyak orang yang tak berpikir jika mengatur kondisi keuangan rumah tangga itu tidak penting dan selama masih bisa menikmati berbagai fasilitas serta gaji yang dimiliki cukup untuk kehidupan satu bulan, maka artinya mereka telah hidup berkecukupan.

Baca Juga: Biar ‘Lapak’ Anda Ramai Pembeli, Ikuti 7 Tips Ini Agar Bisnis Anda Diserbu Konsumen

Mungkin jika Anda baru menikah, maka pengelola keuangan seperti ini tak jadi masalah mengingat gaji suami hanya digunakan oleh dua orang saja. Namun bagaimana jika Anda telah mempunyai anak bahkan lebih dari satu?

Mengajukan kredit mikro untuk dialokasikan dalam berbagai keperluan rumah tangga jelas bukan ide yang terbaik sebab Anda harus membayar kembali pinjaman yang dilakukan.

Tak peduli berapa pun penghasilan Anda, masih banyak ditemukan orang-orang yang selalu kekurangan di akhir bulan sebelum mereka memperoleh gaji kembali.

Namun seringkali orang-orang tersebut menyalahkan gaji yang menurut mereka gaji itu belum cukup besar untuk memenuhi segala macam kebutuhan hidup.

Apalagi harga-harga yang semakin tinggi membuat masyarakat seolah harus menekan pengeluaran mereka. Mengatur keuangan sedikit lebih sulit agar biaya hidup satu bulan cukup bahkan memiliki simpanan yang cukup berguna.

Sebelum melangkah untuk mengatur keuangan, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu seluruh aspek keuangan yang ada dalam keluarga.

Baca Juga: Bagaimanakah Pinjaman P2P Lending Dapat Membuat UKM di Indonesia Lebih Berkembang

Akan lebih mudah bagi Anda untuk merancang perencanaan apabila telah mengetahui latar belakang dari keuangan keluarga Anda.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui berapa jumlah uang yang Anda miliki, total penghasilan setiap bulannya, serta mengetahui seluruh tagihan yang harus Anda lunasi mulai dari tagihan telepon, listrik, balanja bulanan, biaya serbis kendaraan, kesehatan dan sebagainya.

Anda pun harus mengetahui juga jumlah hutang yang Anda miliki baik itu berupa kredit kendaraan, kredit rumah, kartu kredit dan sebagainya.

Baca Juga: Cara Menghitung Berapa Banyak Pinjaman Modal yang Anda Butuhkan

Dengan mengetahui hal ini, maka Anda secara langsung akan tahu dan mudah menentukan berapa perkiraan pengeluaran bulanan yang harus dikeluarkan.

Setelah Anda mengetahui seluruh perkiraan biaya yang dibutuhkan, maka Anda hanya perlu melakukan perencanaan keuangan agar pengeluaran lebih terkontrol lagi.

Mengatur keuangan disini berkaitan dengan kemana dana itu akan Anda gunakan serta berapa banyak uang yang harus disimpan untuk tabungan masa depan.

Baca Juga: 7 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Janganlah terlalu ideal dalam mengaturnya sebab Anda masih harus memenuhi kebutuhan keluarga yang lainnya.

Meski memiliki tabungan itu penting, namun pastinya Anda ingin menikmati hasil yang Anda peroleh dari pekerjaan tersebut.

Seringkali orang-orang menabung di saat uang tersisa. Artinya ketika mendapat gaji, mereka akan menggunakannya terlebih dahulu baru kemudian jika ada sisa di akhir bulan, maka uang itu akan ditabung.

Namun tahukah Anda jika hal itu sebenarnya salah? Lebih baik bila Anda menabung di awal gajian. Sisihkan terlebih dahulu beberapa rupiah dan langsung masukkan ke dalam rekening khusus untuk tabungan.

Baca Juga: 5 Cara Bagaimana Fintech Mampu Membantu Perkembangan UKM

Jika Anda menggunakan uang itu terlebih dahulu, maka belum tentu uang yang Anda miliki akan tersisa. Bisa jadi pada bulan itu Anda bahkan tak memiliki sepeser pun.

Apalagi menabung di akhir bulan justru akan membuat Anda tidak mampu mengontrol pengeluaran dan uang itu nominalnya tak akan tetap. Bisa jadi bulan ini Rp 100 ribu, namun bulan berikutnya hanya Rp 50 ribu.

Karena itulah menabung di akhir bulan tak akan menjamin apapun. Menabung itu bisa dikatakan wajib hukumnya dan mutlak harus dilakukan oleh semua orang.

Dengan adanya tabungan, maka secara tidak langsung Anda akan merasa aman dan kondisi keuangan Anda sudah mulai stabil.

Menabung itu bukan hanya berlaku untuk Anda yang telah memiliki pekerjaan saja melainkan anak-anak Anda.

Ajarilah mereka menabung sejak dini sehingga uang itu nantinya akan menjadi banyak dan dapat digunakan khusus untuk mereka ketika ada sesuatu yang mendesak atau memang harus dilakukan.

Baca Juga: Stephen Hawking Meninggal Dunia, Ini 5 Kutipan Berharga Soal Bisnis Darinya

Berikan anak Anda celengan yang lucu sehingga minat menabung mereka lebih besar lagi. Dengan demikian mereka akan terhindar dari yang namanya sifat boros.

Jika sedari kecil mereka diajarkan sifat boros, maka ketika besar akan lebih parah kembali. Dengan demikian, Anda tak perlu lagi mengajukan kredit mikro atau pinjaman berbunga lainnya bila ingin mengatur keuangan.


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.



Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks




Punya pertanyaan seputar KoinWorks?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.