Home » Strategi-bisnis » 6 Cara Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi

6 Cara Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi

6 Cara Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi

Bagaimana cara membuat video marketing yang baik untuk sebuah bisnis kopi?

Dalam menjalankan sebuah bisnis kopi, tentu kamu harus mempersiapkan juga rencana pemasaran.

Metode pemasaran seperti apa yang bisa kamu lakukan?

Iklan, promosi, kolaborasi dengan bisnis lain, serta konten yang edukatif merupakan beberapa contoh yang bisa kamu lakukan untuk memasarkan produk minuman kopi.

Salah satu yang bisa kamu kerjakan juga, dan terbukti ampuh menarik perhatian konsumen, adalah dengan menggunakan video marketing.

Bagaimana cara melakukannya?


6 Cara Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat sebuah video promosi, dan juga ada beberapa topik yang bisa kamu angkat.

Nah, berikut adalah beberapa cara bagaimana kamu bisa membuat rangkaian video marketing yang tepat sasaran.

Silakan disimak!


1. Memastikan target konsumen

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memastikan siapa kelompok konsumen yang menjadi target bisnismu.

Ini mungkin pernah kamu lakukan sebelumnya saat akan memulai bisnis.

Pastikanlah dulu demografi target konsumen yang kamu incar.

Dengan begitu kamu dapat mencari tahu topik & konten apa, yang sepertinya akan menarik perhatian mereka.

Seandainya kamu hanya membuat konten video secara sembarangan, belum tentu konten tersebut akan menyasar orang-orang yang berpotensi menjadi konsumenmu.

Jika salah sasaran, bisa-bisa kelompok konsumen yang menjadi target bisnismu malah semakin menjauh.


2. Membuat editorial plan

Ketika kamu sudah memastikan siapa target konsumenmu, langkah berikutnya adalah membuat daftar ide topik dan editorial plan.

Dari informasi demografi konsumen sebelumnya, buatlah beberapa ide topik yang bisa menarik perhatian mereka.

Misalnya, jika target konsumenmu adalah para pekerja kantoran, maka kamu bisa membuat konten video dengan tema coffee break di tempat kerja, atau tema edukatif mengenai manfaat minuman kopi serta hubungannya dengan produktivitas.

Sesuaikan topik-topik konten dengan topik-topik yang relevan dengan kehidupan target konsumen.

Setelahnya, kamu bisa menentukan jenis topik apa saja yang akan kamu buat konten video-nya dalam 6 bulan atau 1 tahun ke depan.

Kamu bisa membuat topik yang berkaitan dengan promosi bisnis, promosi produk, konten edukatif, dan juga konten bebas yang membahas topik-topik lain yang sedang viral– namun tetap relevan dengan produk bisnis kopimu.


3. Membuat video

Sudah selesai memastikan target konsumen dan membuat editorial plan?

Sekarang saatnya kamu membuat konten video.

Jika sebelumnya kamu sudah menentukan topik, maka buatlah sebuah rangkuman apa yang akan kamu bahas di dalam video, serta gunakan script/naskah sederhana kalau ada adegan yang membutuhkan percakapan atau sekadar narasi.

Hal ini akan memudahkan kamu saat pengambilan gambar nantinya.

Kemudian, jangan lupa juga untuk menyiapkan perlengkapan lain seperti kamera, microphone, pencahayaan, reflektor, dan lain sebagainya.

Kamu bisa menyewa/meminjam kamera, atau kamu bisa juga menggunakan kamera video yang sudah tersedia pada smartphone yang kamu miliki.

Ingat, kualitas video memang penting, tapi isi dari konten videomu adalah hal yang lebih penting untuk diperhatikan.


4. Mengatur jadwal upload

Setelah pengambilan video selesai dilakukan, dan kamu telah melakukan proses editing, kini saatnya kamu mengunggah video tersebut.

Nah, kamu pun perlu memperkirakan waktu pengunggahan ini.

Kapan kira-kira para target konsumen tersebut aktif mengakses internet dan platfrom konten video?

Apakah saat waktu istirahat kantor? Atau mungkin saat mereka sedang bersantai di rumah selepas jam kerja?

Dengan mengunggah video di saat yang tepat, besar kemungkinan kontenmu akan lebih dilihat oleh kelompok konsumen yang menjadi target bisnismu.


5. Menggunakan website atau YouTube?

Di manakah kamu sebaiknya mengunggah konten video yang telah dibuat?

Jika bisnis kopimu memiliki sebuah website atau blog sederhana, kamu bisa mengunggahnya di sana.

Seandainya bisnismu tidak memiliki website sendiri, kamu pun bisa mengunggah konten video yang telah dibuat di platform YouTube.

Cara yang paling lazim dilakukan oleh banyak bisnis kecil adalah dengan membuat sebuah website atau blog sederhana, dan mengunggah konten video ke website tersebut melalui YouTube.

Dengan begitu, kamu dapat berpromosi melalui website khusus untuk bisnismu, dan juga di media sosial yang memiliki banyak pengguna seperti YouTube.


6. Berpromosi melalui media sosial

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan adalah mempromosikan konten video yang telah kamu unggah, melalui berbagai media sosial yang dimiliki oleh bisnis kopimu.

Sebut saja media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, dan juga layanan chat seperti WhatsApp dan Telegram.

Kamu pun dapat menggunakan layanan e-mail untuk mendistribusikan newsletter berisi tautan menuju konten video tersebut.

Hal-hal seperti ini dapat membantu agar kontemu semakin dilihat banyak orang.

Semakin konten tersebut dilihat banyak orang, maka akan semakin mudah pula ditemukan oleh kelompok konsumen yang lebih luas.

Tidak perlu keseluruhan video ditampilkan, ya.

Cukup berikan teaser saja, dan tautan khusus dengan call to action, yang akan mengarahkan para pengguna ke konten aslinya, baik itu mengarah ke website, atau ke kanal YouTube bisnis kopimu.

Jika konten video yang kamu unggah memiliki nilai tambah, menarik, unik, dan lucu, besar kemungkinannya konten tersebut juga akan dibagikan para pengguna ke orang-orang terdekat mereka.

Dengan begitu, konten video bisnismu akan semakin viral, dan dikenal oleh masyarakat luas.


Sudah Siap Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi?

Itulah beberapa cara mudah membuat video marketing yang bisa segera kamu lakukan.

Mulai dari memastikan target konsumen, membuat ide topik dan editorial plan, membuat video, hingga ke pengaturan jadwal unggah dan penggunaan media sosial.

Pastikan konten video yang kamu buat serta unggah, memang layak untuk dikonsumsi orang banyak, serta sesuai dengan norma yang berlaku, ya.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
6 Cara Membuat Video Marketing untuk Bisnis Kopi

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​