Home » Strategi-bisnis » 7 Faktor Konsumen Membeli Produk di Bisnis Restoran

7 Faktor Konsumen Membeli Produk di Bisnis Restoran

7 Faktor Konsumen Membeli Produk di Bisnis Restoran

Apa saja faktor yang bisa membuat konsumen membeli produk di sebuah bisnis restoran?

Keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk sebenarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Oleh sebab itu, sebagai seorang pemilik bisnis, kamu tentu perlu memahami sejumlah faktor yang mampu menarik minat beli konsumen tersebut.

Hal ini berlaku ke setiap jenis bisnis, termasuk bisnis restoran.

Lalu, apa saja faktor tersebut?


7 Faktor Konsumen Membeli Produk di Bisnis Restoran

Tidak hanya mengenai faktor harga saja, ada beberapa faktor lain yang turut memiliki peran dalam pengambilan keputusan konsumen.

Nah, berikut adalah beberapa contoh faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sebuah produk dari bisnis restoran milikmu.

Silakan disimak!


1. Rasa

Rasa dari makanan & minuman adalah faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian seorang konsumen terhadap produk di bisnis restoran.

Konsumen yang sudah puas dengan rasa makanan tertentu, pasti akan kembali lagi ke restoran tersebut.

Kualitas rasa juga berperan sebagai nilai tambah sebuah produk makanan. Karena, dengan kualitas rasa yang baik, sebagai pemilik bisnis kamu dapat menawarkan harga yang lebih tinggi.

Beberapa restoran yang mendapat ulasan positif dari segi rasa, antara lain restoran TeSaTe dan Bandar Djakarta.

Jika kamu pernah mengunjungi kedua restoran ini, kamu pasti mengakui bahwa rasa menjadi ujung tombak restoran-restoran tersebut.


2. Visual

Faktor yang mampu menarik minat beli konsumen restoran berikutnya adalah penampilan visual dari menu tersebut.

Karena, sebelum seseorang mencicipi makanan, ia akan berpendapat dulu mengenai penampilannya. Penampilan yang menarik, tentu akan lebih menggugah selera makan.

Pada makanan tertentu, kamu dapat memperhatikan plating dan menambahkan garnish. Plating adalah teknik menata makanan di atas piring sedemikian rupa hingga nampak menarik.

Sedangkan garnish adalah hiasan yang ditambahkan di atas piring.

Misalnya, alih-alih meletakkan timun yang dipotong memanjang, kamu dapat memotong timun berbentuk bunga. Contoh restoran yang memperhatikan kedua detail ini adalah Bottega Ristorante.


3. Kualitas bahan baku

Faktor ketiga adalah kualitas bahan baku.

Perkembangan kesadaran akan kesehatan membuat masyarakat semakin memperhatikan kualitas bahan baku dari makanan yang dikonsumsi.

Banyak orang yang kini memperhatikan apakah produk makanan yang mereka beli mengandung MSG, atau zat lain yang membahayakan kesehatan jangka panjang. Maka, sebagai pemilik bisnis, kamu perlu memperhatikan hal ini.

Salah satu bisnis restoran yang memperhatikan detail ini adalah Kedai Tiga Nyonya. Restoran ini menyajikan makanan tanpa kandungan MSG.

Ide lain, jika memungkinkan, kamu dapat menyajikan produk dari bahan organik. Restoran yang telah sukses dengan ide ini adalah Fitfut yang berhasil menyajikan makanan enak dengan bahan baku alami.


4. Kebersihan

Faktor keempat yang dapat menarik minat beli konsumen bisnis restoran, yakni kamu harus memperhatikan tingkat kebersihan produk yang kamu jual.

Karena jika tidak higienis, kualitas baik yang lain dalam sebuah produk makanan menjadi tidak berarti.

Misalnya, kamu membiarkan lemari penyimpanan makanan terus terbuka, sehingga ada seranggga yang masuk. Hal seperti ini jangan sampai terjadi di restoran yang kamu kelola.

Konsumen pasti enggan membeli makanan yang berpotensi terkena kotoran dari benda atau organisme lain.

Salah satu restoran yang terkenal ketat dalam menerapkan aturan terkait kebersihan adalah Bebek Tepi Sawah.

Pemilik restoran mengatakan bahwa kepercayaan dari konsumen adalah hal yang penting dalam bisnis. Oleh karena itu, bisnisnya tidak ingin membuat konsumen kecewa dan beralih.


5. Pelayanan

Selanjutnya, kamu juga perlu meningkatkan segi pelayanan.

Setidaknya ada empat hal yang harus kamu pastikan berkaitan dengan pelayanan restoran.

Pertama, staf restoran harus tampil rapi dan bersih. Kedua adalah keramahan. Ketiga adalah informatif. Misalnya, semua karyawan harus tahu apa saja program promosi yang sedang berlangsung.

Terakhir adalah standar kebersihan. Contohnya, kamu dapat menerapkan aturan penggunaan sarung tangan untuk karyawan yang bekerja langsung dengan makanan.

Salah satu restoran yang dikenal memiliki pelayanan terbaik adalah Huize van Wely. Kamu mungkin dapat menjadwalkan diri untuk berkunjung kesana.


6. Citra yang ditampilkan

Makanan saat ini tidak hanya berperan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tetapi juga gaya hidup.

Citra yang sebuah restoran tampilkan dapat menjadi faktor yang mampu menarik minat beli konsumen.

Sebagai pemilik restoran, kamu dapat menciptakan citra yang unik sebagai identitas restoran.

Sebagai contoh adalah Warung MJS yang tak hanya menyajikan makanan khas Jawa, tetapi juga nuansa Jawa di dalam restoran. Ini tentu menjadi hal yang sangat menarik.

Contoh lain, misalnya restoran milikmu menyasar target para kaum muda yang aktif di media sosial. Maka, kamu dapat membangun interior yang Instagrammable, atau yang memiliki latar yang menarik untuk berfoto.

Salah satu yang dapat kamu jadikan panutan adalah Kedai Tjikini. Restoran ini mengusung tema klasik yang berhasil membuat para pengunjung merasakan pengalaman seperti mengunjungi masa lalu.

Citra yang menarik, bukan?


7. Popularitas

Faktor terakhir adalah popularitas.

Manusia secara alamiah memang memiliki rasa penasaran. Oleh karena itu, kita seringkali merasa tergerak ingin mengunjungi restoran yang populer, karena penasaran ingin membuktikan apa yang orang-orang katakan.

Restoran yang belum lama ini viral dan menjadi semakin populer adalah Claypot Popo.

Restoran ini menjadi semakin populer ketika salah satu pengguna media sosial TikTok mengunggah video momen menikmati produk makanan di restoran ini.

Oleh karena itu, kamu dapat mengusahakan agar restoran milikmu memiliki popularitas baik, sehingga para konsumen baru selalu berdatangan. Salah satu caranya adalah bekerja sama dengan influencer makanan atau food enthusiast.


Pentingnya Mengetahui Faktor yang Membuat Konsumen Membeli Produk

Itulah beberapa faktor dasar yang memengaruhi keputusan seorang konsumen dalam membeli produk di bisnis restoran.

Mulai dari faktor rasa dan visualisasi produk, kualitas bahan baku, kebersihan, pelayanan, hingga tingkat popularitas dari bisnis itu sendiri.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
7 Faktor Konsumen Membeli Produk di Bisnis Restoran

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​