Menikah Tanpa Bantuan Orang Tua, Siap-Siap Mendapatkan Keuntungan Ini – Ketika kamu dan pasangan memutuskan untuk menikah, terkadang hal tersebut tidaklah mudah dilakukan begitu saja.

Terlebih lagi jika kamu dan pasangan berniat untuk diadakannya resepsi. Tentunya tidak bis dipungkiri, kamu akan membutuhkan dana yang besar.

Namun, terkadang kemampuan untuk memenuhi anggaran pernikahan yang belum memadai mengharuskan kamu untuk meminta bantuan kepada orangtua kamu, guna menutupi biaya pernikahan.

Pada dasarnya, meminta bantuan keluarga untuk memenuhi biaya pernikahan tidaklah menjadi masalah.

Baca juga: Menikah dengan Budget Minim? Bisa Kok!

Tetapi, jika kamu dan pasangan mampu untuk memenuhi secara mandiri,sebenarnya banyak memberikan keuntungan lho.

Lalu, apa saja keuntungan mempersiapkan biaya pernikahan tanpa harus membebankan keluarga dan orangtua kamu? dan bagaimana cara kamu dan pasangan mampu mempersiapkannya secara mandiri?

Yu, simak penjelasan berikut ini.


Menikah Tanpa Bantuan Orang Tua, Siap-Siap Mendapatkan Keuntungan Ini

 

1Mental kamu Akan Semakin Kuat

8 Tips Keuangan untuk Pasangan yang Baru Menikah-menikah tanpa bantuan orang tua

Dengan kamu menyiapkan biaya pernikahan secara mandiri, mental kamu pun akan semakin kuat.

Hal tersebut karena dalam mempersiapkannya, akan membutuhkan proses panjang yang harus dilewati. Seperti kesiapan, kesabaran dan kedewasaan kamu serta pasangan.

Mempersiapkan biaya pernikahan dengan waktu yang cukup panjang membuat kamu memiliki banyak waktu untuk melihat lingkungan sekitar kamu yang sudah lebih dulu menikah.

Kemudian, belajar dari sana kamu bisa megetahui bagaimana cara membangun komitmen pernikahan yang baik dengan pasangan kamu.


2kamu Bisa Leluasa Mengatur Pernikahan kamu

5 Cara Berikut Bisa Menghibur Tamu Pesta dengan Anggaran Terbatas - menikah di gedung atau rumah-menikah tanpa bantuan orang tua

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap pasangan memiliki konsep pernikahan impiannya  masing-masing.

Namun, bayangkan jika kamu menyiapkan biaya pernikahan dengan meminta bantuan keluarga atau orang tua.

Tentunya mereka juga berhak memiliki tanggapan mengenai konsep pernikahan yang kamu inginkan.

Misalnya tema pernikahan, tamu undangan dan lainnya. Mau tidak mau pun kamu dan pasangan juga harus menurutinya, karena mengingat bantuan yang telah diberikan oleh mereka.


3Lebih Pintar Mengatur Keuangan

Tidak Bekerja Sebagai 'Team'

Mempersiapkan anggaran pernikahan memang bisa menjadi kegiatan yang begitu berat.

Selain harus mempersipkakannya secara konsisten dalam waktu yang cukup Panjang, kamu dan pasangan pun terkadang harus bisa menahan keinginan kamu demi tabungan pernikahan.

Baca juga: Tips Mengelola Keuangan Bagi Pasangan yang Akan Menikah 

Dengan begitu, kamu dan pasangan akan semakin terlatih dalam mengatur keuangan untuk bisa membedakan mana kebutuhan dan mana yang hanya keinginan saja.

Hal tesebut tentunya sangat berguna untuk kehidupan rumah tangga kamu nantinya.


4Hubungan kamu dan Pasangan Akan Semakin Kuat

Menggunakan Kartu Kredit untuk Bulan Madu

Lelahnya berjuang ketika menjalani proses panjang dalam mempersiapkan pernikahan bisa membuat hubungan kamu dan pasangan menjadi lebih kuat lho.

Karena, di dalam proses itulah kamu bisa menilai dan memahami ego kamu dan pasangan. Yang akhirnya secara tidak sadar, hubungan kamu dan pasangan pun akan semakin kuat karena kalian telah belajar bagaimana menyikapi sikap dari pasangan masing-masing.


Menikah Tanpa Bantuan Orang Tua, Siap-Siap Mendapatkan Keuntungan Ini

Kemudian, bagaimana caranya agar kamu dan pasangan bisa mempersiapkan biaya pernikahan secara mandiri?

Menetapkan Target

Ketika kamu dan pasangan sudah memutuskan akan melangsungkan pernikahan, anda sudah wajib menetapkan tujuan atau target.

Misal dalam kurun waktu dua tahun, kamu menyiapkan atau menabung bersama untuk biaya pernikahan.

Setelah menetapkan target, kamu dan pasangan dapat membuat tabungan bersama, dan juga jangan lupa membuat kesepakatan berapa besar yang harus disetorkan setiap bulan.


Perhitungkan Biaya yang Dibutuhkan

Setelah menetapkan target, kini kamu perlu menghitung seluruh kebutuhan dana untuk pernikahan.

Jangan lupa untuk memperhitungkan faktor inflasi apabila pernikahan kamu masih jauh waktunya.

Menghitung dana sejak dini akan memberikan kamu waktu dan kesiapan yang lebih matang untuk mengumpulkan dana tersebut.

Sebagai contoh:

kamu dan pasangan merencanakan pernikahan yang akan dilangsungkan pada Desember 2021. Kemudian kalian sepakat untuk mulai mempersiapkan dana pernikahan dari sekarang agar tidak terlalu berat.

Anggaplah untuk biaya pernikahan ditahun 2019, rata-ratanya adalah Rp200.000.000. Dengan asumsi kamu dan pasangan akan menikah pada tahun 2021, maka kamu perlu untuk memperhitungkan faktor inflasi 2 tahun mendatang.

Dengan begitu, lebih baik jika kamu menyiapkan alternatif lain selain menabung untuk bisa menghasilkan biaya pernikahan sesuai dengan anggaran 2 tahun ke depan.


Investasi

Menabung memang bisa mengumpulkan uang kamu untuk persiapan pernikahan, namun jika kamu memiliki kasus seperti poin sebelumnya, dengan hanya menabung tentunya tidak bisa menjaga uang kamu dari inflasi.

Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan alternatif lainnya, yaitu investasi.

Idealnya, banyak pasangan yang menyiapkan biaya pernikahannya dengan menyimpan uangnya ke dalam rekening terpisah.

Hal tersebut memang benar, namun ada baiknya untuk mulai menambahkan alternatif lainnya selain menabung.

kamu bisa mencoba alternatif lain dengan berinvestasi. kamu pun bisa menyesuaikan instrumen investasi yang cocok pun akan tergantung dari risk tolerance, tingkat keuntungan dan risiko, hingga jangka waktu pernikahan.

Jika kamu memutuskan untuk menikah kurang dari lima tahun ke depan, kamu bisa coba pendanaan melalui Peer-to-Peer Lending (P2P).

Sebagai contoh, kamu melakukan pendanaan melalui peer to peer lending di KoinP2P dengan keuntungan efektif 18% per tahun.

Ketika kamu dan pasangan memutuskan untuk menikah dalam 2 tahun ke depan. kamu dan pasangan menyatukan pendapatan bulanan yang sudah disisihkan sebesar Rp 2.000.000 untuk didanai di KoinP2P.

Setelah itu, nominal pendanaan yang bisa kamu tambahkan setiap bulan adalah Rp2.000.000.

Dalam 2 tahun, seberapa jauh tingkat pertumbuhan dana yang telah kamu danai dengan suku bunga efektif tahunan sebesar 18%, akan menghasilkan Rp60.985.052

Hasil yang besar bukan?


Menggelar pernikahan yang seluruh biayanya dibebankan pada diri sendiri tanpa merepotkan orangtua tidak cuma butuh tekad yang kuat, namun juga usaha yang besar.

Namun tak ada yang tak mungkin asal ada niat. Yang terpenting kamu dan pasangan harus terus berkomitmen.

Karena selain keuntungan seperti di atas bisa kamu dapatkan, kamu dan pasangan pun akan merasakan kebahagiaan yang lebih karena hasil kerja keras kamu dan pasangan selama ini.

 

Semangat dan selamat mencoba.


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.