Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Intip Perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan, Yuk!

Intip Perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan, Yuk!

·
3 menit
·
perbedaan ori dan sukuk tabungan

Berdasarkan prinsip pengelolaannya, Surat Berharga Negara (SBN) memiliki beragam jenis, di antaranya ORI (Obligasi Negara Ritel) dan ST (Sukuk Tabungan). Simak perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan pada artikel ini, yuk!

Sejak awal tahun 2022, pemerintah telah menerbitkan 5 SBN, yaitu ORI021, SR016, SBR011, SR017, ORI022, dan terakhir ST009.

Meskipun sama-sama SBN Ritel, namun masing-masing SBN memiliki karakteristiknya masing-masing. Nah, khusus di artikel ini KoinWorks akan mengulas perbedaan kedua seri SBN ritel terakhir, yaitu perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan (ST).

Ingin tahu perbedaannya? Yuk, simak!


Perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan (ST)

1. Jangka Waktu

Perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan (ST) yang pertama adalah dari segi tenor atau jangka waktu. 

Apabila kamu berinvestasi pada ORI yang bertenor 3 tahun, kamu masih tetap bisa memperjualbelikan dana investasi di pasar sekunder kapan saja jika ingin mencairkan dananya. 

Akan tetapi, berbeda jika kamu menyimpan dana di Sukuk Tabungan. Dana investasi kamu akan dikunci selama 3 tahun yang artinya kamu tidak bisa mengambil dana tersebut sewaktu-waktu. Namun, jika suatu waktu kamu benar-benar terdesak dan membutuhkan dana, pemerintah menyediakan fasilitas pencairan awal (early redemption) tanpa dikenakan biaya apapun maksimal 50 persen dari nilai investasi.


2. Kupon 

Dari segi kupon atau imbal hasil, ORI dan Sukuk Tabungan juga memiliki perbedaan. 

ORI menawarkan kupon yang bersifat tetap atau fixed rate sampai dengan jatuh tempo. Artinya, imbal hasil yang diberikan dari awal sampai jatuh tempo akan selalu tetap dan dibayar setiap bulan. 

Berbeda dengan Sukuk Tabungan, SBN ini menawarkan kupon yang bersifat floating with floor. Artinya, ada batas bawah dari imbal hasil yang dibayarkan setiap bulan. Jika suku bunga acuan naik, maka imbal hasil ikut naik. Namun, jika suku bunga acuan turun belum tentu imbal hasil akan turun juga karena menyesuaikan batas minimal.


3. Diperjualbelikan di Pasar Sekunder

Perbedaan yang satu ini telah sedikit disinggung pada poin nomor 1, tapi di sini KoinWorks akan memperjelasnya. 

Setelah diterbitkan di pasar perdana, ORI bisa dijual kembali sebelum jatuh tempo dan bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Bagi kamu yang kurang familiar dengan pasar sekunder, pasar ini adalah kelanjutan dari pasar perdana di mana efek-efek yang telah dicatatkan di Bursa Efek dapat diperjual-belikan. Akan tetapi, perdagangan di pasar sekunder baru di buka ketika minimum holding period selesai, yakni setelah dua kali pembayaran kupon. 

Sedangkan, Sukuk Tabungan tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder sehingga investor mau tidak mau harus tetap memegang hingga jatuh tempo. Namun, pemerintah memberikan kelonggaran juga melalui fasilitas early redemption atau pelunasan sebagian sebelum jatuh tempo setelah 1 tahun investasi. Syaratnya, kamu harus memiliki minimal kepemilikan awal Rp2 juta dalam satu transaksi dan maksimal yang bisa dicairkan 50 persen.


4. Potensi Capital Gain

Harga ORI bisa naik atau turun, tergantung dari permintaan di pasar. Misalnya, ketika investor membeli Rp5 juta, dia bisa menjual kembali ke harga yang lebih tinggi dengan mempertimbangkan besaran kupon yang bisa diterima. 

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi pada Sukuk Tabungan, maka kamu tidak berkesempatan untuk mempunyai potensi kenaikan harga (capital gain). Artinya, bila investor membeli Rp5 juta, maka pada saat jatuh tempo pembayaran pokok yang diterimanya pun akan tetap Rp5 juta. 


Sampai juga pada penghujung informasi perbedaan ORI dan Sukuk Tabungan. Semoga bermanfaat, ya!

Buat kamu yang tertarik investasi pada SBN Ritel, ST009 sebagai SBN Ritel terakhir di tahun 2022 akan membuka penawarannya pada tanggal 11 November mendatang, lho. Caranya, beli ST009 secara online saat masa penawaran berlangsung kapan pun dan di mana pun melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk Kementerian Keuangan, salah satunya di KoinBond dari KoinWorks.

Sebelum membeli ST009, kamu perlu melakukan registrasi akun di KoinBond terlebih dahulu, Sobat KoinWorks. Ikuti cara berikut, ya!

Yuk, investasi ST009 di KoinBond!

Dengan KoinWorks, #SatuKlikUntukWujudkan finansial impianmu.

Kunjungi KoinBond!

Simulasi Pendanaan KoinWorks
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
Ketahui profil risiko investasi Anda
Profil Risiko

Berdasarkan hasil profiling kami, maka risiko investasi yang cocok untuk Anda adalah dengan imbal hasil hingga .

Jumlah dan Jangka Waktu Investasi

Masukkan jumlah dan jangka waktu pendanaan untuk mensimulasikan diversifikasi dan imbal hasil yang akan kamu dapat.

Rp ,00
Rp ,00
Perkenalkan diri Anda

Kami akan memberikan informasi mengenai promo KoinWorks setiap bulannya ke email Anda.

+62
Rekomendasi Diversifikasi

Dengan modal awal Rp dan tambahan Rp tiap bulan, maka rekomendasi diversifikasimu adalah sebagai berikut:

Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:

Dengan imbal hasil sebesar per tahun, setelah tahun maka perkiraan pengembalian uangmu adalah sebagai berikut

Rp,-

Mulai Mendanai

Mulai lakukan pendanaan di aplikasi KoinWorks sekarang dan dapatkan gratis KOIN (dana percobaan) sebesar Rp350.000,- untuk Anda gunakan di KoinP2P

Install Aplikasi KoinWorks

Artikel Terkait

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

E-Book Gratis

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

Berlangganan

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda menyetujui Ketentuan Penggunaan kami dan mengakui Pernyataan Privasi kami.

Download E-book​

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda menyetujui Ketentuan Penggunaan kami dan mengakui Pernyataan Privasi kami.

Formulir Pendaftaran

Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​