Bisnis Franchise SPBU Pertamina: Syarat, Kriteria Lokasi, Cara Daftar dan Biayanya

franchise SPBU Pertamina

Setiap tahun jumlah kendaraan kian bertambah. Maka dari itu, bisnis franchise SPBU Pertamina patut kamu perhitungkan.

Sebab, layaknya manusia yang membutuhkan makan dan minum, kendaraan pun membutuhkan bahan bakar minyak untuk bisa menjalankan tugasnya. 

Bagi Sobat KoinWorks yang ingin mencoba peruntungan di bisnis ini, berikut KoinWorks rangkumkan informasi kemitraannya. 

Yuk, simak!


Syarat Buka Franchise SPBU Pertamina

Terdapat beberapa syarat dan dokumen yang harus dipenuhi untuk membuka franchise SPBU Pertamina. 

Apa saja?

1. Calon mitra merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki bisnis atau badan usaha. 

2. Mempersiapkan beberapa dokumen untuk melengkapi isian data pada aplikasi online, seperti:

  • Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Salinan akta pendirian perusahaan.
  • Salinan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan.
  • Salinan bukti kepemilikan lahan.
  • Salinan bukti kepemilikan usaha sejenis (jika ada).
  • Salinan bukti kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) (jika ada).
  • Salinan Sertifikat Pasti Pas atau bukti mengikuti program Pertamina Way (jika calon mitra telah memiliki SPBU).
  • Cetakan rekening koran satu tahun terakhir atas nama pemilik badan usaha.
  • Cetakan rekening giro satu tahun terakhir.

3.  Akta pendirian Perseroan Terbatas (PT) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

4. Menyiapkan dokumen pendukung sebanyak dua rangkap untuk kelancaran proses verifikasi yang meliputi:

Kategori Status Dokumen Kepemilikan Dokumen Pelengkap
Status kepemilikan tanah Hak Guna Bangunan (tidak dijaminkan) Sertifikat Hak Guna Bangunan a/n Badan Usaha
Sertifikat Hak Guna Bangunan a/n Pemilik Badan Usaha Bukti transaksi
Hak Guna Bangunan ( dijaminkan) Sertifikat Hak Guna Bangunan a/n Badan Usaha Surat Keterangan Tanah dari BPN
Sertifikat Hak Guna Bangunan a/n Pemilik Badan Usaha
  • Surat Keterangan Tanah dari BPN
  • Bukti transaksi
Sewa > 20 tahun (khusus CODO1) atau Tanah Adat Surat Perjanjian Sewa Menyewa (Notarial) Bukti transaksi atau surat perjanjian
Akta Jual Beli Akta Jual Beli a/n Badan Usaha
Akta Jual Beli a/n pemilik Badan Usaha Bukti transaksi
Pengikat Jual Beli (dari Notaris) Akta Jual Beli a/n PT
Akta Jual Beli a/n pemilik Badan Usaha Bukti transaksi
Girik/Persil C Girik/Persil C a/n Badan Usaha Surat Pengikatan Jual Beli
Girik/Persil C a/n pemilik Badan Usaha
  • Surat Pengikatan Jual Beli
  • Bukti transaksi
Belum ada lahan Dana pembelian lahan tersedia 100%, ada kwitansi DP, KTP pemilik lahan, fotokopi sertifikat tanah, dan surat pernyataan jual beli Bukti transaksi

Baca Juga: Cara Membuat Kwitansi Jual Beli Yang Sah


Kriteria Lokasi SPBU Pertamina

Untuk membuka franchise SPBU Pertamina, terdapat ketentuan mengenai luas minimal lahan yang disesuaikan dengan letak lahan yang akan dibangun menjadi SPBU. 

Misalnya, lahan yang akan dibangun SPBU terletak di jalan utama yang mana masuk dalam tipe A, maka luas lahan yang harus dimiliki minimal 1800 m2. 

Selain tipe A, terdapat tipe B, dan C yang masing-masing memiliki minimum luas, lebar muka, lebar samping, serta perkiraan volume penjualannya masing-masing. Berikut rinciannya:

  1. Luas minimum lahan 1800 m2 untuk Tipe A dan 1500 m2 untuk Tipe B dan C.
  2. Lebar muka minimum lahan 20 meter baik untuk Tipe A, B, maupun C. 
  3. Lebar samping minimum 90 meter untuk Tipe A, 75 meter untuk Tipe B, dan 65 untuk Tipe C. 
  4. Perkiraan volume penjualan untuk Tipe A >35 kL (kiloliter), Tipe B >25 kL dan <= 35 kL, dan Tipe C >20 kL dan <=25 kL.

Cara Daftar Franchise SPBU Pertamina

Untuk mendirikan franchise SPBU Pertamina, terdapat tiga tahapan pendaftaran online yang harus dilewati, yaitu:


1. Proses Input Data

Terdapat enam langkah dalam proses penginput data, yaitu:

  • Pemilihan Lokasi 

Hal pertama yang harus kamu lakukan pada proses penginputan data adalah pemilihan lokasi bisnis franchise SPBU Pertamina.

Nantinya, terdapat pilihan lokasi yang bisa kamu pilih. Mulai dari provinsi, kota/kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan keterangan cangkupan lokasi. 

  • Registrasi

Setelah memilih lokasi, calon mitra akan diminta mendaftarkan nama perusahaan, memasukkan alamat email, serta nomor handphone untuk pendaftaran akun. 

Ketika berhasil, calon mitra akan mendapatkan nomor registrasi yang dapat digunakan untuk melakukan pengecekan status aplikasi dan pengisian data di website. 

  • Aktivasi Akun 

Selesai melakukan proses registrasi, calon mitra akan menerima email yang berisi tombol aktivasi akun serta SMS yang berisi kode aktivasi. 

Klik tombol tersebut serta masukan kode aktivasi yang tersedia untuk melanjutkan proses input data. 

  • Mengisi Profil Pengusaha 

Langkah selanjutnya, calon mitra akan diminta untuk mengisi profil pengusaha yang meliputi riwayat pendidikan, pekerjaan, serta kewirausahaan calon mitra untuk mengetahui performansi calon mitra dalam menjalankan usaha sebelumnya.

Nantinya, hal tersebut akan melalui proses verifikasi dan menjadi data pendukung dalam pertimbangan tim kelayakan untuk menganalisis kelayakan bisnis yang diajukan. 

  • Mengisi Profil Perusahaan

Selanjutnya, calon mitra juga akan diminta untuk mengisi data profil perusahaan untuk mengetahui performa dan kemampuan finansial perusahaan yang didaftarkan. 

Sama halnya dengan profil pengusaha, profil ini nantinya akan melalui proses verifikasi dan menjadi data pendukung untuk menganalisis kelayakan bisnis yang diajukan. 

  • Tata Letak 

Langkah terakhir dalam proses penginputan data adalah tata letak. 

Di sini calon mitra akan diminta untuk mengisi data spesifik mengenai lokasi yang akan digunakan untuk bisnis franchise SPBU Pertamina. 

Mulai dari bentuk lahan, posisi, kondisi, maupun hal-hal lainnya yang menyangkut dalam persyaratan lokasi yang harus dipenuhi. 

Sebab, dalam franchise SPBU Pertamina lokasi memiliki bobot pertimbangan terbesar dalam penilaian kelayakan proposal.

Apabila terdapat variabel yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan Pertamina, maka akan secara otomatis terdiskualifikasi. 

Namun, terdapat pengecualian, yaitu apabila calon mitra mengubah variabel sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Baca Juga: Rumus Menghitung Dana Darurat


2. Proses Verifikasi Awal

Setelah melewati proses penginputan data, langkah selanjutnya adalah proses verifikasi awal. 

Terdapat dua jenis seleksi pada proses ini, yaitu: 

  • Seleksi kesiapan finansial, bertujuan untuk menilai kemampuan pengelolaan finansial serta kesiapan finansial calon mitra. 
  • Seleksi kesiapan lahan, bertujuan untuk menilai kelayakan lahan yang diajukan untuk bisnis franchise SPBU Pertamina. 

3. Proses Verifikasi Lapangan

Proses terakhir dalam prosedur pendaftaran online franchise SPBU Pertamina adalah verifikasi lapangan. 

Tujuannya, untuk menyamakan data yang telah diinput oleh calon mitra dengan fakta sebenarnya di lapangan. 

Apabila calon mitra dinyatakan layak setelah proses verifikasi lapangan, maka calon mitra akan mendapat persetujuan kelayakan secara bisnis dari Pertamina. 


Biaya Franchise SPBU Pertamina

Setelah mengetahui syarat, kriteria lokasi, hingga cara daftar bisnis franchise SPBU Pertamina, tak lengkap rasanya jika tidak mengulik mengenai biaya franchise-nya.

Melansir dari Bisnis.com, biaya franchise SPBU untuk Tipe A di atas Rp500 juta. Sementara itu, untuk Tipe B dan C calon mitra setidaknya harus menyiapkan Rp500 juta. 

Adapun terdapat dua bentuk kerja sama kemitraan yang ditawarkan oleh Pertamina, yaitu:

  • CODO (Company Owned Dealer Operated), yaitu bentuk kerja sama SPBU Pertamina dengan pihak-pihak tertentu melalui pemanfaatan lahan milik perusahaan maupun individu untuk dibangun SPBU Pertamina. 
  • DODO (Dealer Owned Dealer Operated), yaitu bentuk kerja sama SPBU Pertamina yang mana lokasi dan investasi seluruhnya dilakukan oleh calon mitra. 

Baca Juga: Bisnis Franchise Menguntungkan


Gimana? Tertarik mencoba?

Untuk membangun bisnis franchise SPBU Pertamina, tentu kamu memutuhkan modal usaha. 

Apabila kamu belum memiliki modal yang cukup, tidak ada salahnya untuk mengajukan pinjaman modal usaha dari KoinBisnis, lho.

Tenang, pinjaman modal dari KoinBisnis menawarkan bunga rendah, kok! Cuma 0,75%-1,67% saja per tahun!

Jadi, tunggu apalagi?

Yuk, kembangkan bisnismu dengan pinjaman bisnis dari KoinWorks!

Baca juga: Cara Daftar Bisnis Pertashop, Berapa Modal yang Dibutuhkan?

Pinjaman Modal Usaha

Dapatkan berbagai informasi seputar Pengembangan Bisnis dan Daily lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Gina Valerina

Gina Valerina

Gina began her professional journey within the realm of finance, accumulating a wealth of invaluable insights and hands-on experiences. Building upon this extensive background, she uses her expertise to carefully create informative articles. Each article is born from in-depth research and her unwavering dedication to providing her audience with well-verified insights.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.