Home » Blog » Bisnis & UKM » Kisah Sukses HMNS: Memulai Bisnis dengan Modal 10 Juta dan Pernah Gagal Dua Kali!

Kisah Sukses HMNS: Memulai Bisnis dengan Modal 10 Juta dan Pernah Gagal Dua Kali!

kisah sukses hmns

Tahukah kamu? Kisah sukses HMNS dimulai dari modal Rp10 juta, lho. Namun, dengan tekad dan mimpi besar untuk dikenal luas oleh masyarakat, modal awal Rp10 juta bukan menjadi masalah.

Parfum merupakan kebutuhan penting dalam menunjang penampilan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Tak jarang, banyak orang yang rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah hanya untuk membeli parfum.

Atas dasar itulah, Rizky Arief Dwi Prakoso, CEO sekaligus Founder HMNS terpikir untuk meracik parfum berkualitas dengan harga terjangkau. Supaya semua kalangan dapat membeli parfum berkualitas tanpa harus merogoh kocek yang dalam. 

Lantas, bagaimana perjalanan Rizky Arief dalam membangun HMNS? 

Simak kisah sukses HMNS pada artikel di bawah ini.

Awal Berdiri HMNS

Tidak ada kisah sukses, sebelum kisah tersebut dimulai. Begitu pula kisah sukses HMNS. Simak cerita lengkap awal berdirinya HMNS. 

Awal mula kepercayaan Rizky dalam membangun HMNS adalah ketika melihat antusias masyarakat terhadap brand lokal pada beberapa tahun terakhir. 

Selain itu, fakta bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan mendukung untuk membuat parfum dengan kualitas internasional juga menjadi pertimbangannya. 

Karena selama ini, Indonesia aktif menjadi produsen bahan mentah parfum dunia.

Daripada hanya menjual bahan mentah, mengapa kita tidak membuatnya sendiri? 

Kira-kira seperti begitulah pemikiran Rizky pada saat itu. 

Hingga, pada September 2019 di bawah naungan PT Hadir Mengharumkan Nusantara, Rizky dan kawan-kawan meluncurkan brand HMNS. 

Sesuai namanya, ia bertekad untuk mengharumkan nusantara melalui produk berkualitas yang dapat dinikmati semua kalangan.

Pada awal pendiriannya, HMNS tidak memiliki investor. Bisnis tersebut hanya mengandalkan kas perusahaan, itu pun dengan modal awal Rp10 juta saja. 

Dan untuk mewujudkan parfum sesuai yang diinginkan pun tak semudah yang dibayangkan Rizky. Sebab, desainer parfum di Indonesia masih sangat sedikit dan memerlukan beberapa bahan dari luar negeri pula. 

Untuk itu, dalam proses produksi parfum HMNS bekerjasama dengan perfumer Indonesia sekaligus perusahaan Eropa untuk membantu dalam tahapan Research & Development

Seiring berjalannya waktu, satu persatu kendala berhasil teratasi dan HMNS pun selalu berusaha untuk menghadirkan inovasi jenis wewangian yang bisa menjadi favorit konsumennya. 

Usaha HMNS untuk Menarik Minat Masyarakat

Selain produksi, hal yang tak kalah penting dalam bisnis adalah pemasaran produk.

Bagaimana rahasia HMNS dalam memasarkan produk?

HMNS sangat memaksimalkan penjualan produknya secara online. Hal ini mereka yakini dapat mengurangi biaya produksi sekaligus menjangkau target pasar yang lebih luas

Namun, karena HMNS merupakan produk parfum yang mana mengandalkan aroma yang harus dicoba, membuat Rizky harus menghadapi tantangan baru ketika menjualnya secara online

Terlebih, HMNS merupakan brand baru. Untuk itu, customer relationship menjadi kunci utama HMNS untuk menarik peminat, sekaligus mengenalkannya pada masyarakat. 

Caranya, dengan menuntut diri untuk memiliki karakter, membangun komunikasi, memahami, dan memberikan pelayanan yang lebih baik dari existing brands. 

Misalnya, dengan mengangkat cerita-cerita orang yang menggunakan brand HMNS, sehingga mereka yang belum pernah menggunakan HMNS bisa lebih terbayang akan aromanya.

Dan ternyata, cara ini terbilang efektif dalam pemasaran brand HMNS dan memperkuat engagement antara HMNS dengan konsumen. 

Terbukti, kini HMNS berhasil menyaingi brand-brand ternama di dunia, sebut saja YSL, Dior, Bvlgari, dan Channel, serta berhasil menjual 10.000 pcs parfum setiap bulannya. 

Bahkan, pada bulan Agustus 2021 lalu, HMNS bisa menjual 1 juta parfum melalui e-commerce, lho!

Sempat Mengalami Kegagalan dari Bisnis Sebelumnya

Sebelum mendirikan HMNS, Rizky yang pada dasarnya menyukai dunia bisnis telah mengalami jatuh bangun dalam mendirikan bisnis.

Namun, jatuh bangun itulah yang mengantarkan kesuksesannya dalam mendirikan HMNS. 

Kisah sukses HMNS merupakan hasil pembelajaran dari kegagalan Rizky pada bisnis sebelumnya. 

Sebelum mendirikan HMNS, ia sempat mengalami 2x kegagalan pada bisnis, yaitu bisnis sepatu dan konsultan bisnis marketing. 

Kegagalannya tak mematahkan semangat Rizky dalam berbisnis. 

Seolah tak kapok dengan rentetan kegagalan, ia kembali bangkit dan membangun HMNS meskipun hanya dengan modal awal Rp10 juta. 

Hingga akhirnya, ia berhasil membuktikan bahwa bisnisnya kali ini bisa sukses meskipun dengan modal yang kecil.

Jadi, buat kamu yang ingin memulai bisnis, jangan ciut di awal karena modal awal yang kecil, ya. Selagi tujuan bisnis kamu jelas, investor pasti akan tertarik untuk berinvestasi, kok. 

Terakhir, untuk mewujudkan mimpi, tentu kamu harus siap mulai dan siap gagal. 

Itulah kisah sukses HMNS yang sangat menginspirasi. 

Gimana? Semakin termotivasi untuk memulai bisnis impianmu?

Kalau kamu rasa perlu modal bisnis, produk KoinBisnis dari KoinWorks akan dengan senang hati memberikan pinjaman modal bisnismu, lho.

Dengan KoinBisnis, kamu bisa menikmati layanan bunga dengan biaya terjangkau, yaitu mulai dari 0,75% – 1,67% per bulan dan tenor hingga 24 bulan.

Yuk, bangun bisnis impianmu! 

KoinWorks, Satu Klik Untuk Wujudkan Finansial Impianmu.

Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Artikel Terkait
Kisah Sukses HMNS: Memulai Bisnis dengan Modal 10 Juta dan Pernah Gagal Dua Kali!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​