Home » Strategi-bisnis » Persiapkan Perlengkapan Ini, Sebelum Memulai Bisnis Ayam Geprek!

Persiapkan Perlengkapan Ini, Sebelum Memulai Bisnis Ayam Geprek!

Persiapkan Perlengkapan Ini, Sebelum Memulai Bisnis Ayam Geprek!

Apa saja perlengkapan yang kamu butuhkan untuk memulai sebuah bisnis ayam geprek?

Apakah kamu sadar, meskipun sudah banyak yang menjual ayam geprek, tapi penjual-penjual baru tetap saja bermunculan, dan selalu mudah mendapatkan respon positif dari masyarakat?

Dengan adanya peluang bisnis seperti ini, mungkin kamu tertarik ingin mencoba juga?

Nah, sebelum itu, kita lihat dulu apa saja perlengkapan yang kamu perlu siapkan, sebelum kamu bisa memulai bisnis ayam geprek.


6 Perlengkapan Dasar untuk Memulai Bisnis Ayam Geprek

Dalam memulai suatu bisnis, tentu kamu perlu mengetahui apa saja alat dan perlengkapan yang akan kamu butuhkan.

Tidak terkecuali pada sebuah bisnis kuliner, terutama pada bisnis ayam geprek.

Nah, berikut adalah beberapa perlengkapan yang mungkin akan sangat kamu butuhkan untuk memulai sebuah bisnis ayam geprek.

Silakan disimak!


1. Bahan baku makanan

Tentunya bahan baku makanan menjadi hal utama yang perlu kamu perhatikan dalam bisnis ayam geprek ini.

Berikut daftar & harga bahan baku makanan yang dibutuhkan dalam bisnis ayam geprek:

Daging ayam
Harga daging ayam per ekor saat ini adalah sekitar Rp36.000,00; di mana satu ekor bisa kamu potong menjadi 12-15 bagian, tergantung besar porsi yang kamu rencanakan.

Di sini kita menggunakan daging ayam broiler, dengan asumsi biaya daging ayam per porsi adalah sekitar Rp3.000,00.

Tepung bumbu
Untuk tepung bumbu, kisaran harganya Rp20.000,00 per kilogram. Kita asumsikan 1 kilogram tepung bumbu bisa kamu gunakan untuk 100 potong daging ayam.

Jadi biaya tepung per porsi adalah sekitar Rp200,00.

Minyak goreng
Harga minyak goreng saat ini adalah sekitar Rp50.000,00 per 2 liter.

Kita asumsikan 2 liter minyak goreng bisa bisnismu gunakan untuk menggoreng 80 potong daging ayam.

Jadi harga minyak goreng per porsi adalah Rp625,00. Kita bisa bulatkan menjadi Rp700,00 jika kamu menggunakan minyak goreng untuk membuat sambal juga.

Cabai & bawang
Harga cabai saat ini sekitar Rp45.000,00 per kilogram, bawang merah Rp34.000,00, dan bawang putih Rp35.000,00.

Asumsikan satu porsi sambal membutuhkan cabai & bawang seharga Rp2.100,00.

Beras
Harga beras per kilogram adalah Rp15.000,00.

Satu porsi beras membutuhkan 150 gram beras, sehingga harga beras untuk satu porsi adalah sekitar Rp2.200,00.

Sayur
Harga timun per kilogram kira-kira sekitar Rp18.000,00.

Untuk satu porsi ayam geprek membutuhkan dua potong timun, sehingga bisa kita asumsikan harga timun per porsi yaitu Rp 300,00.

Dari harga di atas, perkiraan kasar untuk satu porsi ayam geprek yaitu Rp 8.550,00.

Apabila target penjualan bisnismu sekitar 40 porsi per hari, maka modal bahan makanan yang kamu butuhkan sekitar Rp 400.000,00 per hari.


2. Perlengkapan pendukung operasional

Bahan baku makanan di atas tentu membutuhkan perlengkapan tambahan agar bisa kamu simpan dan masak.

Oleh karena itu, kamu juga perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:

Gas LPG
Isi tabung gas LPG dengan berat 3 kilogram, yaitu Rp20.000,00.

Kita asumsikan untuk membeli gas LPG sebanyak Rp440.000,00 per bulan.

Listrik
Untuk dapur, kita asumsikan Rp80.000,00 per bulan.

Air PDAM
Untuk keperluan dapur, kita asumsikan Rp150.000,00 per bulan.

Dengan pertimbangan di atas, maka biaya perlengkapan pendukung operasional yang perlu bisnismu persiapkan yaitu sekitar Rp670.000,00 per bulan.


3. Perlengkapan dapur

Beberapa perlengkapan dapur yang perlu kamu persiapkan dan harus selalu siap, di antaranya:

  • Tabung gas LPG kosong ukuran 3 kilogram. Harga tabung gas kosong sekitar Rp165.000,00. Bisnis ayam geprek milikmu mungkin membutuhkan 3 tabung gas kosong, dengan total Rp495.000,00.
  • Kompor gas, seharga Rp400.000,00.
  • Regulator gas, seharga Rp75.000,00.
  • 1 set wajan beserta serokan penggorengan, seharga Rp75.000,00.
  • Rice cooker, seharga Rp250.000,00.
  • Beberapa wadah dan sendok memasak, dengan harga Rp100.000,00.
  • Pisau, seharga Rp40.000,00.
  • Talenan, seharga Rp10.000,00.
  • Cobek batu, seharga Rp180.000,00.

Dengan perhitungan di atas, maka modal awal usaha untuk membeli perlengkapan dapur adalah sekitar Rp1.625.000,00.


4. Penyajian makan di tempat

Jika kamu membuka tempat makan & mengizinkan konsumen untuk makan di tempat, ada beberapa pilihan dalam cara penyajian makanan, di antaranya:

Menggunakan piring plastik
Hal ini jika kamu menyasar pasar menengah ke bawah, dengan konsep rumah makan yang sederhana.

Harga piring plastik cukup murah, yaitu sekitar Rp2.000,00. Jika kamu membutuhkan 40 buah piring, maka total biayanya bisa mencapai Rp80.000,00.

Menggunakan piring keramik atau piring kaca
Piring keramik polos atau piring kaca akan lebih tahan lama daripada piring plastik, meskipun harganya sedikit lebih mahal.

Harganya sekitar Rp6.000,00 per buah. Jika kamu membutuhkan 40 buah piring, maka total biayanya sekitar Rp240.000,00.

Menggunakan piring rotan
Dengan cara ini kamu tidak perlu kerepotan menyuci piring, karena kamu tinggal membuang kertas alas piring rotan.

Harga piring rotan adalah Rp3.000,00 per buah. Jika kamu membutuhkan 40 buah piring rotan, maka total biayanya sekitar Rp120.000,00.

Sementara itu harga kertas alas piring rotan sebesar Rp20.000,00 per 250 lembar, akan masuk ke biaya perlengkapan pendukung operasional.

Apapun piring yang kamu pilih, kamu tetap perlu membeli sendok dan gelas untuk layanan makan di tempat.

Harga 1 set sendok dan garpu stainless steel adalah sekitar Rp2.000,00. Jadi, untuk 40 set sendok garpu total biayanya adalah Rp80.000,00.

Sedangkan harga gelas kaca ukuran sedang adalah Rp8.000,00 per buah. Total biaya untuk 40 buah gelas adalah Rp320.000,00.

Dengan begitu, kamu kira-kira perlu menyiapkan modal untuk perlengkapan penyajian makan di tempat sekitar Rp600.000,00.

Kamu juga bisa menekan pengeluaran ini dengan memulai bisnis ayam geprek secara online.


5. Pengemasan makanan

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan modal untuk biaya pengemasan produk ayam geprek, baik di saat kamu memutuskan untuk berjualan online maupun offline.

Kamu bisa menggunakan styrofoam sebagai kotak pembungkus. Harga styrofoam ini sekitar Rp600,00 per buah.

Nah, untuk stok awal, kamu bisa membeli 100 buah dengan total biaya Rp60.000,00.

Kamu juga perlu menyiapkan kertas alas pembungkus, dan juga karet gelang atau stapler untuk mengunci bungkus makanan; total biayanya sekitar Rp50.000,00.


6. Sewa tempat

Menyewa tempat untuk berjualan ayam geprek adalah langkah yang strategis jika kamu bisa menemukan lokasi yang sesuai.

Misalnya saja di area yang cukup ramai, seperti di sekitar perkantoran, pabrik, sekolah, atau kampus.

Kita asumsikan biaya sewa tempat ini sekitar Rp10.000.000,00 per bulannya.

Nah, rincian biaya di atas belum termasuk untuk biaya marketing serta gaji karyawan, loh.

Di saat memulai berbisnis ayam geprek, ada baiknya jika kamu mengutamakan marketing dengan promosi dari mulut ke mulut.

Sementara itu untuk tenaga kerja, sebaiknya mulai kamu mempertimbangkan menambah pegawai ketika bisnis sudah berjalan stabil.


Apakah Perlengkapan Bisnis Ayam Geprek Milikmu Sudah Cukup Lengkap?

Itulah beberapa perlengkapan dasar yang perlu kamu siapkan sebelum memulai bisnis ayam geprek.

Bagaimana, apakah tertarik untuk berbisnis ayam geprek? Jangan lupa menyiapkan perlengkapannya terlebih dahulu, agar bisnismu bisa berjalan cukup lancar dari awal, ya

Selamat mencoba!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

 

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Persiapkan Perlengkapan Ini, Sebelum Memulai Bisnis Ayam Geprek!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​