Home » Strategi-bisnis » 5 Cara Memperluas Target Pasar Bisnis Rendang via Online

5 Cara Memperluas Target Pasar Bisnis Rendang via Online

5 Cara Memperluas Target Pasar Bisnis Rendang via Online

Bagaimana cara memperluas target pasar secara online pada sebuah bisnis rendang?

Memperluas target pasar baru merupakan salah satu cara menaikan omzet penjualan pada bisnis kuliner seperti bisnis rendang.

Sebagai pemilik bisnis rendang, kamu pun bisa perluas target pasar yang baru melalui beragam media online. Sebab, media ini bisa lebih cepat menjangkau banyak orang.

Lalu, bagaimana cara memperluas target pasar bisnis ini melalui media online?


5 Cara Memperluas Target Pasar Bisnis Rendang via Online

Target pasar yang baru bisa kamu jangkau dengan menggunakan media online.

Selain lebih mudah dan murah, jangkauan target pasar baru untuk bisnis rendang milikmu pun jauh lebih luas dan banyak.

Jika ingin konsumen bisnis rendang milikmu bertambah, terapkan 5 cara memperluas target pasar baru melalui online berikut ini:


1. Memanfaatkan platform media sosial

Perkembangan media sosial saat ini harus kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan bisnis, salah satunya menjangkau target pasar lebih luas.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial populer, seperti Instagram, TikTok, atau Facebook. Ketiga media sosial ini memiliki jumlah pengguna yang aktif & cukup banyak di Indonesia.

Tidak hanya itu, perkembangan informasi atau konten dari ketiga media sosial tersebut juga cukup cepat.

Apalagi jika konten promosi yang kamu buat sangat unik dan menarik, maka peluang kontenmu dibagikan oleh akun-akun lain dari media sosial tersebut sangat besar.

Contoh konten promosi yang menarik untuk bisnis rendang adalah membagikan cara menyimpan rendang supaya awet.

Kemudian, kamu juga bisa menampilkan cara memilih rendang yang berkualitas, cara membuat bumbu rendang yang gurih dan enak, serta jenis konten lainnya.

Sebelum memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk menjangkau target pasar baru, kamu harus membuat akun media sosial yang profesional.

Misalnya, memakai username sama seperti nama bisnis milikmu, menggunakan foto berupa logo atau brand bisnis rendang milikmu, serta menuliskan alamat (jika melayani kunjungan langsung) dan nomor telepon.


2. Berkolaborasi dengan food vlogger

Keberadaan influencer, content creator, atau bahkan food vlogger juga bisa kamu manfaatkan untuk membantu memperluas target pasar bisnis rendang milikmu melalui platform online.

Bahkan, cara ini juga sudah banyak para pemilik bisnis kuliner lainnya lakukan demi menjangkau target pasar baru, supaya omzet penjualan bisnis mereka mengalami kenaikan.

Sebelum memilih food vlogger untuk bisnismu ajak bekerja sama, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu background, jumlah followers, dan sebaran followers mereka. Jika ingin target pasar baru milikmu lebih luas, maka pilih food vlogger paling populer, seperti @tanboy_kun, @mgdalenaf, atau @nexcarlos.

Sebagai food vlogger, tentu saja mereka akan me-review produk rendang milikmu melalui akun media sosial mereka.

Berikanlah briefing khusus yang menonjolkan keunggulan produk rendang milikmu. Misalnya, menggunakan daging sapi impor, menggunakan santan berkualitas, dan lainnya.

Keunggulan-keunggulan ini nantinya akan membuat para pengikut food vlogger yang bekerja sama dengan kamu menjadi tertarik dan membeli produk rendang milikmu.


3. Bergabung dengan online marketplaces

Perubahan gaya belanja masyarakat dari offline menjadi online mengharuskan kamu untuk gencar berpromosi melalui media online.

Selain melalui media sosial, kamu juga bisa memanfaatkan platform online marketplaces, seperti Shopee atau Tokopedia.

Kedua platform online marketplaces tersebut ternyata cukup efektif untuk memperluas target pasar, dan membantu meningkatkan omzet penjualan produk rendang milikmu.

Supaya menarik, ikuti beberapa program spesial, seperti promo potongan harga, yang memang platform tersebut sediakan. Misalnya, program gratis ongkir, memberikan voucher potongan harga, dan program menarik lainnya.

Cara bergabung dengan platform online marketplaces sangat mudah, dan hanya bisa kamu lakukan secara online. Contohnya jika kamu ingin berjualan di Shopee, maka bukalah situs https://shopee.com/, lalu pilih fitur “Mulai Jual”.

Langkah selanjutnya kamu akan diminta untuk mengisi data toko, mulai dari nama toko, alamat, nomor telepon, dan e-mail.

Setelah proses pendataan selesai, kamu akan diarahkan untuk mengunggah produk yang akan kamu jual lengkap dari nama, deskripsi, hingga harganya.


4. Menggunakan Google Business Profile

Google Business Profile juga bisa kamu manfaatkan untuk memperluas target pasar bisnis rendang milikmu.

Seperti namanya, platform ini merupakan bagian dari Google yang kerap banyak pemilik bisnis jadikan sebagai pelengkap promosi bisnis.

Cara kerja Google Business Profile ini sangat unik, yaitu menampilkan profil bisnis yang sesuai atau bahkan terdekat, berdasarkan kata kunci serta lokasi pencari informasi tersebut.

Sebagai contoh, bisnis produk rendang milikmu berada di daerah Tangerang.

Nah, ketika seseorang yang berada di Tangerang mencari informasi seputar “Toko Rendang Enak”. Maka, profil bisnis rendang milikmu pun secara otomatis akan muncul di halaman utama mesin pencarian Google.

Bergabung dengan Google Business Profile sangat mudah.

Pertama, kamu harus memiliki website supaya bisa mengakses Google Business Profile. Berikutnya, isi informasi data dengan lengkap. Kemudian, ikuti arahan yang muncul hingga proses pendaftaran selesai.


5. Bekerja sama dengan online delivery

Cara memperluas target pasar bisnis rendang melalui platform online yang terakhir adalah dengan bermitra dengan layanan online delivery, seperti Gojek atau Grab.

Layanan pengantar makanan online ini sangat konsumen sukai, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengunjungi lokasi bisnis makanan yang ingin mereka beli.

Oleh karena itu, demi memperluas target pasar baru untuk bisnis rendang, kamu harus menjalin mitra dengan layanan online delivery.

Supaya pembeli tertarik, buatlah promo-promo menarik, seperti potongan harga untuk varian produk tertentu.

Misalnya, diskon 2% untuk rendang daging sapi impor, dengan minimal pembelian di atas Rp50.000,00 atau promo menarik lainnya.


Siap Memperluas Target Pasar Baru Bisnis Rendang Secara Online?

Nah, itulah beberapa cara memperluas target pasar baru pada bisnis rendang secara online yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi marketing.

Mulai dari memanfaatkan media sosial, berkolaborasi dengan influencer dan food vlogger, memanfaatkan online marketplaces, menggunakan Google Business Profile, hingga bekerja sama dengan online delivery seperti Gojek dan Grab.

Yuk, perluas target pasar & tingkatkan omzet penjualan dengan menerapkan beberapa cara di atas, sekarang juga!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
5 Cara Memperluas Target Pasar Bisnis Rendang via Online

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​