Trik Analisis Pasar untuk Mengembangkan Bisnis Rendang

Bagaimana cara yang tepat untuk melakukan analisis pasar pada sebuah bisnis rendang?

Rendang adalah makanan khas Indonesia yang banyak orang sukai.

Rasa rempah yang kuat dan autentik membuat produk ini tidak akan pernah terasa “kuno”.

Namun, kamu tetap harus melakukan analisis pasar untuk mengembangkan bisnis rendang, agar produk yang kamu jual tetap relevan dan diterima banyak orang.

Lalu, bagaimana cara melakukan analisis pasar yang tepat untuk bisnis ini?


Lokasi & Kekuatan Ekonomi

Lokasi bisnis dan kekuatan ekonomi masyarakat sekitar sedikit banyak memberikan pengaruh.

Berikut gambaran untukmu agar kamu dapat menyusun analisis pasar bisnis rendang dengan tepat:

1. Konsumen kelas menengah ke bawah

Apabila lokasi bisnismu berada di tengah masyarakat dengan kekuatan ekonomi menengah ke bawah, produk rendang tentu terlihat “mahal” dan tidak menjadi prioritas.

Trik yang dapat kamu lakukan agar produk tetap bisa para konsumen terima adalah dengan menyajikan rendang dalam potongan kecil. Dengan cara ini, kamu dapat menjual produk dengan harga lebih terjangkau.

Strategi semacam ini telah diterapkan oleh banyak rumah makan yang berani menjual nasi rendang dengan harga serba Rp10.000,00.

Bahan dasar masakan rendang memang kebanyakan adalah daging sapi.

Demi memenangkan pasar, kamu bisa menyajikan rendang ayam, telur, tahu, atau tempe.

Dengan variasi seperti ini, targetmu tidak hanya untuk bisa masuk ke pasar menengah ke bawah, tetapi juga menciptakan ciri khas bisnis rendang.

2. Konsumen kelas menengah ke atas

Lain halnya jika bisnis rendang yang sedang kamu bangun berada di lokasi di mana bisnismu dapat menyasar konsumen kelas menengah ke atas.

Jika kamu melakukan analisis pasar terhadap kelompok konsumen bisnis rendang seperti ini, mereka umumnya bersedia membayar harga lebih untuk produk yang memang berkualitas, atau biasa disebut “premium”.

Maka, strategi yang dapat kamu lakukan adalah menjual rendang dengan potongan daging sapi, atau ayam yang besar. Kamu juga dapat menggunakan daging kualitas terbaik, misalnya daging ayam kampung.

Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan tentang menu pelengkap, penyajian, hingga pengemasan. Terutama jika bisnis rendang milikmu berupa rumah makan atau restoran.

Menu pelengkap yang dapat kamu pertimbangkan, misalnya seperti sayuran, krupuk kulit, dan berbagai rasa jus buah. Sedangkan pengemasan, alih-alih dengan kertas nasi, kamu dapat mengemasnya dengan paper box berlogo brand bisnismu.

Contoh restoran yang menjual produk rendang adalah Pagi Sore. Kamu dapat mengunjunginya untuk mempelajari bagaimana mereka membuat dan menyajikan makanan.


5 Trik Menjangkau Pasar dengan Variasi Produk

Mengembangkan proses jual beli secara online memungkinkan bisnis rendang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Demi mengembangkan bisnis, kamu dapat membuat variasi produk. Berikut ini beberapa ide untukmu.

1. Rendang daging sapi

Ini adalah variasi yang paling umum, bahkan bisa kamu bilang sebagai resep original.

Namun, sebenarnya kamu tetap dapat membuat variasi untuk menciptakan ciri khas brand bisnis rendang milikmu.

Salah satu idenya adalah dengan membuat rendang sapi dengan level rasa pedas. Kamu bisa mengintip strategi dari Rendang Nantulang untuk mencoba langkah ini.

2. Rendang ayam

Menurut analisis pasar bisnis rendang, daging ayam dapat kamu katakan lebih membumi daripada daging sapi.

Mengapa demikian? Karena harga daging ayam relatif lebih terjangkau. Selain itu, jenis daging ini juga terkenal mudah diolah dengan berbagai resep.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, variasi menu rendang ayam sebaiknya kamu pertimbangkan.

Tak hanya karena lebih murah daripada daging sapi, menu ini dapat menjadi pilihan bagi para pecinta ayam yang bosan dengan resep masakan ayam lainnya yang sudah umum.

3. Nasi goreng rendang

Trik mengembangkan bisnis rendang berikutnya adalah membuat variasi menu nasi goreng rendang.

Kita tentu sepakat bahwa nasi goreng adalah menu yang selalu sesuai untuk disantap setiap saat untuk segala kalangan.

Oleh karena itu, menggabungkan rendang ke menu yang satu ini patut kamu coba. Salah satu bisnis yang sudah sukses melakukan ini adalah Nasi Goreng Rendang Uda Bimbi.

4. Produk frozen

Produk rendang bisa kamu olah sedemikian rupa sehingga menjadi makanan yang tidak mudah rusak.

Oleh karena itu, kamu wajib mempertimbangkan untuk membuat jenis produk frozen berdasarkan hasil analisis pasar bisnis rendang yang menyebutkan bahwa masyarakat lebih suka sesuatu yang praktis.

Dengan cara ini, kamu tidak hanya sekadar menjual makanan, tetapi juga menjual kemudahan yang banyak konsumen butuhkan saat ini.

Kamu dapat menyertakan informasi cara menghangatkan kembali, sehingga rendang nikmat saat akan mereka konsumsi.

Salah satu bisnis makanan yang sudah memiliki produk rendang frozen adalah Wisma Hijau. Kamu dapat mencoba taktik ini juga.

5. Rendang untuk vegetarian

Tren pola hidup sehat semakin merebak belakangan ini.

Tidak hanya meningkatkan kuantitas dan kualitas olahraga, tak sedikit orang yang kemudian memutuskan untuk menjadi vegetarian.

Ceruk pasar ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan pasar bisnis rendang milikmu. Contohnya dengan mengolah bahan-bahan ramah vegetarian menjadi produk rendang.

Beberapa ide bahan dasar adalah tahu, tempe, jamur tiram, dan olahan kedelai.

Kamu dapat belajar dari brand VeGood yang menyajikan berbagai olahan kedelai dengan tekstur mirip daging ayam, di mana salah satu produknya adalah rendang ayam nabati.


Yuk, Analisis Pasar Bisnis Rendang untuk Kembangkan Bisnis!

Beberapa cara melakukan analisis pasar untuk mengembangkan bisnis rendang di atas dapat menjadi inspirasi bagi bisnismu.

Sebagai pemilik bisnis, kamu dapat melakukan pengamatan kekuatan ekonomi kelompok konsumen yang saat ini menjadi target pasar bisnis rendang milikmu, dan menyajikan berbagai varian menu.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!


KoinWorks NEO Lead Gen Form
Kelola Bisnis Lebih Cepat dan Mudah.
Yuk, Daftar Menjadi Bagian dari KoinWorks NEO Sekarang!
Apakah Bentuk Usahamu Saat Ini?

Dapatkan berbagai informasi seputar lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Gina Valerina

Gina Valerina

Gina began her professional journey within the realm of finance, accumulating a wealth of invaluable insights and hands-on experiences. Building upon this extensive background, she uses her expertise to carefully create informative articles. Each article is born from in-depth research and her unwavering dedication to providing her audience with well-verified insights.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Panduan Bisnis untuk Usahamu
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
Strategi Bisnis Untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial ebook cover
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
E-Book Gratis

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.