6 Cara Menentukan Target Pasar Bisnis Sepatu Anak

Bagaimana cara menentukan target pasar yang tepat pada sebuah bisnis sepatu anak?

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kamu tentu perlu menentukan terlebih dahulu siapa dan berapa besar target pasar bisnis tersebut.

Tanpa pengetahuan ini, bisnismu pasti akan mengalami kesulitan dalam menentukan target bisnis dan dalam mengembangkan bisnis ke depannya.

Hal ini tentu saja berlaku untuk setiap jenis bisnis, termasuk pada bisnis sepatu anak.

Lalu, bagaimana cara menentukan target pasar tersebut?


6 Cara Menentukan Target Pasar di Bisnis Sepatu Anak

Menentukan target pasar pada sebuah bisnis merupakan sesuatu yang tidak terlalu sulit, namun tidak bisa dilakukan secara sembarangan juga.

Kamu perlu memperkirakan berapa besar konsumen yang bisa kamu sasar, dan membandingkannya dengan kemampuan bisnismu secara keseluruhan.

Nah, berikut adalah beberapa cara dasar dalam menentukan target pasar bisnis sepatu anak milikmu.

Silakan disimak!


1. Mengenali konsumen yang menjadi target bisnis

Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum menentukan target pasar adalah mengetahui siapa konsumen yang dituju.

Tentunya karakteristik konsumen tersebut harus sesuai dengan produk sepatu anak yang kamu tawarkan.

Nah, ada 2 tahap yang bisa kamu lakukan untuk menentukan konsumen, yakni:

  • Segmentasi psikologis: Menentukan kelompok konsumen berdasarkan gaya hidup, minat atau keinginan, dan tingkat pendidikannya.
  • Segmentasi demografis: Menentukan kelompok konsumen sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan juga tingkat pendapatan. Bagi masyarakat tingkat pendapatan menengah ke bawah, biasanya lebih membutuhkan sepatu ergonomis yang bisa digunakan untuk sekolah, sekaligus olahraga.

2. Memahami kebutuhan konsumen

Cara menentukan target pasar bisnis sepatu anak selanjutnya adalah dengan memahami kebutuhan konsumen.

Hal ini menjadi bagian penting karena dalam bisnis sepatu anak, memprioritaskan kebutuhan konsumen adalah fokus utamanya.

Kamu harus tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Misalnya, kelompok konsumen keluarga muda akan membutuhkan sepatu atau alas kaki untuk bayi, kelompok konsumen dengan balita akan membutuhkan sepatu anak untuk beraktivitas di dalam dan luar rumah, dan lain sebagainya.


3. Memilih target kelompok konsumen

Kamu bisa mulai dengan menentukan calon konsumen atau kelompok konsumen mana yang akan menjadi target bisnismu.

Lalu, kamu perlu memahami kebutuhan dari target pasar tersebut, kemudian menilai bagaimana pola perilaku membeli target pasar di masyarakat.

Selain itu, kamu juga harus mampu mempelajari minat & kebutuhan calon konsumen. Hal ini akan membuatmu tahu apakah produk yang ditawarkan sudah sesuai dengan minat konsumen, atau belum.

Misalnya, di daerah sekitar lokasi bisnismu, konsumen cenderung hanya beli sepatu saat momen tahun ajaran baru, momen kenaikan kelas, & momen Hari Raya saja.

Maka, di momen tersebut kamu perlu menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, pastikan jika stok produknya sudah kamu perhitungan dengan baik, ya.


4. Melakukan observasi terhadap kompetisi

Dalam setiap bisnis pasti ada saja kompetitor yang kamu temukan di pasaran.

Maka dari itu, kamu harus pandai mengamati situasi persaingan di pasar. Tujuannya adalah agar kamu bisa menemukan celah untuk memenangkan hati para konsumen, dan membuat mereka tetap setia menggunakan produkmu.

Perlu kamu ketahui bahwa persaingan di pasaran bisa terjadi dari segi kualitas, harga, dan kemudahan dalam membeli.

Artinya, kamu harus kenali dengan baik bagaimana target pasar merespon produkmu dan bagaimana kompetitor menawarkan produk serupa.

Misalnya, kompetitor cenderung lebih unggul dalam penerapan digital marketing lewat Facebook Ads dalam menawarkan produknya.

Nah, jika bisnismu belum mencoba fitur tersebut, maka kamu bisa menggunakannya juga agar bisa menjangkau target pasar yang lebih luas.


5. Menjalin komunikasi dengan konsumen

Cara ini bisa kamu lakukan jika sebelumnya kamu sudah melakukan segmentasi pasar, dan mengetahui siapa yang menjadi target pasarmu.

Berkomunikasi dengan konsumen akan membantumu mengetahui produk sepatu anak seperti apa yang mereka butuhkan.

Komunikasi dengan konsumen bisa kamu lakukan secara langsung ketika mereka datang ke bisnismu, atau melalui media sosial dengan membuat konten yang sifatnya interaktif.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengumpulkan feedback dari mereka yang sudah pernah membeli produk dari bisnismu.

Jadi, nantinya kamu bisa menjadikan feedback tersebut sebagai bahan evaluasi agar kualitas produk & pelayanan bisa terus meningkat.


6. Memanfaatkan fitur analytic tools

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat bisa kamu manfaatkan untuk menentukan target pasar secara tepat, loh.

Kamu bisa menggunakan Google Trends untuk mencari tahu produk sepatu anak seperti apa yang banyak dicari orang.

Cara mudah untuk menggunakan Google Trends adalah dengan mengarahkan ke search bar. Isi topik yang ingin kamu cari tingkat tren atau kecenderungannya (dalam hal ini topik sepatu anak).

Setelah itu, tinggal pilih wilayah atau daerah yang ingin dijelajahi beserta rentang waktunya pencariannya. Berikutnya, kamu bisa pilih kategori untuk menjelajahi topik yang sesuai dengan industri bisnis tersebut.

Dari data yang ditampilkan, kamu akan mengetahui topik apa yang sedang ramai dibahas sesuai dengan lokasi yang sudah diatur.

Dengan begitu, maka akan lebih mudah bagimu dalam menentukan target pasar untuk produk sepatu anak yang bisnismu tawarkan.


Pentingnya Menentukan Target Pasar pada Bisnis Sepatu Anak

Itulah beberapa cara mudah dan tepat untuk menentukan target pasar dalam bisnis sepatu anak yang sedang kamu jalani.

Kamu bisa mulai dari mengenali karakter konsumen dan kebutuhannya, mengamati pergerakan kompetitor, hingga menggunakan analytic tools untuk mendapatkan estimasi besar target pasar untuk bisnismu.

Jika bisnismu sudah memiliki target pasar yang pakem, kamu akan bisa lebih mudah mengarahkan perkembangan bisnis ke depannya.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Dapatkan berbagai informasi seputar lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Gina Valerina

Gina Valerina

Gina began her professional journey within the realm of finance, accumulating a wealth of invaluable insights and hands-on experiences. Building upon this extensive background, she uses her expertise to carefully create informative articles. Each article is born from in-depth research and her unwavering dedication to providing her audience with well-verified insights.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Panduan Bisnis untuk Usahamu
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
Strategi Bisnis Untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial ebook cover
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
E-Book Gratis

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.