3 Produk Sukses Yang Sebelumnya Dianggap “Gila”

·
3 menit
mengatur keuangan - diskon-belanja-online-offline-toko-ecommerce-strategi bisnis offline

3 Produk Sukses Yang Sebelumnya Dianggap “Gila” – BPS atau Badan Pusat Statistik mencatat perkembangan bisnis yang merupakan berita baik bagi dunia ekonomi di tanah air yaitu peningkatan konsumen dari mancanegara terhadap produk-produk Indonesia terutama komoditas yang berupa kerajinan tangan.

Baca Juga: 7 Hal Yang Membuat Investor Tidak Mempercayai Anda

Produk-produk yang demikian pada umumnya dimulai dari industri rumahan yang lambat laun semakin berkembang besar hingga sanggup mengekspor produk buatannya.

Inilah sebabnya pemerintah harus semakin memberi perhatian lebih kepada bisnis-bisnis mikro atau kecil dengan memberikan bantuan pendampingan atau kucuran dana misalnya dengan kredit multiguna.

Baca Juga: 5 Buku Tentang Bisnis Yang Harus Dibaca Para Pengusaha

Ironisnya beberapa produk yang sukses merambah pasar internasional sebelumnya tak dipandang sebelah mata di dalam negeri.

Padahal mayoritas pembeli dari Eropa merasa puas dengan produk buatan tanah air karena dirasa lebih baik daripada produk Tiongkok. Nah, inilah 3 produk sukses yang sebelumnya dicemooh karena dianggap gila.

3 Produk Sukses Yang Sebelumnya Dianggap “Gila”

Produk spa dari Bali

Saat ini yang menjadi salah satu penggerak perekonomian warga masyarakat Bali adalah industri beragam produk spa.

Baca Juga: 7 Bisnis Dengan Modal Kurang Dari Rp 2 Juta

Produk-produk perawatan tubuh mulai dari ujung rambut hingga kaki ini banyak diminati masyarakat mancanegara seperti misalnya dari Australia dan Malaysia.

Pelaku sekaligus perintis usaha produk spa ini, yaitu Ni Wayan Djani mengatakan bahwa produk spa yang diproduksinya memang banyak digemari masyarakat di kedua negara tersebut dan hingga saat ini terdapat banyak klien tetap yang melakukan pembelian secara teratur.

Baca Juga: 3 Kampanye Kreatif Untuk Masalah Sosial

Produk-produk spa tersebut antara lain adalah scrub badan, lulur, minyak pijat, sabun, serta masker.

Hebatnya lagi beberapa pembeli dari Jepang menyempatkan untuk datang langsung ke Bali untuk berbelanja produk-produk spa ini.

Masih menurut perintis bisnis tersebut hal ini cukup membanggakan mengingat ini adalah bentuk kepercayaan serta penghargaan masyarakat mancanegara terhadapa produk spa buatan masyarakat lokal Bali.

Baca Juga: 4 Perbedaan Mendasar Pinjaman Dana Tunai Syariah dan Kredit Konvensional

Kesuksesan yang diraih wanita asli Bali ini tentu tak diperoleh dengan mudah bahkan penuh rintangan.

Saat merintis bisnisnya di tahun 1993 masyarakat sekitar justru mencemooh produk buatannya dan dikatakan sebagai barang dagangan dukun atau dalam bahasa Bali disebut Balian.

Baca Juga: 7 Bisnis Yang Memanfaatkan Kedatangan Turis Asing

Tetapi hal ini tak membuat pengusaha tersebut putus asa melainkan justru menjadi cambuk pelecut agar lebih bersemangat dalam mengembangkan bisnisnya.

Coklat Indoneia

Walaupun sebelumnya dicemooh bahwa produk coklat dari Indonesia tak akan disukai, tetapi ternyata kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya.

Baca Juga: Kesalahan Memilih Lokasi Usaha Yang Sering Dilakukan Pengusaha Pemula

Pada acara Indonesian Chocolate Tasting yang diselenggarakan oleh KBRI Wina Austria untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk dari tanah air pada kalangan industri di negara tersebut, produk coklat dari Indonesia justru banyak diminati para pengusaha Austria.

Acara yang digelar di Hotel Grand Sacher Wina tersebut bertujuan pula  untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara.

Baca Juga: Kunci Sukses Mencari Investor Individu Untuk Modal Awal Bisnis

Acara ini dihadiri oleh para pengusaha coklat dari Indonesia yaitu Serlly Tedjoprawiro sebagai owner dari Teja Sekawan Cocoa Industries yang bergerak dalam bidang ekspor produk olahan biji kakao.

Selain itu ada pula Tissa Aunilla yang mempunyai toko  Pipiltin Cocoa sekaligus produsen coklat dengan basis di ibukota.

Biji Pala Sulawesi Utara

Biji pala dari Sulawesi Utara tanpa diduga ternyata juga cukup diminati oleh konsumen luar negeri seperti misalnya Spanyol, Amerika, Eropa, Afrika, serta beberapa negara di Asia.

Baca Juga: Kapan dan Bagaimana Cara Bank Menyita Aset?

Inilah sebabnya biji pala kian menjadi primadona komoditas unggulan propinsi Sulawesi Utara walaupun sebelumnya dipandang sebelah mata dan dicemooh sebagai produk yang tak laku dijual.

Nyatanya permintaan akan biji pala setiap tahun selalu mengalami peningkatan terutama dari negara Spanyol.

Baca Juga: Berikut Daftar Negatif Investasi

Di awal tahun 2016 ini saja biji pala yang telah diekspor ke negara tersebut adalah sebanyak 14 ton dan berhasil menghasilkan devisa sebesar USD 135.000.

Biji pala yang banyak diminati sebagian besar berasal dari Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro. Hal ini dikarenakan kualitas produknya yang memang cukup tinggi.

Baca Juga: Yuk Berburu Pokemon di #KoinFreeDay!

Demikianlah 3 produk yang sebelumnya banyak dicemooh dan dianggap gila tetapi ternyata sanggup meraih sukses besar bahkan hingga pada pasar luar negeri.

Jadi bila Anda mempunyai ide bisnis yang dipandang sebelah mata, mungkin saja ini adalah pertanda bahwa bisnis Anda kelak akan meraih kesuksesan walaupun tak banyak didukung orang-orang di sekitar Anda.

Baca Juga; Kampanye Merk Yang Kreatif Di Luar Negeri

Untuk modal awalnya fasilitas kredit multiguna akan membantu Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses.

0 0 vote
Article Rating

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​