Jenis Investasi Menguntungkan yang Ada di Indonesia, Anda Pilih yang Mana? – Sudahkah Anda mulai mempersiapkan dana untuk mulai berinvestasi? Tentunya setelah bersusah payah menabung, kini saatnya dana tersebut diinvestasikan. Investasi sangat perlu dilakukan jika Anda memang menginginkan financial freedom guna keuangan jangka panjang Anda.

Semakin dini Anda berinvestasi, maka semakin baik pula hasil yang akan Anda dapatkan dalam jangka panjang. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh efek compounding. Namun, tentunya Anda juga harus bijak dalam memilih investasi apa yang akan dilakukan.

Dalam artikel kali ini, KoinWorks akan membahas mengenai jenis-jenis investasi yang ada di Indonesia. Yuk mulai membahasnya!

5 Macam Investasi Populer & Menguntungkan di Indonesia yang Cocok Untuk Anda

1. Deposito Berjangka

Tips Mengoptimalkan Dana Pensiun Untuk Bisnis - apa itu deposito

Deposito berjangka adalah deposito bank dengan tingkat bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Deposito berjangka memiliki tanggal jatuh tempo yang jelas. Jika Anda ingin mencairkan deposito sebelum tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan, maka tentunya akan ada penalti yang diberikan.

Akan tetapi, jika deposito Anda memang sudah memasuki tanggal jatuh temponya, maka Anda memiliki hak untuk mencairkan dana tanpa adanya denda yang harus dibayarkan.

Semakin lama ataupun semakin besar Anda mendepositokan uang, maka semakin banyak juga bunga yang akan didapatkan dari hasil deposito.

Baca Juga: Mari Mengenal Deposito Lebih Dekat: Apa Itu Deposito dan Seperti Apa Karakteristiknya?

Deposito berjangka seringkali dianggap sebagai salah satu bentuk investasi yang memiliki resiko rendah dan terbilang cukup aman.

Di samping itu, untuk melakukan deposito juga terbilang cukup mudah dan tidak rumit, sehingga banyak investor pemula yang memulai investasinya dengan deposito.

Lalu Sebenarnya Apa Kelemahan Deposito?

Kelemahan dari deposito adalah Anda tidak akan dapat menyentuh uang Anda selama jangka waktu yang ditentukan. Jadi, pastikan Anda memiliki uang cadangan untuk dana darurat Anda.

Selain itu, bunga dari deposito juga terbilang cukup kecil jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Terkadang bunga hasil deposito bahkan tidak sebanding dengan tingkat inflasi yang terjadi.

2. Emas atau Logam Mulia

investasi emas

Investasi emas atau logam mulia mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu jenis yang sangat klasik. Investasi ini telah populer dikalangan masyarakat Asia dari zaman dahulu hingga sekarang.

Emas biasanya akan mengalami kenaikan harga sebagai respons terhadap kejadian-kejadian tertentu yang menyebabkan nilai paper investment, seperti saham dan obligasi, menurun.

Baca Juga: 3 Alasan Memilih Koinworks Untuk Berinvestasi Dibandingkan Instrumen Emas

Harga emas juga dapat bergejolak dalam jangka pendek, namun tetap terjaga nilainya dalam jangka panjang. Melihat hal ini, tentunya emas dapat menjadi salah satu investasi yang layak dipertimbangkan.

Akan tetapi, Anda harus bersiap untuk menyediakan suatu tempat aman untuk menyimpan setiap emas maupun logam mulia yang telah Anda beli. Pastikan keberadaan emas, tidak akan membuat tidur Anda menjadi tidak tenang karena ketakutan akan hilangnya emas yang dimiliki.

3. Properti

rumah - gadai rumah - investasi properti

Memiliki fungsi yang serupa dengan nilai properti umumnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini seringkali membuat properti menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang yang populer.

Namun perlu diketahui bahwa selain keuntungan, kerugian melakukan investasi properti juga terlihat sangat mencolok. Salah satunya adalah dimana Anda akan mengeluarkan biaya yang tinggi, dan membutuhkan banyak uang untuk membeli sebuah properti.

Di samping itu, properti yang dibeli tentunya juga akan membutuhkan perawatan untuk menjaganya agar memiliki nilai jual yang tinggi pada jangka waktu beberapa tahun kedepan.

Baca Juga: Investasi Properti, Peluang dan Tantangannya

Jika Anda memilih properti sebagai bentuk investasi, maka Anda memiliki dua pilihan untuk dapat memperoleh keuntungan.

Pertama, Anda dapat menunggu sampai nilai properti naik dan kemudian Anda menjualnya. Kedua, properti yang dimiliki dapat disewakan, dimana passive income akan menjadi suatu keuntungan yang sangat menggiurkan tentunya.

Namun, pastikan juga Anda telah siap dengan resiko kerusakan yang mungkin akan timbul setelah masa sewa usai.

4. Saham

chart - investasi saham

Investasi saham dapat dikatakan sebagai jenis investasi yang paling terkenal. Investasi saham biasanya berupa bentuk kepemilikan sebuah perusahaan. Bila Anda memiliki saham di perusahaan, maka Anda berhak untuk mendapatkan bagian dari keuntungan yang didapatkan.

Investasi saham cenderung menawarkan hasil yang tinggi jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Akan tetapi, saham akan bersifat high risk, high return. Investasi jenis ini berisiko tinggi untuk dijalankan, harga saham dapat naik dan turun sangat drastic dalam jangka waktu yang cepat.

Untuk investasi saham biasa juga dikategorikan dalam dua macam, yaitu; saham dividen dan saham pertumbuhan. Saham pertumbuhan adalah saham di perusahaan yang berkembang pesat.

Baca Juga: Mengenal Istilah-Istilah yang Ada di Bursa Saham

Namun, pertumbuhan saham tidak akan membayarkan penghasilan perusahaan kepada para investor. Perusahaan lebih suka menggunakan pendapatan mereka untuk mengembangkan bisnis mereka, sehingga satu-satunya cara untuk mendapatkan keuntungan adalah dengan menjual saham Anda.

Sedangkan, dividen saham justru sebaliknya. Perusahaan akan membayar para pemegang saham dari pendapatan perusahaan. Semakin banyak saham dividen yang Anda miliki, maka semakin besar juga porsi dividen yang akan didapatkan.

5. Peer to Peer Lending

Investasi dalam Jangka Waktu 6 Bulan koinworks fintech lending fleksibel

Bentuk investasi dari peer-to-peer lending adalah sebuah platform pinjaman dana dari investor yang akan diberikan kepada UKM yang menjadi borrower.  Setiap investor akan mendapatkan suku bunga efektif yang sangat kompetitif, hampir mencapai 18% per tahun.

Baca Juga: Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Investasi jenis ini juga memungkinkan investor untuk dapat memilih sendiri, tingkatan resiko yang mampu diterima, mulai dari low risk, medium, hingga high risk. Setiap jenis resiko biasanya memiliki bunga kompetitifnya masing-masing.

Berbeda dari jenis investasi lainnya, peer-to-peer lending juga memungkinkan Anda untuk dapat mulai berinvestasi hanya dengan Rp 100.000. Tentunya investasi jenis ini sangat cocok bagi para investor pemula untuk mulai belajar mengenai dunia investasi.

Baca Juga: Begini Cara Kerja KoinWorks dalam Hal Investasi Fintech Lending

Selain itu, disaat Anda melakukan investasi maka Anda juga secara tidak langsung turut membantu dalam perkembangan dunia UKM di Indonesia.

Yuk mulai berinvestasi!


Bacaan Selanjutnya:

  1. 3 Jenis Investasi Menguntungkan yang Layak Dicoba
  2. Tips Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak Dengan Investasi
  3. Begini Trik Mempersiapkan Biaya Pernikahan Dengan Investasi
  4. Perkenalkan Fitur Multi Auto Purchase! Apa dan Bagaimana?
  5. Investor Aktif vs Investor Pasif: Investor Tipe Manakah Anda?
  6. Investasi Rp 100.000 Setiap Hari, Bagaimana Keuntungannya Setelah 10 Tahun?

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 250.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.