5 Tips Investasi untuk Pemula – Belum pernah berinvestasi sebelumnya? Kenapa? Adakah alasan khusus? Anda punya uang, mungkin tidak banyak tapi ada.

Dan tentunya Anda ingin uang yang Anda punya berlipat ganda nilainya seturut waktu tanpa harus menggunakan jasa Dimas Kanjeng.

Uang memiliki banyak fungsi, tentu tidak ada yang bisa memungkiri. Begitu Anda selesai membuat anggaran keuangan untuk berbagai kebutuhan, tabungan dan tagihan dalam kendali yang baik, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mulai menginvestasikan uang yang Anda miliki.

Baca Juga:

Tips Investasi di Tahun 2017

Banyak orang biasanya memandang bahwa berinvestasi itu suatu kegiatan yang rumit dan kompleks, tetapi sebenarnya tidak juga. Paling tidak, tidak serumit apa yang orang-orang pikirkan.

Baca Juga: 4 Langkah Mewujudkan Impian dengan Berinvestasi

Kenapa setiap orang, termasuk Anda, perlu berinvestasi? Salah satu alasannya adalah, uang yang dibiarkan diam dalam tabungan atau dalam budget yang tidak dibelanjakan secara perlahan akan tergerus nilainya, dari inflasi atau biaya administrasi perbankan.

Baca Juga: Tips Biar Bisa Liburan Setiap Tahun

Berinvestasi memang beresiko, tetapi bila Anda mampu mengukur risk tolerance dan mampu menerapkan dengan baik apa yang perlu dilakukan, keuntungan dari uang yang Anda investasikan akan begitu terasa.

Untuk memulai, berikut tips investasi untuk pemula yang bisa mulai Anda terapkan sekarang juga. Apa saja?

5 Tips Investasi untuk Pemula

1. Mulai Sekarang Juga

Anda tidak akan terlalu muda untuk mengalokasikan sejumlah dana untuk diinvestasikan setiap bulannya ketika Anda sudah mulai mendapatkan pekerjaan dan sudah mampu mengelola keuangan.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Anak Muda Harus Mulai Berinvestasi Sekarang

Berinvestasi sebetulnya untuk siapa saja. Bila Anda memiliki dana sebesar Rp 300.000 yang bisa Anda investasikan setiap bulannya dari sekarang, semakin lama Anda berinvestasi maka semakin besar pula jumlah keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Baca Juga:

Ini Alasan Kenapa Berinvestasi di KoinWorks Bisa Mulai dari Rp 100.000

Anda mungkin akan mengalami jatuh bangun, untung dan rugi saat berinvestasi. Namun bila Anda saat ini berusia 23 tahun dan sudah mulai berinvestasi dari sekarang hingga usia 33 tahun nanti, dibandingkan seseorang yang mulai berinvestasi di usia 33 tahun hingga ia berusia 53 tahun, Anda yang berinvestasi di usia lebih muda akan mendapatan keuntungan yang lebih besar karena adanya compounding rates of return.

2. Konsultasi dengan Investor Berpengalaman

Temukan instrumen investasi yang cocok untuk Anda. Setelah itu konsultasikan dengan seseorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang sudah banyak tentang instrumen investasi tersebut.

Baca Juga:

5 Tips Berinvestasi di Fintech Lending dari Para Ahli

Misalnya, kerabat Anda paham betul tentang investasi saham dan sudah sering berinvestasi, maka berkonsultasilah dengannya tentang instrumen investasi tersebut.

Atau ada teman Anda yang sudah pernah berinvestasi di peer to peer lending (P2P Lending). Bila Anda tertarik untuk berinvestasi di P2P Lending, tanyakan bagaimana cara kerja P2P Lending seperti KoinWorks, berapa besar keuntungan yang bisa Anda dapatkan, dan berapa persentase resikonya.

Baca Juga: Ikuti Tips Sukses Investasi Ini Agar Investasi Anda Bisa Lebih Menguntungkan

Di sisi lain, berkonsultasi dengan investor berpengalaman akan memberikan Anda pengetahuan yang lebih luas dan memudahkan Anda untuk memilih jenis investasi yang cocok untuk Anda. Selain itu tentu mampu membantu Anda untuk menentukan keputusan dalam berinvestasi.

3. Mulai dengan yang Familiar

Salah satu tips investasi untuk pemula adalah dengan memanfaatkan apa yang sudah Anda ketahui atau kenali ketika berinvestasi.

Baca Juga: Investor Pemula? Baca Panduan Investor Pemula Untuk Investasi di Fintech Lending KoinWorks Ini

Misalnya, di P2P Lending KoinWorks, grade A biasanya lebih minim resiko ketimbang grade E. Cobalah mulai berinvestasi di grade A dan grade tertinggi lain. Pahami juga data keuangan peminjam, apakah ada kemungkinan gagal bayar atau tidak.

Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Investasi di Fintech Lending

Di investasi saham, bila Anda familiar dengan iPhone yang selama ini kerap Anda gunakan, cobalah membeli saham Apple. Namun jangan gunakan strategi ini bila Anda mulai memasuki target investasi yang mulai serius.

4. Sesuaikan Investasi dengan Target yang Anda Miliki

Bila dalam 2 tahun ke depan Anda berniat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, cobalah cari investasi mana yang cocok untuk memenuhi target Anda.

Investasi jangka pendek bisa menjadi pilihan, atau memilih P2P Lending dengan durasi tenor selama 24 bulan di KoinWorks.

Baca Juga: 

Investasi Fintech Lending: Praktik Terbaik dalam Berinvestasi di Peer to Peer Lending

Bila Anda sudah memasuki usia 30-an, mungkin Anda sudah memiliki target untuk membeli rumah sendiri. Cobalah untuk berinvestasi sesuai target, misalnya bila target Anda membeli rumah, beriinvestasilah untuk jangka panjang. Jadi, ketika Anda berinvestasi, hendaklah berinvestasi sesuai target yang sudah ditentukan sebelumnya.

5. Diversifikasi

Reksa dana dan bursa saham cenderung menjadi pilihan investasi yang tepat bagi pemula yang belum memiliki dana yang besar untuk diinvestasikan untuk memperluas portolio investasinya.

Reksa dana sendiri dapat diibaratkan sebagai sebuah keranjang, di mana setiap orang dapat menaruh uangnya dalam keranjang tersebut dengan nominal terkecil yang diperbolehkan.

Baca Juga: 

Begini Teknik Diversifikasi Investasi di Fintech Lending KoinWorks

Keranjang tersebut bisa saja berisi Rp 1Miliar. Manajer Investasi (MI) yang akan memutuskan ke mana uang dalam keranjang tersebut akan diinvestasikan.

Reksa dana sebetulnya mirip dengan P2P Lending. Perbedaan mendasar dan yang paling mencolok adalah, di P2P Lending Anda bisa memilih sendiri ke mana dana akan diinvestasikan dengan mempelajari peminjam dan kebutuhan pinjamannya.

Baca Juga: Ini 7 Alasan Kenapa Anda Harus Berinvestasi di KoinWorks

Khusus di P2P Lending KoinWorks, Anda bahkan bisa berinvestasi dengan nominal yang relatif kecil, yakni sebesar Rp 100.000.

Artinya, bila Anda memiliki dana investasi sebesar Rp 1.000.000, Anda bisa mendiversifikasikan dana investasi Anda ke 10 peminjam, sehingga portolio investasi Anda pun meluas.

Bila Anda selama ini fokus berinvestasi di reksa dana atau bursa saham, coba jugalah berinvestasi di P2P Lending KoinWorks.

Penutup

Itulah 5 tips investasi untuk pemula yang diharapkan dapat membantu setiap pemula untuk mulai berinvestasi.

Dengan begitu, Anda nantinya akan lebih mudah dalam menentukan instrumen investasi yang cocok dan apa yang Anda targetkan dalam berinvestasi, baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Ingin mulai berinvestasi dengan modal awal Rp 100.000? Coba investasi P2P Lending KoinWorks.


Daftar Sekarang



There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?