Home Pengalokasian Dana 4 Jenis Pengalokasian Dana yang Cocok untuk Pemula

4 Jenis Pengalokasian Dana yang Cocok untuk Pemula

4 Jenis Pengalokasian Dana yang Cocok untuk Pemula – Jaman sekarang ini, mencari jenis pengalokasian dana menguntungkan sebenarnya tidak lagi susah. Yang susah itu adalah menentukan jenis pengalokasian dana mana yang cocok untuk kamu.

Dalam berpengalokasian dana, hal kecil yang sering disepelekan pun berdampak besar terhadap keuntungan pengalokasian dana. Maka, jangan heran bila kamu sewaktu-waktu mendapatkan kerugian yang cukup signifikan terhadap keuangan, terutama terhadap pengalokasian dana kamu.

Baca Juga: Macam-Macam Pengalokasian Dana

Banyak orang yang tidak menyadari, bahkan tidak mau tahu, bagaimana pentingnya berpengalokasian dana. Orang-orang yang sadar akan pentingnya pengalokasian dana pasti akan mempertimbangkan baik-baik,  mana uang yang harus ditabung dan mana yang harus dipengalokasian danakan.

Bila kamu sudah tahu betul bagaimana pentingnya berpengalokasian dana dan ingin mencari tahu lebih lanjut jenis pengalokasian dana menguntungkan untuk tahun 2017 ini, artikel ini cocok untuk kamu.

Agar kamu lebih terarah dalam menentukan jenis pengalokasian dana, berikut 4 jenis pengalokasian dana yang cocok untuk pemula yang bisa kamu coba sekarang juga.


4 Jenis Pengalokasian Dana yang Cocok untuk Pemula

1
Pengalokasian Dana Reksadana

pengalokasian dana online koinworks - alasan kenapa pengalokasian dana

Bahkan investor pemula sekalipun tahu betul bahwa reksadana merupakan salah satu jenis pengalokasian dana yang cocok untuk pemula.

Nominal minimal untuk turut serta dalam pengalokasian dana reksadana pun terbilang rendah, mulai dari Rp 100.000.

Baca Juga: Cara Pengalokasian Dana Reksadana

Ada banyak jenis reksadana yang bisa diikuti, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham.

Dana pengalokasian dana yang kamu alokasikan nantinya akan ‘dimainkan’ oleh Manajer Pengalokasian Dana, maka pilih tujuan reksadana yang tepat. Baca juga prospektusnya dan pahami seluk-beluk di baliknya.

Bila kamu sudah familiar dengan rekening bank, mendaftar pengalokasian dana reksadana pun sebenarnya mirip ketika membuka rekening di bank tertentu.

Nantinya kamu akan akrab dengan istilah Unit Penyertaan (UP) dan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Cara menghitung keuntungan pengalokasian dana reksadana sebenarnya cukup mudah.

Baca Juga: Keuntungan dari Pengalokasian Dana Reksadana

Misalnya, NAB untuk A seharga Rp 1.500. Maka bila kamu membeli 1.000 UP, kamu akan membelinya dengan harga Rp 1.500.000. Di akhir tahun, apabila NAB untuk A naik menjadi Rp 2.000.000, maka kamu untung Rp 500.000.

Bila NAB turun menjadi Rp 1.100.000, berarti rugi Rp 400.000. Rekomendasi yang paling tepat ketika NAB turun di akhir tahun adalah jangan menjualnya terlebih dahulu agar kamu bisa meredam kerugian. Lihat tabel berikut:

UP NAB NAB Tahun I Keterangan
1.000 Rp 1.500.000 Rp 2.000.000 Untung Rp 500.000
1.000 Rp 1.500.000 Rp 1.100.000 Rugi Rp 500.000

Sembari berpengalokasian dana, kamu juga bisa mempelajari cara menjaga aset reksadana agar keuntungan pengalokasian dana kamu dapat terus dimaksimalkan.


2
Pengalokasian Dana Saham

rekomendasi saham - GGRM

Saat ini, anak muda banyak sekali yang sudah mulai terjun ke pengalokasian dana saham. Bukan tanpa sebab, akses terhadap pasar saham kini semakin mudah.

Ada banyak perusahaan sekuritas yang bisa diakses di mana-mana untuk mendaftar dan mulai berkontribusi terhadap pasar saham.

Baca Juga: Investor Pemula Wajib Tahu 5 Hal Umum tentang Pengalokasian Dana Saham Ini!

Keuntungan dari pengalokasian dana saham yang bisa didapat antara lain dari jual-beli setiap kepemilikan dan juga dividend dari perusahaan yang sahamnya kita miliki.

Saham cocok dijadikan sebagai pengalokasian dana untuk pemula karena sekarang sumber daya untuk pembelajaran sudah semakin banyak, sehingga semakin mudah untuk memulainya.


3
Pengalokasian Dana Emas

cara tepat menyimpan emas yang mudah dan aman - penghasilan sambil tidur - jenis pengalokasian dana jangka panjang-pinjaman syariah - dana syariah - ekonomi syariah-emas-pengalokasian dana-perhiasan-emas-pengalokasian dana-nilai-grafik-naik-tingkat - tips pengalokasian dana untuk gaji pas pasan- Cara Pengalokasian Dana Emas

Pengalokasian Dana emas bisa dibilang salah satu jenis pengalokasian dana yang paling mudah untuk dimulai. Sederhananya, pengalokasian dana saham bisa didefinisikan sebagai kepemilikan fisik atas emas batangan, bisa berupa emas ANTAM, atau secara value di platform online yang bergerak di bidang pengalokasian dana emas.

Baca berbagai artikel ini untuk memahami lebih jauh tentang seluk-beluk pengalokasian dana emas:

Kamu juga bisa melihat pergerakan harga emas hari ini di grafik berikut:


4
Pengalokasian Dana Properti

pengalokasian dana properti - Pertimbangan Penting Sebelum Pengalokasian Dana Properti - mitos tentang pengalokasian dana properti - kesalahan pengalokasian dana properti

Berpengalokasian dana pada properti memang membutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Namun, keuntungan yang akan kamu dapatkan juga akan besar dalam jangka panjang.

Selain kamu bisa menciptakan passive income dengan aset properti, kamu juga bisa menjadikannya sebagai sebuah pengalokasian dana yang bisa dijual dalam beberapa tahun ke depannya.

Cobalah berpengalokasian dana dengan dua jenis pengalokasian dana menguntungkan dan pengalokasian dana yang cocok untuk pemula di atas secara perlahan sembari mengumpulkan modal, atau kamu juga bisa memulai bisnis.

Baca Juga: 5 Tips Agar Bisa Berpengalokasian dana Setiap Bulan

Secara perlahan, bila kamu sudah memiliki cukup dana, cobalah membeli rumah yang sederhana saja namun berada di daerah yang strategis. Ada banyak rumah yang bisa kamu beli dengan harga mulai dari Rp 450 juta.

Rumah tersebut kemudian bisa kamu sewakan sehingga kamu memiliki pendapatan setiap bulan atau tahun.

Saat membeli rumah, cobalah untuk membeli rumah di daerah yang memiliki potensi untuk berkembang, seperti daerah yang di sekitarnya akan dibangun proyek transportasi, pelebaran jalan, dan sebagainya.

Baca Juga: 4 Langkah Mewujudkan Impian dengan Berpengalokasian dana

Rumah yang kamu beli nantinya akan bertambah nilainya dalam jangka panjang, apalagi karena berada di lokasi yang strategis dan berkembang, bisa mengalami peningkatan harga sekitar 15% hingga 22% setiap tahunnya.

Atau bila kamu berniat untuk menyewakannya, harga sewanya biasanya memiliki rentang 4% hingga 10% per tahunnya.

Baca Juga: Belum Pernah dan Ingin Mulai Mendanai? Ini 5 Tips Pengalokasian Dana untuk Pemula

Contoh, bila kita mengandaikan bahwa kamu membeli rumah seharga Rp 400 juta di Bandung, bila kamu menyewakannya seharga Rp 16 juta per tahun kepada keluarga baru menikah yang biasanya masih memiliki keuangan terbatas, kamu bisa meraup passive income dari aset tersebut sebesar Rp 16 juta setiap tahunnya.

Baca Juga: 5 Tips Mencapai Financial Freedom

Selain mendapatkan passive income, harga rumah tersebut berangsur-angsur akan meningkat. Bila peningkatan harga rumah tersebut sebesar 15% setiap tahun dari harga awal, itu artinya dalam 10 tahun harga rumah tersebut menjadi:

Rp 400 juta x 15% = Rp 60.000.000

Rp 60.000.000 x 10 tahun = Rp 600.000.000

Itu artinya, dalam 10 tahun, aset kamu menjadi:

Rp 400.000.000 + Rp 600.000.000 = Rp 1 Miliar

Untuk mendapatkan aset tersebut dengan cepat dan berpengalokasian dana padanya, kamu tentu harus mengumpulkan dana.

Bila pun kamu tidak memiliki dana untuk sekarang, kamu bisa mengajukan KPR ke bank dan langsung menyewakannya, agar cicilan KPR bisa dibayar dengan bantuan uang sewa penyewanya.

Menarik bukan?

Nah itulah 4 jenis pengalokasian dana yang cocok untuk pemula yang patut untuk dipertimbangkan. Tapi jangan buru-buru, ada baiknya kamu paham pengalokasian dana apa yang benar-benar cocok untukmu, baik dari segi resiko, modal, dan berbagai analisis teknikal yang dibutuhkan.


Belajar Fundamentalnya Lewat Pendanaan di Peer to Peer Lending

Mendanai di KoinWorks - 2

Di tanah air, pendanaan P2P Lending mungkin masih baru dan mungkin masih banyak yang belum menyadari eksistensinya.

Baca Juga: 

Apa Itu Peer to Peer Lending (P2P Lending)? Cari Tahu Selengkapnya!

Di P2P Lending, kamu sebagai pendana bisa menyalurkan pendanaan ke peminjam sesuai dengan tujuan peminjaman.

Baca Juga: Ini 7 Alasan Kenapa kamu Harus Mendanai di KoinWorks

P2P Lending bukanlah secara khusus sebuah instrumen pengalokasian dana, bukan, tetapi merupakan sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan modal dan mendapatkan imbal hasil darinya.

Aktivitas pendanaan seperti ini terbilang sangat menguntungkan. Khusus di KoinWorks, kamu bisa mendapatkan bunga efektif mulai dari 18% per tahun.

Semakin tinggi tingkat risiko pendanaanmu, tentunya semakin tinggi pula bunga keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Dan sama seperti pengalokasian dana reksadana, pendanaan online P2P Lending di KoinWorks juga bisa dimulai dari Rp 100.000.

Bedanya, di KoinWorks, kamu bisa menentukan sendiri kepada siapa kamu akan mengalokasikan danamu berdasarkan segala informasi yang termuat di dalam factsheet masing-masing peminjam.

Tenor pendanaan kamu bisa berjangka waktu mulai dari 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan. Dan tentunya kamu bisa memilih sendiri jangka waktu sesuai kebutuhan.

Apabila kamu mendanai di KoinWorks dengan nominal Rp 1.000.000 dan bunga keuntungan 12% dalam setahun, kamu sudah bisa mendapatkan Rp 1.120.000 di tahun pertama.

Baca Juga: Pendana Pemula? Baca Panduan Pemula Untuk Pendanaan di Fintech Lending KoinWorks Ini

Itupun untuk pendanaan dengan risiko terendah dan belum termasuk compounding effect. Hitung keuntungan pendanaanmu dengan kalkulator berikut.

Baca Juga: Ini yang Harus kamu Tahu Tentang Perencanaan Keuangan dan 5 Tips Merencanakan Keuangan

Atau bila pengalokasian dana properti belum cocok untuk kamu karena belum memiliki dana yang cukup, cobalah mendanai di P2P Lending di KoinWorks, karena dengan Rp 100.000, kamu sudah bisa mendapatkan bunga efektif mulai dari 18% setiap tahunnya.

Menguntungkan, bukan? Yuk mulai sekarang di KoinWorks!


Daftar Sekarang


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Simulasi Pengalokasian Dana

Hitung Efek Compounding Pengalokasian Dana Anda

Pengalokasian Dana Awal:
Pengalokasian Dana Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Pengalokasian Dana:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.