Ingin Meningkatkan Kinerja Bisnis? Cari Tahu Apa Saja yang Perlu Dihitung, Yuk!

meningkatkan kinerja bisnis

Untuk meningkatkan kinerja bisnis, strategi yang matang tentu sangat dibutuhkan. Simak artikel ini untuk mengetahui info selengkapnya, ya!

Performa bisnis yang baik akan menjaga alur pendapatan bagi bisnis. Sebaliknya, performa bisnis yang buruk bisa membuat bisnismu mengalami kerugian.

Tak hanya itu, profit sebesar mungkin dengan meminimalisir pengeluaran juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kinerja bisnis. 

Namun terkadang, munculnya bisnis-bisnis baru membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat. 

Hal tersebut menuntut kamu sebagai pemilik bisnis untuk selalu inovatif untuk meningkatkan kinerja bisnismu.

Ngomongin tentang meningkatkan kinerja bisnis, terdapat beberapa hal yang perlu kamu hitung untuk mencapai peningkatan yang diharapkan, lho. 

Apa saja, ya?

Simak ulasan lengkapnya tentang apa saja yang perlu dihitung untuk meningkatkan kinerja bisnis, yuk!


1. Pinjaman

Pinjaman bisnis sah-sah saja kamu ajukan untuk mempercepat dan membantu dalam meningkatkan kinerja bisnis. Tujuannya, supaya bisnis kamu berjalan efektif dan efisien tanpa terganggu masalah kekurangan modal

Meski begitu, adakalanya memiliki pinjaman dalam jumlah besar juga berisiko jika tidak dikelola dengan baik. 

Untuk itu, sebelum mengajukan pinjaman bisnis pastikan kamu telah memperhitungkan berapa pinjaman yang dibutuhkan oleh bisnis kamu dengan baik. 

Begitu pula ketika pinjaman berhasil dicairkan, pastikan alokasi bayar pinjaman tak luput dari perhitungan pengeluaran bulanan kamu. 


2. Laba Usaha

Bagi pebisnis, kemampuan untuk menghitung laba atau profit usaha penting untuk dikuasai, lho. Sebab, tujuan utama sebuah bisnis, yaitu memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.   

Dalam memperhitungkan laba, terdapat beberapa data yang dibutuhkan, seperti pemasukan, biaya-biaya, pengeluaran, hingga hal tak terduga. 

Sebagai gambaran, berikut rumus menghitung laba kotor dan bersih.

Cara Menghitung Laba Kotor = Penjualan Bersih (Penjualan – Potongan – Retur) – Harga Pokok Penjualan (Persediaan Awal – Pembelian – Persediaan Akhir)

Cara Menghitung Laba Bersih = Laba Kotor – Beban Usaha – Beban Pajak

Jika sebelumnya kamu belum menerapkan rumus perhitungan di atas, mulai sekarang coba terapkan perhitungan tersebut pada bisnis kamu, yuk!

Memang, meningkatkan profit tidaklah mudah. Kamu perlu memikirkan berbagai macam strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis yang dikelola. Bahkan, tak jarang kamu harus mengambil risiko agar bisa meningkatkan laba. 

Namun melalui perhitungan laba secara baik, setidaknya hal tersebut bisa menjadi landasan kamu dalam mengambil keputusan selanjutnya dan diharapkan dapat meningkatkan laba bisnis kamu. 


3. Balik Modal

Selanjutnya, untuk meningkatkan kinerja bisnis kamu juga perlu menganalisis balik modal. Analisis ini disebut juga analisis return on investment (ROI).

Singkatnya, ROI merupakan alat ukur untuk menghitung keuntungan finansial dari sebuah investasi. Terdapat beberapa manfaat melakukan analisis balik modal, di antaranya:

  • Untuk membandingkan satu proyek investasi dengan proyek lainnya
  • Mengukur profitabilitas bisnis
  • Penyesuaian tujuan antar divisi bisnis
  • Mengukur persaingan pasar

4. Pajak

Membayar pajak merupakan kewajiban bagi warga negara Indonesia, terutama yang sudah dikenai tanggung jawab perpajakan. 

Besaran pajak yang wajib dibayarkan setiap warga negara berbeda-beda, menyesuaikan kekayaan yang dimilikinya. 

Begitu pula bagi kamu seorang pebisnis. Semakin besar bisnis yang kamu kelola, maka pajak UMKM yang harus kamu bayar pun semakin membesar.

Untuk itu, kamu perlu membuat estimasi pajak untuk bisnis yang kamu kelola demi kelancaran bisnis kamu. 

Karena, jika kamu tidak memperhitungkan jumlah pajak yang harus dibayar tentu akan sangat berimbas pada kondisi keuangan bisnis menjadi tidak stabil. 


5. Cek Kredit Skoring

Perhitungan terakhir yang perlu kamu perhatikan untuk meningkatkan kinerja bisnis berkaitan dengan skor kredit

Ketika bisnis yang kamu kelola membutuhkan modal usaha, mengajukan pinjaman bisa jadi alternatif pilihan. Namun, untuk menyeleksi kemampuan calon nasabah untuk melunasi pinjaman, biasanya pemberi pinjaman akan mengecek skor kredit kamu. 

Dengan begitu, calon pemberi pinjaman bisa cek riwayat pinjaman bisnis kamu, apakah lancar? Atau justru sering mengalami gagal bayar?


Nah, sekarang kamu sudah tahu kan apa saja yang perlu dihitung untuk meningkatkan kinerja bisnis kamu?

Supaya perhitungan kamu makin oke, kamu bisa cek business calculator dari KoinWorks, lho!

Klik button di bawah, ya!

Kalkulator Bisnis

Dapatkan berbagai informasi seputar Pengembangan Bisnis dan Daily lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Simulasi Pinjaman v2
  • Ajukan Pinjamanmu
  • Data Diri
3000000
3

Jumlah Pinjaman 15 juta untuk 3 Bulan sebesar 5.187.500/bulan

*) Simulasi pinjaman diatas berdasarkan bunga sebesar 15%.

**) Simulasi pinjaman di atas hanya sebagai referensi. Tingkat suku Bunga yang sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada skor kredit peminjam dan persyaratan dokumen-dokumen lainnya. Ini berarti suku bunga bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari simulasi tergantung pada kriteria yang diminta.
Silakan mendaftar dan ajukan pinjaman untuk melihat tingkat suku bunga Anda yang sebenarnya.

Info Lebih Lanjut

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.