Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Asuransi atau Investasi, Mana Yang Lebih Penting?

Asuransi atau Investasi, Mana Yang Lebih Penting?

·
4 menit
Asuransi atau Investasi

Asuransi atau Investasi sering menjadi sebuah perbincangan yang cukup serius.

Terkadang kesuksesan yang mampu diraih oleh seseorang seringkali dilihat dari harta benda yang dimilikinya seperti dari banyaknya jumlah investasi yang dimilikinya, tanah yang ada di mana-mana, berapa mobil yang dimiliki sekaligus semewah apa mobilnya, berapa rumah yang ada dan sebagainya.

Setiap orang pun berlomba untuk terus mencari nilai materi dan juga investasi tanpa memikirkan resiko masa depan yang akan dihadapi hingga banyak orang yang berpikir asuransi atau investasi, mana yang harus didahulukan?


Asuransi atau Investasi?

Seperti yang kamu ketahui jika kemampuan daya beli seseorang haruslah sesuai dengan kemampuan mereka dalam berasuransi.

Bila kamu memiliki keduanya baik investasi maupun asuransi, maka hal ini tak akan menjadi masalah lagi karena kamu terhitung memiliki dana yang lebih sehingga dapat mengcover semua biaya yang ada.

Namun jika hanya memiliki satu jenis alokasi dana saja, maka manakah yang akan kami pilih?

Asuransi menawarkan perlindungan atau proteksi sementara investasi akan memberikan persiapan dana yang berguna bagi masa depan kamu.

Seringkali banyak orang melakukan investasi untuk digunakan di hari tua nanti ataupun pendidikan anak di masa depan.

Hanya saja, banyak sekali konsultan keuangan yang lebih memilih agar seseorang mengutamakan untuk menggunakan asuransi terlebih dahulu.

Mengapa demikian?

Secara logika bisa digambarkan jika pikiran dan tubuh kamu sehat, maka investasi nantinya akan bisa diperoleh dengan mudah dan bukan mendahukukan investasi untuk mengobati kondisi seseorang.

Permasalahannya adalah masih banyak orang yang berpikiran jika investasi dapat dijadikan sebagai bentuk perlindungan bagi masa depan.

Investasi memang bisa memberikan keuntungan yang sangat banyak jika memilih investasi yang tepat, memahami risikonya dan mengendalikan resiko investasi tersebut.

Hal ini dikarenakan setiap investasi pasti memiliki kerugian termasuk juga investasi di bidang asuransi. Memang banyak yang memberikan statement tentang keuntungan investasi di bidang asuransi.

Namun, perlu diperhatikan bahwa asuransi selain memiliki nilai plus juga memiliki nilai minus yang harus diperhatikan sebelum benar-benar terjun ke dunia asuransi.


Keuntungan Polis Asuransi Untuk Investasi

Tidak sedikit yang mengatakan bahwa polis asuransi memberikan keuntungan berlipat untuk investasi. Hal ini dikarenakan beberapa hal berikut ini;

Memindahkan Risiko

Sebagaimana prinsip asuransi, bahwa peserta akan memindahkan risiko yang ada pada dirinya kepada perusahaan asuransi dengan cara membayar premi yang bisa dibilang kecil di setiap bulannya.

Disiplin Sisihkan Uang

Dikarenakan peserta harus membayar premi setiap bulan, maka secara otomatis ia akan menyisihkan uang guna membayar premi.

Bagi mereka yang tidak disiplin tentang keuangan, tentu menyisihkan uang untuk membayar premi bisa lebih baik walau dipaksakan.

Memberikan Dana Saat Dibutuhkan

Begitulah konsep asuransi, dimana perusahaan asuransi akan memberikan dana ketika klaim yang dilakukan peserta diterima.

Contoh, peserta sakit dan tidak memiliki uang untuk berobat ke rumah sakit atau membayar perawatan di rumah sakit.

Peserta bisa melakukan klaim kepada perusahaan asuransi agar memberikan dana untuk biaya perawatannya.

Memberikan Proteksi Keuangan

Jika dilihat dari sistemnya, memang adanya asuransi dapat memberikan proteksi atau keamanan pada kondisi keuangan.

Walaupun kondisi keuangan belum terlalu baik, peserta tidak perlu khawatir dengan berbagai hal yang sudah diasuransikan.

Dengan demikian, keuangan memang sudah diproteksi dengan jalan asuransi ini.

Bisa Menjadi Tabungan

Ada perusahaan asuransi yang akan mengembalikan uang yang dibayarkan secara rutin tiap bulan jika sampai jatuh tempo uang tersebut tidak dipakai.

Sebagai contoh, ada asuransi kesehatan dengan tempo 20 tahun.

Setelah 20 tahun, ternyata peserta tidak jatuh sakit yang sesuai dengan kriteria asuransi, maka otomatis uangnya tidak dipakai.

Dengan begitu, setelah 20 tahun, uang bisa diambil kembali bahkan ada yang memberikan jaminan 100% kembali.

Dikombinasikan dengan Investasi

Saat ini ada yang namanya unit link yakni asuransi yang digabungkan dengan investasi. Peserta akan membayar premi dimana premi tersebut digunakan untuk membayar asuransi juga investasi.

Tentang besaran asuransi dan investasi tersebut tergantung dari peserta asuransi. Bisa saja ia memilih investasi yang lebih besar atau asuransi yang lebih besar.

Kerugian Polis Asuransi Sebagai Investasi

Tidak hanya seputar keuntungan saja yang ditawarkan oleh polis asuransi melainkan juga kerugian. Ada beberapa kerugian yang bisa terjadi yakni;

Uang premi Akan Hangus

Tidak semua perusahaan asuransi akan memberikan jaminan uang kembali 100% saat jatuh tempo tapi tidak terjadi klaim.

Ada yang hanya memberikan 60-80% saja atau bahkan ada juga yang langsung menghanguskan.

Sehingga, walau tidak terjadi klaim selama kurun waktu yang dijanjikan, uang tidak akan bisa kembali. Bisa jadi, ini sebabnya orang enggan berinvestasi. Biasanya mereka bertanya, ‘uang saya mana?’.

Pada dasarnya, ketika premi dibayar, maka akan ada rasa aman yang dirasakan oleh peserta asuransi. Nah, rasa aman itulah yang dibeli oleh peserta.

Sehingga walau tidak terjadi klaim hingga jatuh tempo, uang tidak akan bisa kembali dikarenakan rasa aman yang sudah diberikan kepada peserta asuransi.

Oleh sebab itu, setiap peserta asuransi harus memahami perjanjian dengan perusahaan asuransi dengan baik sehingga bisa tahu bahwa asuransi bisa menjadi investasi atau tidak.

Tidak Semua Klaim Bisa Dikabulkan

Mungkin ini yang paling sering terjadi. Peserta sudah membayar premi, kemudian tiba saatnya peserta membutuhkan uang karena sakit atau hal lain.

Namun, saat mengklaim, peserta tidak mendapatkan apa-apa alias klaim ditolak oleh perusahaan asuransi.

Hal ini bisa terjadi karena jenis atau kriteria yang bisa diklaim sudah tercatat saat perjanjian.

Hal itu bisa dijadikan salah satu resiko investasi dalam dunia asuransi karena sudah sering terjadi. Bahkan, tidak jarang ada perjanjian tersembunyi yang sebelumnya tidak dimengerti oleh peserta.

Sehingga, di waktu peserta beranggapan bisa mendapatkan klaim, karena tidak sesuai dengan isi yang ada di perjanjian asuransi, klaim tidak bisa cair.

Setelah mengetahui asuransi dan investasi, mana yang harus didahulukan? Maka kamu bisa menemukan titik terang untuk berinvestasi pada pilihan yang tepat sebagai bentuk perlindungan masa depan.

Simulasi Pendanaan KoinWorks
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
Ketahui profil risiko investasi Anda
Profil Risiko

Berdasarkan hasil profiling kami, maka risiko investasi yang cocok untuk Anda adalah dengan imbal hasil hingga .

Jumlah dan Jangka Waktu Investasi

Masukkan jumlah dan jangka waktu pendanaan untuk mensimulasikan diversifikasi dan imbal hasil yang akan kamu dapat.

Rp ,00
Rp ,00
Perkenalkan diri Anda

Kami akan memberikan informasi mengenai promo KoinWorks setiap bulannya ke email Anda.

+62
Rekomendasi Diversifikasi

Dengan modal awal Rp dan tambahan Rp tiap bulan, maka rekomendasi diversifikasimu adalah sebagai berikut:

Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:
Dana awal:
Tiap bulan:

Dengan imbal hasil sebesar per tahun, setelah tahun maka perkiraan pengembalian uangmu adalah sebagai berikut

Rp,-

Mulai Mendanai

Mulai lakukan pendanaan di aplikasi KoinWorks sekarang dan dapatkan gratis KOIN (dana percobaan) sebesar Rp350.000,- untuk Anda gunakan di KoinP2P

Install Aplikasi KoinWorks

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​