Strategi Meningkatkan Target Omset dan Profit Bisnis Ayam Goreng

Strategi Meningkatkan Target Omset dan Profit Bisnis Ayam Goreng

Bisnis ayam goreng adalah salah satu sektor bisnis yang sangat menjamur di Indonesia. Apalagi peluang pasarnya juga sangat luas dan tak terbatas. Namun nyatanya, masih belum banyak pelaku bisnis ayam goreng yang mengetahui strategi untuk menentukan target omset dan profit secara tepat.

Strategi Menentukan Target Omset dan Profit Bisnis Ayam Goreng

Berikut ini strategi menentukan dan meningkatkan target omset dan profit dalam bisnis ayam goreng yang wajib diketahui oleh kamu:

Promosi dan Branding

Hal pertama yang wajib kamu lakukan sebagai pemilik bisnis ayam goreng untuk meningkatkan penjualan adalah dengan melakukan promosi dan branding. Tentunya tak harus dengan cara yang mahal. Sebab, kamu bisa melakukan kedua hal ini sesuai dengan kemampuan bisnis.

Misalnya, promosi dan branding melalui sosial media. Kamu bisa memasang iklan, seperti Facebook Ads dan Instagram Ads untuk menjangkau target pasar. Selain itu, kamu juga dapat membuat konten menarik, seperti promo buy 1 get 1, diskon 10% untuk pembelian minimum tertentu, dan lainnya.

Promosi kepada calon pelanggan ini telah terbukti dapat membantu bisnis ayam goreng mendapatkan penjualan yang lebih cepat dan banyak. Apalagi jika kamu telah berhasil mendapatkan loyal customer. Sudah pasti strategi promosi dan branding ini akan lebih mudah dilakukan.

Perhatikan Kualitas Produk

Kualitas produk pada bisnis ayam goreng menjadi salah satu hal krusial yang wajib selalu kamu perhatikan demi meningkatkan target omset dan profit bisnis. Pasalnya, kualitas produk akan sangat berpengaruh terhadap integritas bisnis yang kamu jalani.

Maka dari itulah, sudah kewajiban setiap pelaku bisnis untuk mempertahankan kualitas produk mereka. Adapun kualitas produk yang dimaksud dalam bisnis ayam goreng, antara lain penggunaan bahan baku yang masih segar dengan masa kadaluarsa yang masih lama.

Sebagai contoh, kamu harus menggunakan daging ayam yang masih segar. Sangat disarankan untuk mencari supplier daging ayam yang terjamin kualitas dan kesegarannya. Jadi, nantinya ayam goreng yang kamu jual sudah pasti sehat dan higienis.

Kemudian, untuk penggunaan bahan baku lain, seperti minyak goreng dan tepung bumbu. Kamu harus memastikan jika kedua bahan baku tersebut selalu baru setiap harinya. Artinya, tidak ada pengulangan penggunaan bahan baku untuk hari selanjutnya.

Membuat Paket Hemat

Sudah menjadi rahasia umum, jika banyak pemilik bisnis ayam goreng yang memberikan beberapa pilihan paket hemat bagi para pelanggannya. Memang tidak dapat dipungkiri, bila strategi yang satu ini menjadi salah satu trik jitu untuk meningkatkan omset dan profit penjualan.

Hal inilah yang bisa kamu tiru untuk menggaet lebih banyak pelanggan. Dengan membuat menu paket hemat, maka bisnis ayam goreng milikmu akan lebih laris manis, sehingga barang keluar akan lebih cepat.

Membuat menu paket hemat menjadi hal yang penting, karena biasanya harga untuk paket hemat akan jauh lebih murah dengan isian yang lebih lengkap. Makanya, tak heran jika pelanggan lebih mudah tertarik dengan menu paket hemat dibanding menu a la carte.

Dalam bisnis ayam goreng, kamu bisa membuat beberapa pilihan menu paket hemat. Misalnya, Paket A untuk nasi, ayam goreng paha bawah atau sayap, dan es teh atau Paket B untuk nasi, ayam goreng dada atau paha atas, dan es teh.

Variasi menu paket hemat ini bisa disesuaikan dengan target pasar dan kondisi bisnis ayam gorengmu, ya. Jadi, tidak ada ketentuan khusus terkait pembuatan menu paket hemat tersebut.

Melakukan Evaluasi Bisnis Ayam Goreng

Strategi yang satu ini sudah pasti wajib kamu lakukan sebagai pemilik bisnis ayam goreng. Pasalnya, kamu perlu tahu bahwa setiap bisnis akan terus berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan masyarakat.

Oleh karena itulah, kamu harus melakukan evaluasi bisnis ayam goreng secara berkala. Proses evaluasi yang dilakukan pun tidak bisa sembarangan. Bagi bisnis ayam goreng yang masih merintis, kamu bisa coba untuk mengevaluasi rasa yang kurang, peningkatan pelayanan, hingga promosi yang lebih gencar lagi.

Nah, agar proses evaluasi ini bisa berjalan dengan baik dan terarah, kamu bisa membuat jadwal khusus dengan para karyawan. Misalnya, evaluasi tiap 3 bulan sekali untuk membahas soal kualitas rasa, produk, dan pelayanan.

Kemudian ada juga evaluasi tiap 3 bulan sekali untuk melakukan brainstorming terkait hal-hal apa saja yang perlu kamu tingkatkan agar bisnis ayam geprek milikmu bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Menentukan Target Omset dan Profit

Sebelum menghitung target omset dan profit, terlebih dulu kamu harus menentukan, apakah perhitungan tersebut akan kamu lakukan dalam periode satu tahun, per enam bulan, atau per tiga bulan. Dengan begitu, capaian target bisa kamu tentukan dengan lebih mudah.

Setelahnya, kamu bisa membuat margin kontribusi untuk harga satu paket ayam goreng dan biaya tetap operasional bisnis. Nantinya, dari kedua data tersebut, kamu bisa menggunakan rumus CVP untuk membantu menghitung profit

Sedangkan, untuk menghitung omset, kamu cukup mengalikan harga satu paket ayam goreng dengan jumlah produk yang terjual dalam periode tertentu.

Agar lebih paham, berikut contoh perhitungannya:

PT Cahaya Ayam Goreng memiliki biaya tetap per bulan sebesar Rp100.000.000,00 dan kontribusi margin 20%. Dengan mengetahui kontribusi margin 1 porsi ayam goreng Rp30.000,00. Berikut perhitungan BEP atau target profit dan penjualan atau omsetnya:

BEP= Biaya Tetap:Kontribusi Margin= Rp100.000.000,00:20%= Rp500.000.000,00

Target Penjualan= (BEP+Biaya Tetap):Kontribusi Margin Per Porsi

     (Rp500.000.000,00+Rp100.000.000,00):Rp30.000,00

     Rp600.000.000,00:Rp30.000,00

    = 20.000 porsi

Agar kamu lebih paham tentang perhitungan omset dan profit, maka bisa menonton video di kanal YouTube Rio Gandhi, Dewa Eka Prayoga, atau Projasaweb.

Siap Meraih Target Omset dan Profit Bisnis Ayam Goreng?

Itulah strategi meningkatkan target omset dan profit dalam bisnis ayam goreng yang bisa kamu coba terapkan. Perlu dipahami juga, bahwa keempat poin tersebut tidak hanya berlaku bagi bisnis ayam goreng skala kecil maupun yang baru merintis. Namun, juga bisa diterapkan oleh bisnis ayam goreng yang sudah berkembang.


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

Dapatkan berbagai informasi seputar lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Panduan Bisnis untuk Usahamu
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
Strategi Bisnis Untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial ebook cover
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
E-Book Gratis

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.