Home » Strategi-bisnis » 5 Cara Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi

5 Cara Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi

5 Cara Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi

Bagaimana cara jitu dalam mengatasi kompetitor yang banyak pada sebuah bisnis fotografi?

Setiap bisnis pasti memiliki pesaing atau kompetitor, tak terkecuali pada bisnis fotografi.

Untuk itu, kamu harus mengetahui cara mengatasi banyaknya kompetitor, agar bisnis fotografimu bisa berjalan dengan lancar.

Lalu, bagaimana cara jitu dalam mengatasi persaingan dengan jumlah kompetitor yang cukup banyak seperti ini?


5 Cara Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, persaingan dalam suatu bisnis adalah hal yang tidak bisa kamu hindari.

Namun, kamu bisa menyiasati bagaimana cara bisnismu menghadapinya.

Nah, dalam bisnis fotografi terdapat beberapa cara yang bisa kamu cermati untuk mengatasi kompetitor yang kian banyak jumlahnya.

Silakan disimak!


1. Mengenali kompetitor & konsumen bisnismu

Sebelum mengetahui cara mengatasi banyaknya kompetitor hingga mengalahkannya, maka yang terlebih dahulu harus kamu pahami adalah seluk-beluk bisnis pesaing atau kompetitormu itu sendiri.

Cari tahu perihal kompetitor bisnismu dalam bidang fotografi seperti terkait detail-detail yang bisnis mereka tawarkan kepada konsumen.

Dengan mengetahui soal bisnis kompetitor, maka akan membuatmu bisa menawarkan pelayanan hingga hasil yang lebih baik dari pesaing bisnis yang kamu kenali tersebut.

Kenali juga kelebihan serta kekurangan dari macam-macam langkah strategi bisnis fotografi yang mereka lakukan.

Hal ini dilakukan agar kamu memiliki kesempatan untuk tidak mengulang kesalahan apabila mengambil langkah yang sama dengan kompetitor bisnismu.

Selain mengenali kompetitor, kamu juga perlu mengenal hingga memahami kemauan para konsumen.

Jalin komunikasi dengan mereka, agar kamu sebagai pemilik bisnis hafal betul kemauan dari mereka-mereka yang menjadi target pasar dari bisnis fotografimu.

Membangun interaksi baik dengan para klien atau pengguna jasa fotografimu juga berguna agar mereka merasa dimengerti oleh bisnismu.

Selain itu, hal ini juga bisa berdampak kepada kesetiaan mereka sebagai konsumenmu.

Dengan membangun komunikasi serta interaksi secara berkala, dapat membuat hubungan antara bisnismu dan mereka menjadi baik.


2. Meningkatkan skill fotografi

Supaya tidak kalah dengan kompetitor bisnis di bidang fotografi, maka salah satu trik yang bisa kamu terapkan adalah dengan terus mengasah keahlian atau skill dari teknik fotografimu.

Tidak ada yang salah dari yang namanya belajar, meskipun sudah memiliki kemampuan, maka jangan menjadi pribadi yang mudah puas. Asah terus kemampuanmu dalam melakukan fotografi, yang mana dengan ini kamu akan semakin terlatih.

Mengasah hingga meningkatkan kemampuan berfotografi akan berdampak pada hasil jepretan fotomu yang semakin bagus.

Dengan semakin banyak berlatih juga akan membuatmu memiliki kesempatan untuk mengalami trial and error, hingga nantinya menemukan zona nyaman terkait caramu dalam memotret.

Ketika terus berproses dalam meningkatkan skill fotografi, maka hal ini juga akan menimbulkan kepuasan dari para konsumen, dan mencegah mereka untuk berpaling ke kompetitor.


3. Menggunakan perlengkapan yang berkualitas

Cara mengatasi banyaknya kompetitor pada bisnis fotografi berikutnya adalah dengan menghasilkan foto yang maksimal.

Agar menghasilkan jepretan foto yang maksimal, maka kamu bisa meraihnya dengan alat-alat penunjang yang berkualitas.

Saat ini, kamera sudah banyak macamnya dengan spesifikasi yang tentunya berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Beberapa kamera dengan hasil potret memukau yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan hasil bidikan lensamu di antaranya sebagai berikut:

  1. Canon EOS 6D Mark II, kamera yang ringan ini cukup menarik untuk kamu gunakan, tentunya dengan kemampuan meng-capture objek dengan indah. Selain bisa merekam video dengan Full HD 60p / 50p, keunggulan lainnya berupa ISO 100 – 40000 (dapat ditingkatkan hingga 102400).
  2. Nikon D610, kamera DSLR ini terkenal dengan kamera yang menghasilkan tangkapan gambar tajam. Dengan ukuran lensa 24MP serta dilengkapi dengan sensor CMOS, kamu bisa gunakan kamera ini untuk videografi dengan resolusi HD.
  3. Canon EOS 750D, keunggulan dari kamera ini berupa terdapatnya fitur WiFi hingga NFC yang akan memudahkanmu dalam memindahkan hasil foto ke perangkat lain. Sama dengan jenis kamera sebelumnya, ketajaman lensanya memiliki ukuran 24MP.

4. Membuat branding bisnis

Membangun branding dari sebuah bisnis adalah langkah yang paling perlu kamu lakukan agar dapat mengatasi persoalan kompetitor yang semakin menjamur.

Membuat identitas bisnis mulai dari nama bisnis, menentukan logo, hingga slogan dari bisnis fotografimu merupakan langkah kunci.

Apabila memungkinkan, pastikan juga kamu memiliki ciri khas yang bisa kamu jual dan jadikan sebagai tanda bahwa hasil jepretan tersebut merupakan apa yang dihasilkan oleh bisnis fotografimu.


5. Menggencarkan pemasaran

Zaman sekarang, yang menjadi faktor utama keberhasilan suatu bisnis bisa terlihat dari cara pemasarannya.

Agar tidak mudah tersaingi oleh para kompetitor, kamu pun bisa mengatasinya dengan melakukan pemasaran secara tepat sasaran.

Kamu bisa manfaatkan segala informasi yang kamu dapatkan dalam tahap mengenali kompetitor, untuk kamu analisis dan jadikan patokan. Buat promosi untuk bisnis fotografimu sedemikian rupa dengan cara yang paling menarik.

Gunakan berbagai macam platform untuk memasarkan bisnismu, mulai dari konvensional hingga digital.

Pada lingkup penggunaan teknologi digital, kamu sebaiknya menggunakan media sosial dalam membantu memasarkan bisnismu, agar bertemu dengan target pasar yang sesuai.

Buat akun media sosial mulai dari Instagram, Facebook, hingga Tiktok yang sekiranya memang bisnismu perlukan.

Kemudian, buat konten yang menarik agar dapat memperkenalkan bisnismu ke masyarakat secara luas, dan berujung mengajak mereka untuk menggunakan jasa bisnis fotografi milikmu alih-alih jasa kompetitor.


Sudah Siap Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi?

Bagaimana? Sudah paham cara mengatasi banyaknya kompetitor yang bisa kamu lakukan agar bisnis fotografimu berjalan dengan lancar?

Segera terapkan cara-cara di atas agar kamu tidak tertinggal semakin jauh dari para kompetitormu, ya.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
5 Cara Mengatasi Banyak Kompetitor di Bisnis Fotografi

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​