4 Kesalahan Beli Rumah Ini Harus Dihindari Agar Tak Merugi! – Sekarang ini, siapa yang tidak mau memiliki rumah? Tak hanya merupakan kebutuhan primer, tetapi rumah juga bisa menjadi sebuah investasi di masa depan, lho.

Tetapi, untuk memiliki sebuah rumah tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Maka dari itu, banyak institusi keuangan yang menawarkan berbagai macam solusi kepemilikan rumah dengan sistem kredit atau KPR.

Nah dari situlah, banyak orang berbondong-bondong ingin memilki rumah, termasuk Anda, bukan?

Sebenarnya sah-sah saja, tapi jangan sampai kemudahan tersebut menggelapkan mata Anda sehingga tidak memperhatikan kesalahan beli rumah berikut ini!


5 Kesalahan Beli Rumah Ini Harus Dihindari Agar Tak Merugi!

1Ambil Tenor KPR Paling Singkat

membayar dp rumah

Jika Anda berniat untuk membeli rumah dengan sistem KPR atau Kredit Pemilikan rumah, kesalahan beli rumah ini patut dihindari.

Dengan mengambil cicilan tersingkat, mungkin Anda berpikir untuk melunasinya secepat mungkin karena tidak mau berlama-lama misalnya hingga 20 tahun.

Tetapi sebenarnya, jika Anda ingin membeli rumah untuk tempat tinggal keluarga, tenor tersingkat bukanlah pilihan.

Jangka waktu yang lebih panjang, merupakan hal tepat karena dengan begitu Anda bisa mengatur keuangan untuk hal penting lainnya seperti biaya sekolah, membeli mobil untuk transportasi atau lainnya.

Baca Juga: Lebih Baik Beli Rumah Baru atau Rumah Bekas jika Uang Terbatas?

Selain itu, agar lebih hemat lagi Anda bisa membayar uang muka KPR hanya 10% dari harga rumah. Cobalah cari bank yang memang memfasilitasi hal tersebut.

Cara mengatasi agar bisa terhindar dari kesalahan beli rumah ini cobalah untuk hitung pengeluaran tetap bulanan Anda, lalu lihat berapa uang tersisa yang dapat digunakan untuk membayar cicilan.

Setelah itu, baru Anda bisa memilih KPR yang sesuai dengan kondisi finansial.


2Mengabaikan Lingkungan Sekitar

6 Tanda Anda Belum Seharusnya Memiliki Rumah Baru, Jangan Dipaksakan - kesalahan beli rumah

Kesalahan beli rumah selanjutnya yang sering dilakukan calon pembeli adalah tidak melakukan survei atau mengecek lingkungan di sekitar rumah tersebut.

Biasanya hal tersebut bisa terjadi karena sudah terlanjur suka dengan model rumah atau harga yang murah, di bawah harga pasaran.

Maka dari itu, jangan langsung gelap mata dan lakukanlah survei menyeluruh dari target rumah Anda.

Malahan, jika harganya murah, Anda harus melakukan pengecekan lebih ekstra, lho. Hal utama yang harus Anda cek dalah lokasi rumah pilihan Anda bebas banjir atau tidak.

Memang, akan sulit mengetahui hal tersebut kalau Anda melakukan survei saat musim kemarau.

Baca Juga: Beli Rumah atau Bangun Rumah, Mana yang Lebih Untung?

Tapi bukan berarti tak ada cara, Anda bisa mengeceknya melalui berita atau bertanya kepada orang-orang yang tinggal di sekitar rumah tersebut.

Selain itu, hal lain yang perlu Anda cek untuk menghindari kesalahan beli rumah adalah keamanan di daerah tersebut, apakah rendah kriminalitas atau justru tinggi kejahatan seperti pencurian.

Jangan sampai lupa pastikan kalau rumah pilihan nantinya dilalui transportasi umum, dekat dengan sekolah, rumah sakit dan fasilitas publik lainnya


3Tidak Diasuransikan

alasan-milenial-sulit-punya-rumah - kesalahan beli rumah

Kesalahan beli rumah selanjutnya yang sering sekali dilakukan padahal sangat penting yaitu tidak memberikan proteksi berupa asuransi untuk rumah yang dibeli.

Memang, asuransi properti kelihatannya sepele tetapi hal tersebut akan sangat membantu Anda nantinya saat Anda mengalami kejadian tidak diinginkan seperti kebakaran, hancur bencana alam dan lainnya.

Manfaat dari asuransi properti tak hanya itu tapi juga bisa melindungi rumah dari petir, banjir, pencurian dan lainnya tergantung dari produk asuransi Anda.

Nah, sekarang ini juga tersedia lho, fasilitas KPR yang sekaligus menyediakan asuransi, cocok sebagai  pilihan Anda kalau tidak mau repot-repot.


4Menyetujui Perjanjian Lisan

cpns-tipu-penipuan-waspada-bahaya-Ini Dia 5 Cara Hindari Penipuan Berkedok Tes CPNS! - kesalahan investasi properti - kesalahan beli rumah

Anda telah melakukan semua hal-hal di atas, yang dapat menghindari Anda dari melakukan kesalahan beli rumah. Namun, selalu ingat jangan pernah menyetujui atau percaya sesuatu yang tak tertulis atau lisan.

Anda harus benar-benar memastikan bahwa segala macam prasyarat atau perjanjian antara Anda dengan pemilik rumah ada dalam bentuk tertulis serta tandatangan kedua belah pihak.

Tak peduli seberapa pun kecilnya, semuanya harus benar-benar tertuang, hitam di atas putih.

Baca Juga: Cara Mudah Beli Rumah Walaupun Gaji Cuma 4 Juta

Tentu saja, saat nanti sudah setuju dan melakukan pembayaran, Anda tidak mau bukan mendapatkan sesuatu yang tak sesuai dengan perjanjian.

Kalau perjanjian dilakukan secara lisan, pastinya tak ada bukti. Kalau Anda ingin menuntut, akan sangat sulit.

Maka dari itu, mintalah penjual rumah untuk menuliskan apa pun yang akan diberikan bersama rumah Anda lalu tanda tangani bersama.

Cara lainnya, Anda bisa merekam seluruh pembicaraan tentang perjanjian yang ditawarkan pada Anda. Mudah, bukan?


5Tidak Siapkan Biaya Tak Terduga

pasangan - utang - kredit - pinjaman - kesalahan beli rumah

Kesalahan beli rumah yang terakhir ini, bisa saja Anda alami ketika sudah terlena dengan suatu rumah, baik dari segi model atau harga.

Anda sudah yakin bahwa biaya uang muka rumah tersebut cocok dengan Anda. Maka dari itu, Anda cepat-cepat mengajukan KPR ke bank.

Tetapi, saat ingin membayar Anda kaget karena ternyata banyak biaya lain yang harus dikeluarkan seperti, bea materai, legal, aplikasi dan lainnya.

Baca Juga: Beli Rumah atau Mobil Dulu, ya? Ini Pertimbangannya!

Maka dari itu, jangan gegabah, Anda harus benar-benar cermat dan menghitung segala kemungkinan biaya yang ada seperti perbaikan rumah yang dibeli.

Hal yang bisa Anda lakukan untuk mengindari kesalahan beli rumah ini adalah cobalah browsing di internet atau bertanya ke agen properti tentang biaya tak terduga yang harus dikeluarkan saat mau beli rumah.


Nah, itulah 5 kesalahan beli rumah yang sering dilakukan banyak orang. Jangan sampai Anda menjadi orang selanjutnya, ya. Maka dari itu, catat hal-hal di atas dan tanamkan pada diri Anda sebelum membeli rumah.

Berbicara soal rumah, memang memerlukan biaya yang tak sedikit untuk membelinya. Walaupun sekarang ini sudah banyak institusi yang menawarkan KPR, tapi uang muka yang diminta juga tidak sedikit.

Maka dari itu, Anda harus menyiapkan dananya dari jauh-jauh hari, paling tidak untuk membayar uang muka.

Jika Anda sudah menabung, bagus, teruskan. Namun, Anda juga harus pastikan untuk berinvestasi juga, karena investasi mampu membantu Anda mengumpulkan uang lebih cepat dengan keuntunganya yang didapatkan.

Masih pemula? Tenang, sekarang ini ada investasi alternatif dari KoinWorks yang bisa Anda jalankan yaitu mendanai di Peer-to-Peer Lending (P2P).

Hanya dengan modal awal Rp100.000 Anda bisa langsung mendanai di KoinWorks, perusahaan fintech Peer-to-Peer Lending (P2P), yang sudah terdaftar Otoritas Jasa Keuangan dan bersertifikasi ISO:27001.

Tak hanya itu, Anda juga akan ditawarkan hasil imbal mulai dari 18% hingga 21,32% per tahun. Belum yakin? Lihat dulu yuk pengalaman Pendana KoinWorks yang sudah bergabung!

Bagi Anda yang belum familiar, Peer-to-Peer Lending (P2P) adalah sebuah marketplace, tempat terhubungnya pendana dan peminjam yang ingin mewujudkan tujuan keuangannya masing-masing. Entah itu untuk modal bisnis atau pun dana pendidikan.

Bagaimana tertarik mencoba? Jangan lupa untuk download aplikasi KoinWorks di sini, karena akan ada fitur-fitur baru segera yang akan sangat membantu kegiatan finansial Anda. Selamat mencoba dan semoga berhasil!


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.