Home » Blog » Bisnis & UKM » Tips Membesarkan Usaha Melalui Pelanggan Kamu

Tips Membesarkan Usaha Melalui Pelanggan Kamu

·
4 menit
tips membesarkan usaha melalui pelanggan kamu

Di tengah kondisi ekonomi yang kurang stabil, terutama di masa pandemic covid seperti saat ini, opsi terbaik untuk tetap mempertahankan pendapatan adalah dengan berdagang atau berbisnis.

Tapi gimana sih agar dagangan semakin laku dan usaha kamu semakin besar? Nah, saya mau membagikan sedikit rahasia dagang untuk menambah pelanggan kamu.

Baik pelanggan baru maupun pelanggan lama sama sama berpotensi untuk membesarkan usaha kamu lho.

Jadi ada baiknya kamu tetap melakukan maintain terhadap semua pelanggan – pelanggan kamu. Berikut ada beberapa cara jitu untuk menambah pelanggan sekaligus memperbesar usaha dagang kamu:

  • Setiap pelanggan diperlakukan dengan baik

Dalam menghadapi pelanggan yang ada, baik itu adalah pelanggan setia kamu maupun pelanggan baru yang belum lama ini mengenal produk yang kamu jual, ada baiknya kamu tetap menjaga sikap.

Sifat satu orang dengan yang lain bisa berbeda-beda dan kamu pasti pernah dihadapkan dengan pelanggan yang memiliki sifat yang unik.

Perbedaan atas sifat para pelanggan tidak boleh dijadikan sebagai penghalang dalam memberikan pelayanan terbaik.

  • Maksimalkan Media Sosial

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap aspek dalam kehidupan kita sehari-hari bergantung pada teknologi.

Salah satunya adalah media sosial dimana manusia dapat mengakses berbagai informasi terkini dalam genggaman tangan.

Dengan kemajuan teknologi ini, kamu bisa manfaatkan media sosial untuk menambah jaringan pelanggan kamu.

Dengan mempromosikan barang dagangan kamu di media sosial, masyarakat luas dapat melihat posting kamu secara mudah dan gratis.

Selain sebagai media promosi, media sosial juga dapat berfungsi sebagai media untuk menyapa pelanggan setia kamu dan memperkenalkan kepada semua pelanggan apabila kamu punya produk baru.

Guna mendapatkan hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mengubah akun media sosial kamu menjadi akun bisnis (business account).

Dengan demikian kamu masih dalam lingkaran pergaulan pelanggan dan mengingatkan pelanggan bahwa kamu selalu ada.

Sehingga ketika pelanggan membuka laman media sosialnya maka akan langsung teringat oleh kamu.

  • Maksimalkan Offline Customer

Meskipun kamu telah melebarkan sayap usaha melalui system online seperti e-commerce ataupun digital marketing, ada baiknya kamu tetap memperhatikan bisnismu di luar dunia maya, menjalankan usaha secara offline atau secara konvensional wajib tetap diperhatikan.

Dalam teori pemasaran, physical evidence menjadi salah satu faktor seorang pelanggan memilih Produk yang akan dibeli. Oleh karena itu, memiliki toko offline atau fisik juga perlu dipertimbangkan.

Tidak dipungkiri juga bahwa hingga saat ini  masih banyak orang yang belum familiar dengan sistem online.

Sehingga transaksi dengan cara lama tetap menjadi pilihan dalam mendapatkan barang dan jasa kebutuhannya.

  • Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

Tidak ada produk yang terbaik, yang ada adalah produk yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Diluar sana pasti banyak pedagang lain yang menjual produk mirip dengan produk kamu, namun belum tentu produk tersebut cocok dan sesuai kebutuhan pelanggan.

Dalam kesempatan ini, kamu memiliki peluang untuk mengambil hati pelanggan dengan cara menawarkan produk yang sesuai dengan pelanggan butuhkan.

Adapun caranya yaitu kamu pastikan produk yang diiklankan atau promosikan sesuai dengan target audiens yang kamu sasar.

Misal kamu ingin menawarkan gadget terbaru dengan spesifikasi kamera swafoto yang baik, maka akan lebih cocok produk ini ditawarkan kepada kalangan anak muda.

Fitur selfie pada sebuah gadget termasuk kebutuhan mendasar anak muda zaman sekarang dan termasuk fitur utama yang menjadi dasar untuk memutuskan dalam pembelian sebuah produk gadget.

Dengan menawarkan produk yang sesuai dengan target market, maka kesempatan untuk memperbesar bisnis akan semakin besar.

Produk yang sesuai dengan kebutuhan dan sesuai segmen pasar akan meningkatkan angka penjualan kamu.

  • Memberikan Hadiah

Siapa sih yang tidak suka dikasih hadiah? Siapa sih yang tidak suka gratisan? Hal – hal seperti ini dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam mendapatkan pelanggan. Gimmick atau insentif sudah terbukti dapat meningkatkan angka penjualan.

Dalam mempromosikan barang dan jasa kepada pelanggan, acap kali penjual menyediakan hadiah atau bonus berupa produk gratis yang dapat menunjang kebutuhan pelanggan.

Produk tambahan tersebut mungkin belum menjadi kebutuhan utama pelanggan saat ini, namun dapat dimanfaatkan oleh pelanggan sebagai pelengkap.

Selain menjadi insentif untuk menarik pelanggan, pemberian hadiah dapat menjadi media promosi atas produk baru yang ingin kamu tawarkan.

Misal kamu ingin menawarkan produk conditioner rambut, maka kamu dapat memberikan bonus satu botol kecil conditioner secara gratis jika pelanggan membeli 2 botol besar produk shampoo kamu.

Adapun 2 manfaat sekaligus yang dapat kami rasakan jika memberikan produk gratis sebagai gimmick:

  1. Meningkatkan penjualan produk shampoo
  2. Memperkenalkan produk baru berupa conditioner
  • Berikan Diskon

Sama halnya dengan produk gratisan, siapa sih tidak suka dengan diskon? Promosi barang dengan pemberian potongan harga tidak pernah gagal dalam menarik pelanggan.

Semua orang pasti sudah familiar dengan sistem diskon yaitu bentuk promosi dengan memberikan potongan atau pengurangan harga jual terhadap barang atau jasa yang ditawarkan.

Cara ini pun sudah terbukti ampuh untuk menarik pelanggan baru maupun pelanggan lama apabila mereka melihat adanya promosi diskon ini. Manfaat diskon terhadap pelanggan antara lain:

  1. Pelanggan baru: promosi diskon dapat menarik pelanggan baru untuk mencoba produk kamu dengan harga yang sudah dipotong. Sehingga pelanggan tidak akan merasa rugi dalam mencoba produk kamu
  2. Pelanggan lama: dengan adanya diskon dapat meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap toko dan produk yang kamu jual

Namun, dalam pemberian diskon kepada pelanggan ada beberapa hal yang perlu jadi catatan agar kamu tidak rugi:

  1. Berikan diskon terhadap produk yang sebelumnya kurang diminati oleh pelanggan. Selain mengingatkan kembali ke pelanggan kalau kamu punya produk unggulan lainnya, pemberian diskon juga dapat mempercepat perputaran stok barang dagangan kamu
  2. Terapkan prinsip subsidi silang. Dalam menerapkan potongan harga di salah satu produk, hampir dipastikan keuntungan penjualan produk tersebut pasti berkurang atau mungkin habis tergerus oleh diskon. Oleh sebab itu, kamu harus memastikan bahwa masih ada produk lain yang dapat memberikan kontribusi keuntungan sehingga usaha yang kamu jalani dapat tetap beroperasi dan berkembang.
  • Terus Berinovasi

Jika kamu ingin mengembangkan usaha kamu, jangan hanya menawarkan produk kepada pelanggan yang itu – itu saja. Selain kebutuhan manusia yang terus berkembang, pelanggan juga dapat merasa bosan jika disuguhkan produk monoton dari tahun ke tahun.

Untuk mengatasi hal ini, kamu dapat menggunakan ide dan kreativitas kamu untuk melakukan inovasi terhadap usaha kamu.

Inovasi tidak hanya memiliki arti terciptanya produk baru, namun jamu juga bisa mengembangkan atau melakukan modifikasi terhadap produk yang kamu miliki sekarang untuk disesuaikan kembali dengan kebutuhan pelanggan.

Inovasi yang kreatif dan memenuhi kebutuhan pelanggan dapat membawa kamu dalam pengembangan bisnis kearah yang positif.

 

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​