Home » Strategi-bisnis » 6 Jenis Pelayanan Bisnis Wisata yang Banyak Dicari Pengunjung

6 Jenis Pelayanan Bisnis Wisata yang Banyak Dicari Pengunjung

6 Jenis Pelayanan Bisnis Wisata yang Banyak Dicari Pengunjung

Di Indonesia, industri pariwisata semakin berkembang pesat. Oleh sebab itu, banyak pengusaha maupun perusahaan yang mendirikan bisnis wisata. Jika kamu adalah salah satunya, maka ketahui jenis pelayanan bisnis wisata seperti apa yang paling banyak diminati oleh wisatawan.

Pelayanan Prima dalam Bisnis Wisata

Secara umum, pelayanan prima harus dilakukan oleh sumber daya manusia. Orang-orang di dalamnya harus memiliki skill yang kompeten sesuai bidangnya. 

Misalnya, seorang driver dari agen perjalanan harus bisa memahami seluk beluk daerah yang dituju secara mendalam. Dengan begitu, perjalanan akan sampai tujuan tanpa tersesat.

4 Pelayanan Proses dalam Bisnis Wisata

Untuk memastikan pelayanan dapat disalurkan dengan prima kepada pengunjung, berikut 4 hal yang harus dimiliki oleh kamu maupun karyawanmu:

  • Cepat dan Tanggap: Misalnya, seperti cepat dalam merespon pertanyaan pelanggan dan tanggap dalam menjawabnya.
  • Ramah: Misalnya, selalu menjawab dengan detail tentang apapun yang ditanyakan oleh pelanggan.
  • Profesional: Misalnya, datang tepat waktu sesuai janji awal, tidak membatalkan agenda seenaknya, dan lain sebagainya.
  • Tanggung Jawab: Kamu harus selalu siap ketika wisatawan membutuhkan pertolongan. Tanggung jawab bisa berupa tindakan, ucapan, maupun sikap yang kamu tunjukan.

6 Jenis Pelayanan Produk dalam Bisnis Wisata

Berikut ini 6 jenis pelayanan wisata yang dapat memberikan peluang keuntungan bagi kamu:

Rental Kendaraan

Sistem antar jemput yang sering tersedia di lokasi wisata, membuat wisatawan menjadi mudah bepergian. Rental kendaraan bisa menjadi pilihan bisnis wisata yang menjanjikan.

Contohnya seperti Grab, Gojek, atau bahkan ojek tradisional sekalipun. Bisnis ini bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Lebih bagusnya lagi, kamu memilih lokasi wisata yang ramai dikunjungi. Sehingga, semakin banyak pula yang menyewa rental kendaraan milikmu.

Agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, pastikan kamu menyediakan kendaraan dalam kondisi yang bersih dan full bensin. Selain itu, bersikaplah ramah dan sopan santun.

Secara umum, rental kendaraan akan menerapkan tarif sewa tergantung hari. Maksudnya, ini berkaitan berapa hari wisatawan menyewa. Selain itu, jenis kendaraan juga menjadi pertimbangan harga yang ditetapkan.

Sebagai contoh, kamu bisa menyewakan sepeda motor dengan tarif Rp 80 ribu/hari, sementara mobil kamu bisa menerapkan tarif sebesar Rp 150 ribu/hari.

Beberapa contoh rental kendaraan wisata milik kompetitor lain, antara lain adalah Epro Transport, Vintage Vehicle ID, dan lain sebagainya.

Penginapan

Penginapan bisa berupa hotel, villa, apartemen, dan kos-kosan. Harga penginapan, tergantung jenisnya. Rata-rata, penginapan apartemen dan villa akan lebih mahal dari jenis penginapan lainnya.

Siapkan kamar yang sudah bersih dan wangi. Pastikan juga karyawan memberikan pelayanan yang ramah, memiliki tata krama, dan selalu siap dimintai pertolongan oleh pengunjung.

Contoh penginapan, misalnya seperti Villa Istana Bunga Lembang Bandung, Villa Dieng Cool, dan lain sebagainya. 

Untuk memasarkan jasa penginapan, kamu bisa menggunakan metode online. Misalnya bergabung ke aplikasi Traveloka, Agoda, dan AirBnB.

Tour Guide

Pada dasarnya, seorang pemandu wisata resmi akan di bawah naungan organisasi dan perusahaan tertentu. Contohnya seperti Tour Guide Dieng Plateau. Kebanyakan wisatawan lebih percaya terhadap pemandu wisata yang memiliki surat izin resmi.

Salah satu keuntungan dari jasa ini, kamu tidak perlu membutuhkan modal yang banyak untuk mendirikannya. Meskipun sedikit susah tanpa perusahaan naungan, namun jika ditekuni kemungkinan bisnis bisa berhasil.

Kamu bisa memulai bisnis tour guide dari skala kecil, misalnya melalui web dan blog. Selain itu, kamu juga bisa menawarkan jasa ke wisatawan dengan cara mendatanginya di lokasi wisata. Jangan lupa untuk tetap bersikap sopan, ini bertujuan agar wisatawan tidak merasa takut!

Usaha Oleh-oleh

Jenis pelayanan bisnis wisata satu ini mengharuskan kamu untuk mengetahui lebih dalam tentang makanan khas daerah. Sebab, oleh-oleh identik dengan makanan yang memang menjadi ciri khas daerah liburan tersebut. 

Kebanyakan wisatawan akan tertarik membelinya untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Baik itu untuk keluarga, sanak saudara, teman, dan orang-orang terdekat mereka.

Selain itu, perhatikan kemasan pada makanan, apakah sudah rapi atau belum. Pastikan juga kemasan sudah bersih dan makanan di dalamnya akan tetap higienis. Saat melayani pelanggan, tunjukan sikap ramah. Jangan lupa untuk bersabar ketika melayani pelanggan! Jadi, pelanggan akan merasa nyaman berbelanja di tokomu. 

Contoh makanan khas daerah, antara lain seperti Wingko Babat Semarang, Bakpia Kukus Tugu Jogja, Pie Susu Bali, Bika Ambon Medan, Pempek Palembang, Roti Abon Gulung Papua, dan Lumpia Semarang.

Selain makanan, oleh-oleh juga bisa berupa souvenir. Misalnya, seperti Batik Pekalongan, gantungan kunci, tas rajut, kaos bertuliskan nama daerah, dan souvenir lainnya.

Penerjemah

Seorang penerjemah akan melayani wisatawan secara terbuka, maksudnya pekerjaan akan dilakukan secara langsung pada lokasi. Penerjemah hampir mirip dengan tour guide, bahkan kedua pekerjaan ini akan saling berdampingan.

Ketika menjadi penerjemah, sebaiknya gunakan pakaian yang rapi saat berbincang dengan wisatawan. Cepat dan tanggap dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh wisatawan. Intinya, sikap ramah menjadi kunci utama berhasilnya bisnis penerjemah.

Bisnis satu ini akan memudahkan para turis dalam urusan bahasa, sehingga mereka tidak perlu khawatir untuk melakukan interaksi bersama warga lokal. Layanan bahasa termasuk bisnis yang sudah masuk pasar Internasional.

Layanan Pemijatan

Jenis pelayanan bisnis wisata yang terakhir adalah massages atau layanan pemijatan untuk wisatawan. Saat wisatawan lelah setelah berjalan-jalan dan butuh refleksi diri, maka menyewa jasa massages adalah pilihan yang tepat.

Secara umum, layanan ini termasuk bagian dari hotel. Namun, jasa pemijatan juga bisa berdiri dengan sendirinya. Kamu bisa menetapkan harga pemijatan sebesar Rp 200 ribu/jam. 

Berikan fasilitas yang memadai, seperti sabun, handuk, lotion, kasur rebahan, dan lain sebagainya. Tambahkan juga lilin aroma terapi di dalam ruangan massages, jadi pelanggan akan lebih nyaman.

Selain itu, arahkan karyawanmu untuk memberikan pelayanan yang baik. Misalnya, seperti bersikap ramah, memberikan pijatan dengan benar, menyediakan tempat bersih, dan lain sebagainya.

Yuk, Kelola Pelayanan Wisata dengan Baik!

Itulah 6 jenis pelayanan bisnis wisata yang berpotensi menjadi incaran wisatawan. Jenis pelayanan manakah yang menjadi pilihanmu? Pastikan kamu melakukan evaluasi terlebih dahulu, sebelum memulai bisnisnya, ya!


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
6 Jenis Pelayanan Bisnis Wisata yang Banyak Dicari Pengunjung

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​