15 Cara Mengelola Keuangan Bisnis Agar Lebih Mudah

cara mengelola keuangan bisnis

Bingung memikirkan cara mengelola keuangan bisnis kamu? Tak perlu khawatir, KoinWorks akan membagikan beberapa cara yang bisa diterapkan pada bisnis kamu. 

Untuk bisa dikatakan sehat, sebuah bisnis membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Misalnya, jumlah pemasukan dan pengeluaran yang seimbang. 

Selain itu, pemilik bisnis juga harus paham akan pentingnya mengatur arus kas serta cara menjaganya agar tetap lancar. 

Nah, supaya kamu lebih jago mengelola keuangan bisnis, ketahui beberapa cara mengelola keuangan bisnis, yuk!


Menentukan Alokasi Bisnis

Alokasi bisnis merupakan hal pertama yang perlu dilakukan dalam mengelola keuangan. Misalnya, berapa persen yang dialokasikan untuk operasional bisnis, cadangan kas, hingga alokasi pengembangan bisnis

Hal ini akan sangat mempermudah kamu dalam mengelola keuangan serta menjaga arus kas agar tetap lancar.


Negosiasi Sebelum Menandatangani Kontrak

Negosiasi yang dimaksud adalah ketika bisnis kamu akan melakukan pembelian dari vendor atau kontrak dengan supplier. 

Tujuannya, supaya kamu bisa mendapatkan penawaran terbaik sehingga lebih hemat dan menjaga kestabilan bisnis. 

Namun, jangan lupa untuk memeriksa syarat pembelian, seperti denda dan masa tenggang saat membuat keputusan juga, ya.


Mengurangi Risiko Utang

Cara mengelola keuangan bisnis yang ketiga adalah dengan mengurangi risiko utang.

Sebenarnya, sah-sah saja mengembangkan bisnis dengan cara berutang. Akan tetapi, kamu perlu berhati-hati dengan utang.

Mengapa? 

Karena beban cicilan utang dalam kondisi keuangan yang kurang baik bisa saja memperburuk keadaan bisnis. 

Jadi, kalau memang tidak benar-benar dibutuhkan tahan dulu keinginan untuk berutang. 

Jangan Salah, Ini Cara Membedakan Utang Baik dan Utang Buruk


Merencanakan Pengembangan Bisnis

Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya merupakan salah satu tujuan seseorang mendirikan sebuah bisnis

Namun, bukan berarti kamu boleh menghabiskannya begitu saja, Sobat KoinWorks. Kamu tetap harus menyisihkan sebagian keuntungan untuk mengembangan bisnis.

Karena biar bagaimanapun pengembangan bisnis yang tepat bisa menjadi salah satu bentuk investasi yang perlu dilakukan supaya bisnis makin maju.


Membuat Pembukuan Keuangan

Tak cukup dengan ingatan, dalam menjalankan bisnis kamu perlu memiliki catatan keuangan, misalnya laporan keuangan

Maka dari itu, membuat pembukuan keuangan merupakan salah satu cara mengelola keuangan bisnis yang tak boleh kamu lewatkan. 

Cobalah dengan mencatat semua transaksi ke dalam pembukuan sederhana. 

Hal tersebut akan sangat membantu kamu mengontrol semua transaksi keuangan bisnis. Selain itu, pembukuan juga akan mempermudah kamu untuk mengevaluasi perkembangan bisnis.


Buat Evaluasi Tahunan

Cara mengelola keuangan bisnis yang tak kalah penting adalah membuat evaluasi keuangan. Setidaknya, terdapat dua alasan mengapa evaluasi keuangan harus dilakukan. 

Pertama, untuk menampilkan semua pencapaian bisnis satu tahun ke belakang sehingga kamu bisa mengetahui apakah langkah yang diambil sudah benar atau belum. 

Kedua, untuk memperlihatkan pola pengeluaran bisnis dalam satu periode. Hal ini dapat digunakan untuk mengetahui kekurangan dan mencari langkah terbaik untuk memperbaikinya pada periode selanjutnya. 

Jenis Laporan Keuangan dan Fungsinya


Tentukan Jangka Waktu 

Untuk mengelola keuangan bisnis, kamu perlu memisahkan rincian kebutuhan berdasarkan jangka waktunya. 

Mulai dari pengeluaran harian, mingguan, dan bulanan yang merupakan pengeluaran jangka pendek hingga pengeluaran tahunan atau jangka panjang.


Buat Rencana Penghasilan 

Tanpa adanya perencanaan, bukan tidak mungkin bisnis akan mengalami kerugian. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan yang baik, termasuk dalam mengatur pemasukan. 

Untuk mengatur pemasukan, kamu bisa lakukan dengan mencari tahu apa saja produk bisnis kamu yang laku keras. Kemudian, tentukan berapa banyak yang dapat diproduksi, lihat segmen pasar, dan pastikan target penjualan

Setelah itu, susun strategi pemasaran dengan matang agar kamu dapat mencapai target yang direncanakan.


Pisahkan Antara Harta Pribadi dan Harta Perusahaan

Tak sedikit pebisnis yang masih menganggap bahwa uang yang didapatkan dari usaha merupakan uang pribadinya. 

Sebenarnya, persepsi tersebut tidak salah apabila bisnis milik perorangan. Akan tetapi, kebiasaan ini bisa saja membuat bisnis gagal, lho. 

Gini, misalnya biaya yang seharusnya untuk produksi digunakan untuk membiayai kebutuhan pribadi. Hal inilah yang membuat bisnis menjadi kekurangan modal. 

Maka dari itu, kamu perlu melakukan pembukuan untuk melihat arus kas keuangan perusahaan. Melalui pembukuan tersebut, kamu juga dapat memisahkan kebutuhan pribadi dan bisnis. 

Selain itu, kamu juga dapat memisahkan keuangan pribadi dan bisnis dengan menggunakan bank dengan memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi. 

Apa itu Rekening Koran? Fungsi, Biaya dan Cara Mendapatkannya


Kelola Arus Kas

Sebuah bisnis tentu membutuhkan dana untuk tetap berjalan. Dana inilah yang akan digunakan untuk membiayai bisnis termasuk gaji karyawan, kebutuhan produksi, dan lain sebagainya. 

Maka dari itu, sebisa mungkin kurangi pemasukan berbentuk piutang karena akan menghambat proses pemasukan keuangan bisnis yang akan membuat bisnis mengalami masalah. 

Inilah pentingnya pengelolaan arus kas dalam sebuah bisnis. Saat mengelola keuangan bisnis, pastikan semua catatan sesuai dengan nota pembelian ataupun bukti pengeluaran lainnya dan mendokumentasikannya. 

Nantinya, rincian dana tersebut dapat digunakan untuk membuat neraca keuangan. Melalui neraca tersebutlah kamu bisa mengetahui seberapa baik keuangan bisnis kamu. 

Apabila arus kas sudah lancar, kamu bisa monitoring secara rutin dan berkala.

Selain itu, upayakan semua tagihan yang ada terbayarkan agar nantinya tidak menjadi masalah dalam keuangan bisnis.


Pahami Akuntansi

Cara mengelola keuangan bisnis yang selanjutnya adalah dengan memahami akuntansi. Untuk itu, pebisnis perlu memahami ilmu dan prinsip dasar akuntansi atau mencari seseorang yang ahli dibidang akuntansi. 

Hal ini bertujuan agar bisnis yang kamu jalankan memiliki laporan keuangan yang jelas dan akurat untuk dapat dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan, dan lain sebagainya.


Utamakan Kebutuhan Perusahaan

Pemasukan harus lebih besar dibandingkan pengeluaran. 

Siapa yang setuju dengan statement di atas?

Dalam bisnis, penerapan statement di atas dapat dilakukan dengan memilih mana yang dibutuhkan bisnis dan mana yang tidak untuk menghindari pengeluaran berlebihan.

Jangan salah, terlalu banyak pengeluaran dibandingkan pemasukan juga akan membuat arus kas tidak seimbang, lho. 

Makanya, prioritaskan kebutuhan yang memang dibutuhkan oleh bisnis, ya!


Sisihkan Pendapatan Bisnis Untuk Pengembangan

Salah satu tugas dari manajemen keuangan adalah menjaga bisnis untuk terus tumbuh dan berkembang. Semakin berkembang bisnis yang dijalani, semakin besar pula pendapatan yang akan diterima. 

Untuk itu, sisihkanlah sebagian dari pendapatan bisnis untuk mengembangkan bisnis supaya lebih oke lagi.


Siapkan Dana Darurat

Tak dapat dipungkiri bahwa setiap bisnis yang dijalankan tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kamu rencanakan. 

Misalnya, turunnya omzet akibat muncul kompetitor ataupun beberapa hal lainnya yang mengharuskan kamu untuk berpikir keras untuk menyelesaikannya. 

Sebagai pebisnis, kamu harus bisa mengantisipasi masalah-masalah tersebut dengan memiliki dana darurat

Sesuai namanya, dana darurat bisa kamu gunakan untuk keperluan bisnis yang sifatnya urgent. Misalnya, kamu menghadapi masalah hingga mengalami kerugian besar, kamu dapat menggunakan dana darurat supaya bisnis kamu tetap stabil.


Membayar Tagihan Tepat Waktu 

Terakhir, cara mengelola keuangan bisnis yang perlu kamu terapkan adalah dengan membayar semua tagihan bisnis secara tepat waktu. 

Guna menghindari keterlambatan pembayaran serta menjaga keuangan bisnis dengan baik, kamu bisa menyiapkan pengingat bulanan supaya semua tagihan terbayar tepat waktu. 


Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan agar mengelola keuangan bisnis menjadi jauh lebih mudah.

Apabila bisnis kamu membutuhkan modal usaha atau layanan Supply Chain Financing untuk membantu operasional bisnismu, produk-produk dari KoinWorks bisa kamu jadikan pilihan.

Cari tahu selengkapnya tentang KoinWorks di sini.

Unduh aplikasi KoinWorks sekarang!

Dapatkan berbagai informasi seputar Pengembangan Bisnis lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Gina Valerina

Gina Valerina

Gina began her professional journey within the realm of finance, accumulating a wealth of invaluable insights and hands-on experiences. Building upon this extensive background, she uses her expertise to carefully create informative articles. Each article is born from in-depth research and her unwavering dedication to providing her audience with well-verified insights.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Simulasi Pinjaman v2
  • Ajukan Pinjamanmu
  • Data Diri
3000000
3

Jumlah Pinjaman 15 juta untuk 3 Bulan sebesar 5.187.500/bulan

*) Simulasi pinjaman diatas berdasarkan bunga sebesar 15%.

**) Simulasi pinjaman di atas hanya sebagai referensi. Tingkat suku Bunga yang sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada skor kredit peminjam dan persyaratan dokumen-dokumen lainnya. Ini berarti suku bunga bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari simulasi tergantung pada kriteria yang diminta.
Silakan mendaftar dan ajukan pinjaman untuk melihat tingkat suku bunga Anda yang sebenarnya.

Info Lebih Lanjut

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.