5 Dampak Negatif Cashless Society, Jangan Sampai Terjerat!-Perkembangan teknologi yang saat ini semakin berkembang juga mempengaruhi banyak aspek finansial. Salah satu contohnya adalah munculnya cashless society.

Cashless society adalah kegiatan transaksi keuangan yang tidak lagi menggunakan uang tunai, tetapi sudah dalam bentuk kartu, baik berupa kartu kredit, kartu debit, maupun payment gateaway.

Dengan munculnya cashless society, sebenernya banyak masyarakat yang merasakan dampak positif dari fenomena ini.

Seperti, tidak perlu lagi untuk membawa uang tunai yang akan mengurangi kemungkinan pencurian dari dompet dan mengurangi ketidaknyamanan karena membawa uang tunai dengan jumlah yang banyak.

Cashless society juga berpotensi untuk mengurangi transaksi menggunakan uang palsu. Namun, apakah hadirnya cashless society hanya memberikan dampak positif kepada penggunanya?

Ternyata jika Anda salah salah memanfaatkan fenomena ini, cashless society bisa memberikan dampak negatif kepada Anda.

Berikut adalah 5 dampak negatif dari cashless society :

Baca juga: 3 Dampak Positif Cashless Society


5 Dampak Negatif Cashless Society, Jangan Sampai Terjerat!

1Bahaya Kartu Hilang

utang-kartu kredit-bayar-denda-terlambat-negatif cashless society

Meskipun terdapat beberapa instrument metode cashless yang sering digunakan oleh masyarakat, namun kita akan membahas salah satu instrumentnya, yaitu kartu debit atau kredit.

Salah satu risiko dari cashless dengan instrument kartu adalah jika kartu hilang. Bayangkan saja jika Anda memiliki saldo yang besar di kartu Anda, lalu kartu tersebut tidak sengaja hilang.

Anda memang bisa langsung untuk melapor ke bank terkait. Namun, jika Anda sedang dalam posisi terburu-buru, tentunya hal tersebut akan menyulitkan Anda.

Pastikan untuk menyimpan kartu dengan baik, tidak ada salahnya untuk mengalungkan kartu di leher atau menempelkan kartu pada casing handphone.


2Lebih Boros

belanja - boros - jalan - traveling - oleh-oleh - 5 Langkah Mudah Menghindari Belanja Secara Berlebihan-dampak negatif cashless society

Hadirnya cashless society membuat Anda semakin jarang menyimpan uang dalam bentuk fisik. Ketika Anda melakukan transaksi menggunakan uang fisik, Anda akan tahu jumlah serta sisa uang yang Anda punya.

Namun, jika Anda menggunakan metode cashless, walau Anda tahu sudah mengeluarkan uang, tetapi transaksi tersebut tidak terjadi secara fisik.

Baca juga: 4 Tipe Pengguna Kartu Kredit 

Hal ini mengakibatkan berkurangnya kesadaran sehingga akan muncul kecenderungan untuk terus menghabiskan uang dan  akhirnya berujung pada pemborosan.

Anda bisa mencegahnya dengan melihat saldo yang masih dimiliki tiap kali melakukan transaksi.

Hal ini untuk memberikan kesadaran terhadap saldo yang Anda punya supaya terhindar dari pemborosan.


3Rentan dengan Cyber Crime

Dampak negatif cahless society

Jika di penjelasan awal cashless society bisa memberikan rasa aman karena terhindari dari copet. Bukan berarti metode cashless akan memberikan keamanan penuh.

Pada metode cashless akan ada cyber crime yang bisa mengancam finansial Anda. Mereka bisa dengan mudah meretas beberapa instrument pendukung metode cashless.

Contohnya adalah praktik skimming. Yaitu sebuah kejahatan perbankan dengan cara mencuri data kartu debit atau kartu kredit untuk menarik dana di rekening.

Cara kerjanya adalah dengan  membobol informasi pengguna memakai alat yang dipasang pada mesin ATM atau di mesin gesek EDC.

Dengan teknik tersebut, si pelaku bisa menggandakan data yang terdapat dalam pita magnetik di kartu kredit maupun debit.

kemudian memindahkan informasi ke kartu ATM kosong. Akhirnya, si pelaku bisa dengan mudah menguras saldo rekening nasabah.

Untuk mencegahnya, jangan pernah memberikan PIN, username, password ataupun token internet banking Anda kepada siapapun.

Selain itu, hindari penggunaan wifi publik saat bertransaksi, dan jangan tergiur dengan iming-iming hadiah yang harus memberikan informasi terkait kartu kredit atau debit Anda.


4Perlu Pemahaman Teknologi

3 Keuntungan Menjadi Cashless Society, Sudah Merasakannya- dampak negatif cashless society - masyarakat tanpa tunai

Faktor lainnya yang juga menghambat adalah persoalan kemampuan dari masyarakatnya. Tidak jarang, alat transaksi nontunainya sudah tersedia, tetapi orang-orang tidak tahu cara mengoperasikannya.

Karena metode cashless berbasis pada sistem elektronik, pengguna perlu memiliki pemahaman yang cukup mengenai teknologi dan pemakaiannya.

Sistem cashless menuntut penggunanya untuk dapat berinteraksi dan menggunakan perangkat elektronik baik berupa mesin ATM, mesin EDC, maupun smartphone.

Baca juga: Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Uang 

Hal ini bisa menjadi kendala bagi beberapa orang yang belum terbiasa menggunakan teknologi, seperti kaum lansia atau generasi baby boomer yang masih banyak jumlahnya di Indonesia.


5Menimbulkan Hutang

akibat-kartu kredit-terror-utang - dampak negatif cashless society

Dampak negatif yang terakhir dari munculnya cashless society adalah menimbulkan hutang. Namun, timbulnya utang dari fenomena ini disebabkan dari tingkah laku pengguna itu sendiri.

Jika Anda pengguna fenomena cashless society dan menggunakan kartu kredit Anda harus berhati-hati.

karena penggunaan kartu kredit bisa menyebabkan Anda secara tidak sadar akan bertransaksi terus menerus tanpa harus mengurungi uang yang saat ini Anda punya.

Atau dengan hadirnya PayLater, sebuah layanan yang bisa membayarkan belanjaan Anda lebih dahulu.

Jika Anda salah langkah menggunakan layanan tersebut, tagihan dan bunga yang membengkak bisa menjerat Anda.

Jika Anda menggunakan instrument metode cashless tersebut untuk keperluan produktif, hal tersebut tidak mengapa. Tetap pastikan untuk membayarnya kembali secara tepat waktu dan full payment.

Tetapi jika Anda gunakan untuk kebutuhan konsumtif, hindari dari sekarang. Karena hanya akan memberikan hutang yang menumpuk kedepannya.

Memang dalam perkembangan teknologi memberikan banyak dampak, baik postif atau negatif.

Jika Anda pengguna cashless society di kehidupan sehari-hari, tetaplah bijak ketika menggunakannya.

Salah satu cara agar perkembangan teknologi finansial yang semakin pesat tidak memberikan dampak negatif seperti pemborosan dan menumpuknya hutang, Anda bisa menyisihkan anggaran Anda untuk investasi.

Dengan Investasi, banyak dampak positif yang bisa Anda dapatkan dari uang yang Anda investasikan. Seperti mempersiapkan dana pensiun, menyiapkan dana pernikahan dan lainnya.

Anda bisa mulai berinvestasi dengan beberapa instrument seperti reksdana, saham atau Peer-to-Peer Lending (P2P).

Apakah Anda masih asing dengan Peer-to-Peer Lending (P2P)? P2P Lending adalah platform investasi online yang mempertemukan antara pendana dan peminjam pada platform tersebut, guna saling memenuhi kebutuhan finansialnya satu sama lain.

Bahkan sebagai investor di Peer-to-Peer Lending, Anda bisa memualai berinvestasi hanya dengan Rp 100.000 dan mendapatkan keuntungan mulai dari 18%.

Jika Anda tertarik dengan P2P Lending, Anda bisa memulainya di KoinWorks. KoinWorks adalah penyedia platform P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu, KoinWorks juga memiliki Dana Proteksi yang dialokasikan khusus demi meminimalisir kerugian akibat gagal bayar.

Tertarik untuk mencoba KoinWorks? Anda bisa klik link berikut ini.

Jangan sampai fenomena cashless society hanya akan memberikan dampak negatif kepada Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan Anda bisa semakin bijak dalam mengelola keuangan.

 


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 150.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.